Charlie Woods Bersinar Terang, Antar Sekolahnya Raih Gelar Juara Golf Florida
Di usia yang baru menginjak 16 tahun, Charlie Woods kembali menunjukkan sinarnya di panggung besar. Ia tampil dengan performa krusial yang mengingatkan pada semangat kompetitif ayahnya, juara 15 kali major, Tiger Woods. Charlie berhasil menambah satu lagi tonggak sejarah dalam karier golf juniornya yang tengah melesat pesat.
Performa Kunci di Kejuaraan Florida
Pada akhir pekan lalu, Woods mencatatkan putaran final terbaik hari itu bersama pemain lain. Penampilannya tersebut membawa The Benjamin School meraih gelar juara tim Florida High School Athletic Association (FHSAA) Class 1A kedua mereka dalam tiga tahun terakhir.
Pegolf junior ini mencetak 68 pukulan, empat di bawah par, di Mission Inn Resort, Howey-in-the-Hills, Florida. Penampilannya termasuk birdie di hole terakhir yang mengunci kemenangan bagi timnya.
The Benjamin School, yang memasuki final negara bagian sebagai unggulan nomor satu setelah kualifikasi regional yang kuat, berhasil bangkit dan mengungguli The First Academy dengan selisih lima pukulan, mengklaim gelar juara tahun 2025. Tim tersebut menyelesaikan turnamen dengan total empat pukulan di bawah par secara keseluruhan, menjadi satu-satunya skuad yang mencatatkan skor di bawah par dalam kompetisi final negara bagian yang menantang itu.
Dominasi Tim dan Prestasi Individu
Secara individu, Charlie Woods finis di posisi T4 dengan dua pukulan di bawah par, hanya sedikit di belakang peraih medali Mingbo Jiang dan rekan setimnya, Andrew Tsar.
Ayahnya, Tiger Woods, terlihat hadir di galeri dan berjalan mengikuti putaran pertandingan. Namun, Tiger telah menegaskan bahwa ia tidak ingin Charlie dibandingkan dengannya. “Dia masih anak-anak. Jangan bandingkan dia denganku karena dia bukan aku. Dia adalah Charlie,” ujar Tiger.
Bukan Hanya Nama Belakang: Musim Gemilang Charlie
Di luar sorotan kejuaraan negara bagian, musim Charlie Woods terbilang luar biasa. Pada bulan Mei, ia meraih gelar American Junior Golf Association (AJGA) pertamanya di Team TaylorMade Invitational, menyelesaikan turnamen dengan 15 pukulan di bawah par dan mengalahkan beberapa pegolf junior berperingkat tinggi.
Hasil cemerlangnya membuatnya terpilih ke dalam AJGA Rolex Junior All-America First Team dan saat ini menduduki peringkat kesembilan di antara para junior secara keseluruhan, serta peringkat keempat di antara kelas angkatan 2027.
Prospek Cerah untuk Masa Depan
Bagi Woods, kesuksesan di tingkat sekolah menengah membawa pencapaian individu sekaligus kejayaan tim. Gelar juara negara bagian sebelumnya yang diraih sekolahnya terjadi saat ia masih menjadi mahasiswa baru, dan kemenangan tahun ini menandai yang kedua dalam tiga musim.
Dengan kesuksesan AJGA-nya, peringkat 10 besar, dan kini gelar juara besar sekolah menengah atas namanya, ia semakin dipandang sebagai salah satu rekrutan paling menjanjikan di angkatannya. Meskipun ia belum secara terbuka berkomitmen pada program perguruan tinggi, minat dari sekolah-sekolah SEC dan ACC dilaporkan sangat kuat.
(OL/GN)
sumber : www.themirror.com
Leave a comment