England Raih Rekor Baru setelah Menang 2-0 atas Albania
England berhasil mencetak sejarah dengan meraih kemenangan 2-0 atas Albania dalam laga peringkat akhir World Cup 2026 Kualifikasi Grup K pada Minggu malam.
Jalannya Pertandingan
Tim asuhan Thomas Tuchel bertandang ke Tirana hanya untuk menjaga marwah dan catatan sempurna mereka, setelah mengamankan tiket ke Piala Dunia di Amerika Utara selama jeda internasional November.
Di sisi lain, Albania juga tidak memiliki motivasi tinggi, setelah memenangkan pertandingan sebelumnya melawan Andorra 1-0 yang memastikan mereka finis di posisi kedua dan melaju ke playoff bulan Maret mendatang.
Tuchel melakukan eksperimen dengan melakukan tidak kurang dari tujuh perubahan pada skuad yang sebelumnya menang atas Serbia, tetapi tim England yang tidak biasa ini tampak kurang kompak di paruh pertama.
Pada babak kedua, perubahan strategi Tuchel mulai membuahkan hasil. Sebuah umpan sudut dari Bukayo Saka dan crossing brilian dari Marcus Rashford berhasil menemui Harry Kane, yang mencetak dua gol dalam waktu singkat.
England Ciptakan Rekor Kemenangan Berturut-turut
Sebuah umpan yang FANTASTIS dari Marcus Rashford! Dan gol lain dari Harry Kane!
Kemenangan di Tirana membuat Three Lions kini berhasil meraih 11 kemenangan berturut-turut dalam kompetisi resmi, menjadi rekor terpanjang mereka dalam pertandingan non-friendly sebagai tim senior.
Di bawah arahan Tuchel, England berhasil memenangkan laga-laga melawan Albania, Serbia, Andorra, dan Latvia di Grup K, sebelumnya pelatih terdahulu Lee Carsley juga sukses membawa timnya meraih kemenangan atas Republik Irlandia, Yunani, dan Finlandia di Liga Negara.
England belum mengalami kekalahan dalam kompetisi resmi selama 13 bulan terakhir, dengan kekalahan terakhir mereka terjadi melawan Yunani pada Oktober 2024, walaupun Tuchel sempat menghadapi kekalahan mengejutkan 3-1 dalam laga persahabatan melawan Senegal pada bulan Juni.
England juga tercatat telah menjaga delapan clean sheets dalam delapan pertandingan kualifikasi mereka, menjadi negara UEFA kedua yang memenangkan semua pertandingan tanpa kebobolan di putaran kualifikasi Piala Dunia setelah Yugoslavia yang tidak kebobolan dalam empat laga kualifikasi untuk edisi 1954.
Sementara itu, Spanyol pun berpeluang mencatatkan rekor serupa, setelah berhasil mencetak 19 gol tanpa kebobolan menjelang laga terakhir Grup E melawan Turki pada hari Selasa.
Pujian Untuk Debutan Jarell Quansah
Pada laga tersebut, Jarell Quansah menjadi salah satu pemain yang diturunkan, mencatatkan debut pertamanya untuk England lebih dari setahun sejak panggilan pertamanya.
Pemain asal Bayer Leverkusen ini beroperasi di posisi bek kanan dalam penampilan pertamanya, dan mendapat pujian dari Tuchel di akhir pertandingan. “Saya sangat terkesan dengan debut Jarell Quansah, dia bermain seolah sudah memiliki 50 penampilan,” ujar pelatih asal Jerman tersebut.
“Ini adalah skuad yang sangat kuat. Setiap pemain yang diturunkan layak mendapat kesempatan ini, namun untuk memengaruhi permainan dari bangku cadangan adalah sebuah kehormatan dan para pemain melakukannya dengan sangat baik.”
Posisi England di Piala Dunia 2026
England akan mengetahui lawan mereka di babak grup Piala Dunia saat undian dilakukan pada 5 Desember mendatang, dan pada saat ini, mereka menjadi salah satu dari 31 tim yang sudah dipastikan akan berlaga dalam turnamen tahun depan.
(PL/GN)
sumber : www.sportsmole.co.uk
Leave a comment