Dalam dunia sepakbola, final adalah panggung terbesar. Banyak pelatih hebat yang mampu membawa timnya melaju jauh, tetapi tidak semua bisa tampil sempurna ketika mencapai babak puncak. Ada tekanan mental, strategi yang harus presisi, dan keputusan yang harus benar-benar tepat dalam satu pertandingan. Tidak heran kalau banyak pelatih besar tercatat memiliki statistik final yang naik turun.
Namun ada beberapa pelatih dengan catatan unik: mereka tidak pernah kalah dalam final. Setiap kali mencapai partai penentuan, mereka selalu keluar sebagai pemenang. Rekor seperti ini sangat langka, terutama di sepakbola modern yang kompetitif.
Sampai artikel ini ditulis, daftar pelatih yang punya rekor 100 persen kemenangan di final tidak panjang, tetapi sangat menarik untuk dibahas.
1. Zinédine Zidane – Spesialis Final Eropa
Zidane adalah salah satu pelatih dengan rekor final terbaik dalam sejarah sepakbola modern. Sampai artikel ini ditulis, ia tidak pernah kalah di final kompetisi besar bersama Real Madrid pada periode 2016–2018.

Daftar final yang ia menangi:
- Final Liga Champions 2016
- Final Liga Champions 2017
- Final Liga Champions 2018
- Piala Dunia Antarklub 2016
- Piala Dunia Antarklub 2017
- Piala Super Eropa 2016
- Piala Super Eropa 2017
Zidane memiliki catatan final 100 persen kemenangan dalam tiga tahun pertamanya sebagai pelatih senior. Ini salah satu statistik paling luar biasa dalam sejarah sepakbola.
2. Pep Guardiola (Era Awal Barcelona) – Sempurna di Banyak Final
Guardiola memang pernah kalah final pada beberapa kesempatan di luar Barcelona, tetapi jika kita melihat periode Barcelona (2008–2012), ia mencatat rekor yang hampir sempurna di final.
Di periode itu, Pep memainkan sekitar 11 final besar dan menang semuanya, termasuk:
- Liga Champions
- Piala Dunia Antarklub
- Supercopa de España
- Copa del Rey
- UEFA Super Cup
Sampai artikel ini ditulis, rekor final terbaik Guardiola masih berasal dari era Barcelona, di mana ia tidak pernah kalah satu pun final.
3. Joachim Löw (Beberapa Final Internasional)
Joachim Löw bukan pelatih dengan banyak final, tetapi ia memiliki efisiensi tinggi.
Catatan final Löw untuk Jerman:
- Juara Piala Dunia 2014
- Juara Piala Konfederasi 2017
Walaupun Jerman pernah tampil buruk di beberapa turnamen lain, Löw tidak pernah kalah dalam dua final internasional yang ia jalani bersama timnas.
4. Didier Deschamps (Pelatih dengan Persentase Final Tinggi)
Didier Deschamps memiliki catatan final yang hampir sempurna:
- Juara Piala Dunia 2018
- Juara UEFA Nations League 2021
Final yang ia jalani sebagai pelatih sangat sedikit, tetapi ia selalu memenangkan final yang ia capai bersama timnas Prancis sampai artikel ini ditulis.
5. Carlo Ancelotti (Catatan Final Liga Champions)
Ancelotti pernah kalah final sebagai pelatih di ajang lain, tetapi ada satu rekor unik:
Ia tidak pernah kalah di final Liga Champions sejak 2007.
Daftar final Liga Champions yang ia menangi sebagai pelatih:
- 2003
- 2007
- 2014
- 2022
Sampai artikel ini ditulis, rekor ini masih bertahan.
6. Jose Mourinho (Tidak Pernah Kalah Final Kompetisi Domestik Inggris)
Jose Mourinho punya beberapa kekalahan final di ajang Eropa, tetapi ia memiliki rekor unik:
Jose Mourinho tidak pernah kalah di final kompetisi domestik Inggris (FA Cup, League Cup, Community Shield) sampai artikel ini ditulis.
Daftar final yang ia menangi di Inggris:
- FA Cup 2007
- League Cup 2005
- League Cup 2007
- League Cup 2015
- Community Shield 2005
- Community Shield 2016
Rekor ini sangat jarang dibahas, tetapi menjadi salah satu catatan final paling konsisten sepanjang karier Mourinho.
7. Luis Enrique (Spanyol dan Barcelona – Hampir Sempurna)

Luis Enrique memiliki rekor final hampir sempurna:
- Treble Barcelona 2015
- Copa del Rey 2016
- Copa del Rey 2017
- UEFA Super Cup 2015
- Champions League 2015
- Piala Dunia Antarklub 2015
Selama periode Barcelona, Enrique memenangkan 7 dari 7 final.
Mengapa Rekor Tak Terkalahkan di Final Sangat Jarang?
1. Final hanya terjadi sekali
Tidak ada second leg untuk memperbaiki kesalahan.
2. Tekanan mental luar biasa
Tidak semua pelatih kuat mental dalam pertandingan satu penentuan.
3. Lawan yang datang selalu kuat
Final selalu mempertemukan tim terbaik.
4. Faktor keberuntungan
Satu kesalahan kecil bisa menghancurkan pertandingan.
5. Manajemen momen
Final adalah adu detail. Pelatih harus membaca situasi 90–120 menit yang tidak bisa diulang.
Itulah sebabnya catatan “tidak pernah kalah final” sangat sulit dicapai.
Kesimpulan
Hanya sedikit pelatih yang memiliki rekor sempurna dalam final, baik di level klub maupun tim nasional. Nama-nama seperti Zidane, Pep Guardiola (era Barca), Joachim Löw, Didier Deschamps, Jose Mourinho (kompetisi domestik Inggris) dan beberapa pelatih lain mencatatkan rekor final yang hampir atau benar-benar sempurna.
Mereka bukan hanya pelatih yang punya taktik hebat, tetapi juga memiliki kemampuan membaca final, mengelola tekanan, dan memaksimalkan momen ketika laga mencapai titik paling menentukan.
Leave a comment