Ducati Geber Aerodinamika Baru untuk GP25, Fokus pada Efek Ground
Jika Aprilia bekerja keras pada aerodinamika RS-GP, Ducati juga tak mau kalah. Pabrikan asal Bologna ini telah memperkenalkan versi evolusi dari motor GP25, yang mungkin saja merupakan cikal bakal GP26, di lintasan. Perubahan paling menonjol terlihat pada konfigurasi bagian fairing bawah atau ‘belly’ yang didesain khusus untuk menghasilkan efek ground.
Desain Ulang untuk Efek Ground
Inovasi terbaru Ducati berpusat pada optimalisasi aliran udara di bawah motor. Konfigurasi ‘belly’ yang berbeda ini bertujuan untuk memaksimalkan ground effect, yakni sebuah prinsip aerodinamika yang menciptakan daya tekan ke bawah (downforce) lebih besar dengan memanfaatkan aliran udara di antara motor dan permukaan lintasan. Peningkatan downforce ini krusial untuk stabilitas motor saat melaju kencang dan saat menikung.
Para Penjajal Pertama Aerodinamika Anyar
Untuk saat ini, beberapa pembalap utama Ducati telah dipercaya untuk menjajal konfigurasi aerodinamika terbaru ini. Francesco Bagnaia dan Nicolo Bulega adalah dua nama pertama yang terlihat menguji coba fairing baru ini di lintasan. Tak berselang lama, Alex Marquez juga turut menjajal konfigurasi aerodinamika yang belum pernah terlihat sebelumnya ini, menandakan bahwa Ducati serius dalam mengumpulkan data dan masukan dari para pembalapnya.
Konteks Persaingan Aerodinamika MotoGP
Langkah Ducati ini menggarisbawahi intensitas persaingan di kelas MotoGP, terutama dalam pengembangan aerodinamika. Tim-tim pabrikan terus mencari celah untuk meningkatkan performa motor demi meraih keunggulan sekecil apa pun di lintasan. Inovasi aerodinamika seperti yang dilakukan Ducati ini menjadi bukti komitmen mereka untuk tetap berada di garis depan persaingan teknologi, menanggapi atau bahkan memimpin tren pengembangan yang akan memengaruhi jalannya balapan di musim-musim mendatang.
(SA/GN)
sumber : www.gpone.com
Leave a comment