Kembalinya ‘Si Kucing Besar’ di Lapangan Golf? Notah Begay III Beri Bocoran Terbaru tentang Tiger Woods
Nama Tiger Woods kini lebih sering muncul di media sosial, dan biasanya terkait pembaruan kondisi kesehatannya atau promosi merek Sun Day Red miliknya. Lima minggu lalu, ia mengabarkan telah menjalani operasi punggung ketujuh dalam kariernya. Kabar ini kembali memicu perbincangan tentang kapan “Si Kucing Besar” akan kembali ke turnamen golf kompetitif.
Seiring dengan jadwal kompetitifnya yang semakin berkurang, Woods memang jarang berbicara dengan media. Dunia golf pun kini lebih mengandalkan informasi dari orang-orang terdekatnya.
Salah satu sosok yang dekat dengan Woods adalah Notah Begay III, mantan rekan setim Woods di Stanford dan empat kali pemenang PGA Tour. Begay baru-baru ini bergabung dengan Trey Wingo di podcast ‘Straight Facts Homie’, dan tak butuh waktu lama bagi mereka untuk membahas Woods serta kemungkinan ia kembali berkompetisi.
Pandangan Notah Begay III
Bukan rahasia lagi bahwa dalam beberapa tahun terakhir, ketika Woods memiliki jadwal yang terbatas dan kondisinya relatif sehat, aspek berjalan menjadi salah satu kendala terbesarnya. Begay tidak hanya membenarkan hal tersebut, tetapi juga menyampaikan ide bahwa Woods mungkin akan mengincar turnamen yang dimainkan di lapangan golf yang lebih datar di masa mendatang.
“Pukulannya luar biasa, kondisi fisiknya sangat prima. Kecepatan bola pukulannya cukup cepat, di angka 175-180 (mph), yang sudah memadai untuk PGA Tour. Pertanyaannya, bisakah dia berjalan 72 hole ditambah Pro-Am?” jelas Begay.
“Saya tidak tahu, dan itu pertanyaan besar. Lapangan kejuaraan mayor dengan medan yang lebih datar. Hilton Head dengan medan datar, Colonial dengan medan datar, mungkin bisa menjadi targetnya. Dan itu adalah tempat yang biasanya tidak pernah ia mainkan. Ia pernah bermain di Colonial sekali dan tidak pernah kembali. Saya rasa ia juga belum pernah ke Hilton Head. Itu adalah dua hal yang mungkin akan Anda lihat di kemudian hari.”
Menariknya, Begay secara spesifik menyebut Hilton Head, lokasi turnamen RBC Heritage, dan Colonial, yang menjadi tuan rumah Charles Schwab Challenge.
Opsi Lapangan Lebih Datar dan Tour Senior
Selain turnamen PGA Tour, Woods akan berusia 50 tahun pada akhir Desember, yang berarti ia memenuhi syarat untuk berkompetisi di sirkuit PGA Tour Champions. Woods tidak perlu khawatir tentang masalah berjalan jika ia memutuskan untuk bermain di ajang Champions, mengingat para pemain diizinkan menggunakan golf cart.
“Kami juga sangat ingin melihatnya di Champions Tour. Dia bisa memakai golf cart dan masalah berjalan akan teratasi. Saya rasa dia akan mencobanya,” lanjut Begay. “Anda hanya bisa duduk di rumah dan memikirkan golf serta memukul bola di driving range selama itu. Anda pasti ingin keluar dan melihat apakah Anda bisa mengalahkan seseorang. Saya sungguh berpikir dia akan mencobanya dan saya harap dia menyukainya. Dunia golf dengan kehadiran Tiger jauh lebih baik dan jauh lebih menyenangkan, bahkan jika kita hanya melihatnya sesekali.”
Poin paling menarik dari komentar Begay tentang Woods dan sirkuit senior adalah pernyataannya, “Saya sungguh berpikir dia akan mencobanya.”
Masa Depan Kompetitif Tiger Woods
Woods sebelumnya diharapkan kembali ke TGL bersama tim Jupiter Links-nya pada Januari mendatang. Namun, hal itu tampaknya menjadi tantangan besar mengingat prosedur operasi yang baru saja ia jalani.
Sejak Masters 2020, Woods hanya tampil di 11 turnamen kompetitif, dan hanya berhasil lolos cut di lima di antaranya. Dengan usianya yang semakin matang dan serangkaian cedera punggung yang menghantuinya, keputusan Woods untuk menjajal Champions Tour atau memilih lapangan PGA Tour yang lebih ramah jalan kaki, akan sangat dinanti oleh para penggemar golf di seluruh dunia. Kehadirannya, bagaimanapun bentuknya, selalu membawa gairah tersendiri di lapangan hijau.
(OL/GN)
sumber : www.outkick.com
Leave a comment