Kunjungan megabintang sepak bola, Cristiano Ronaldo, ke Gedung Putih minggu ini memicu reaksi keras dari mantan pakar olahraga yang kini beralih menjadi komentator politik, Keith Olbermann.
Olbermann, yang dikenal sangat kritis terhadap mantan Presiden Donald Trump dan politisi Partai Republik lainnya, melontarkan serangkaian kritik pedas melalui platform X pada Rabu pagi, menargetkan legenda sepak bola tersebut.
Olbermann Sebut Ronaldo “Bajingan Fasis”
“Merayap bersama bajingan fasis, maka kamu juga menjadi bajingan fasis,” tulis Olbermann dalam unggahannya, membagikan swafoto yang menampilkan Ronaldo bersama Elon Musk, Gianni Infantino, Georgina Rodriguez, dan beberapa tokoh lainnya di Gedung Putih.

Ronaldo, yang saat ini memperkuat Al Nassr di Liga Pro Arab Saudi, menghadiri jamuan makan malam di Gedung Putih yang diselenggarakan untuk Putra Mahkota Saudi. Ini menandai kunjungan pertamanya ke Amerika Serikat dalam hampir satu dekade terakhir. Kontraknya dengan Al Nassr dilaporkan bernilai fantastis, mencapai sekitar 400 juta dolar AS untuk dua tahun.
Pujian Trump untuk Sang Megabintang
Dalam pidatonya di hadapan para tamu yang juga dihadiri CEO Tesla Elon Musk dan CEO Apple Tim Cook, mantan Presiden Donald Trump mengungkapkan kekagumannya terhadap Ronaldo.
“Putra saya adalah penggemar berat Ronaldo,” kata Trump. “Dan Barron berkesempatan bertemu dengannya. Saya rasa dia lebih menghormati ayahnya sekarang setelah saya memperkenalkanmu. Terima kasih sudah hadir di sini, ini suatu kehormatan.”
Sebelumnya, Ronaldo juga pernah menyatakan kekagumannya terhadap Trump, menyebutnya “salah satu orang yang dapat membantu mengubah dunia” dalam sebuah wawancara dengan Piers Morgan.

Masa Depan Ronaldo di Piala Dunia 2026
Dengan lolosnya Portugal ke Piala Dunia 2026, Ronaldo dipastikan akan berlaga di turnamen keenamnya musim panas mendatang di Amerika Utara. Ia akan mencetak sejarah bersama pemain Argentina Lionel Messi sebagai satu-satunya pemain yang pernah tampil di enam edisi Piala Dunia putra.
Ronaldo sendiri telah menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 “sudah pasti” akan menjadi penampilan terakhirnya untuk Portugal di panggung terbesar sepak bola dunia. Sebelumnya, muncul pertanyaan mengenai kelanjutan kariernya di ajang tersebut setelah kekalahan mengejutkan Portugal dari Maroko di Piala Dunia sebelumnya.
Peran Amerika Serikat dalam Piala Dunia 2026
Donald Trump juga memiliki keterlibatan aktif dalam dunia olahraga, dengan gugus tugas FIFA-nya yang tengah mempersiapkan turnamen tahun depan. Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan bersama di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Turnamen akbar tersebut dijadwalkan akan dimulai pada 11 Juni 2026 dan berakhir pada 19 Juli 2026, dengan partai final akan digelar di MetLife Stadium yang berlokasi di East Rutherford, New Jersey.
Kunjungan Ronaldo ke Gedung Putih, terlepas dari kontroversi politik yang menyertainya, tetap menyoroti statusnya sebagai ikon global dan keterkaitannya dengan event olahraga terbesar di dunia. Kehadirannya di Piala Dunia 2026 akan menjadi penutup manis bagi karier internasionalnya yang legendaris, sekaligus momen bersejarah bagi para penggemar sepak bola.
(SA/GN)
sumber : www.foxnews.com
Leave a comment