Dengan berakhirnya putaran kualifikasi Piala Dunia terbaru, gambaran babak grup untuk turnamen musim panas mendatang di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko semakin jelas.
Undian Piala Dunia akan berlangsung di Washington D.C. pada tanggal 5 Desember 2025. Turnamen edisi 2026 ini diperluas dari 32 menjadi 48 tim. Selama undian, tim-tim akan dibagi ke dalam empat pot yang masing-masing berisi 12 tim, berdasarkan peringkat FIFA per November/Desember 2025, dan kemudian diundi ke dalam 12 grup. Peringkat terbaru telah dirilis pada hari Rabu lalu.
Masih ada enam slot kualifikasi yang diperebutkan. Keenam slot ini akan ditentukan melalui pertandingan play-off pada bulan Maret 2026.
Mari kita lihat komposisi pot yang ada saat ini, apa saja yang bisa menjadi ‘grup neraka’, dan kemungkinan hasil undian untuk Timnas AS dan Inggris.
Pembagian Pot Undian Piala Dunia
Berdasarkan peringkat FIFA terbaru, berikut adalah gambaran pembagian pot. Tidak ada pembaruan peringkat lagi hingga 23 Desember 2025, yang berarti setelah undian:
- Pot 1: Amerika Serikat, Meksiko, Kanada, Spanyol, Argentina, Prancis, Inggris, Brasil, Portugal, Belanda, Belgia, Jerman
- Pot 2: Kroasia, Maroko, Kolombia, Uruguay, Swiss, Jepang, Senegal, Iran, Korea Selatan, Ekuador, Austria, Australia
- Pot 3: Norwegia, Panama, Mesir, Aljazair, Skotlandia, Paraguay, Tunisia, Pantai Gading, Uzbekistan, Qatar, Arab Saudi, Afrika Selatan
- Pot 4: Yordania, Tanjung Verde, Ghana, Curacao, Haiti, Selandia Baru, Kualifikasi Play-off UEFA 1, Kualifikasi Play-off UEFA 2, Kualifikasi Play-off UEFA 3, Kualifikasi Play-off UEFA 4, Kualifikasi Play-off Konfederasi 1, Kualifikasi Play-off Konfederasi 2
FIFA belum mengonfirmasi apakah tim-tim yang lolos dari play-off akan ditempatkan di Pot 4 atau ditempatkan sesuai peringkat mereka. Kami berasumsi mereka akan ditempatkan di Pot 4. FIFA akan menerbitkan kriteria undian lebih lanjut sebelum 5 Desember 2025.
Potensi “Group of Death”
Dengan asumsi tim-tim play-off akan ditempatkan di Pot 4, sebuah “group of death” yang mungkin terjadi terlihat seperti ini:
Argentina (Pot 1)
Juara Piala Dunia bertahan, setelah mengalahkan Prancis melalui adu penalti dalam final yang epik, Argentina berhasil memuncaki kualifikasi CONMEBOL dengan memenangkan 12 dari 18 pertandingan. Lionel Messi menjadi pencetak gol terbanyak di benua itu, dengan delapan gol dan tiga assist dari 12 pertandingan.
Maroko (Pot 2)
Maroko adalah tim kejutan di Piala Dunia 2022. Dikapteni oleh salah satu bek kanan terbaik dunia, Achraf Hakimi, mereka berhasil memuncaki grup yang berisi Kroasia, Belgia, dan Kanada. Di babak knock out, mereka mengalahkan Spanyol dan Portugal sebelum akhirnya takluk dari Prancis di semifinal.
Norwegia (Pot 3)
Norwegia hanya pernah lolos ke Piala Dunia tiga kali sebelumnya, namun untuk penampilan keempat mereka, Norwegia memiliki pemain dengan kemampuan untuk merepotkan tim mana pun. Erling Haaland adalah striker paling menakutkan di sepak bola saat ini dan memimpin daftar pencetak gol di kualifikasi UEFA dengan 16 gol dalam delapan pertandingan.
Gol-gol Erling Haaland menjadi kunci bagi Norwegia untuk mencapai Piala Dunia.
Italia (Pot 4 – jika lolos dari play-off UEFA)
Peraih empat gelar Piala Dunia, Italia, mungkin tidak berada dalam performa terbaiknya, namun akan sangat tidak menguntungkan jika harus bertemu mereka di Pot 4 dibandingkan negara-negara yang baru pertama kali tampil di turnamen. Mereka harus mendapatkan tempat di kompetisi melalui play-off setelah finis di posisi kedua Grup I kualifikasi UEFA di belakang Norwegia. Italia bisa saja masuk Pot 4 jika mereka lolos melalui jalur ini.
Di Pot 2, patut diwaspadai juga Jepang, yang berhasil finis di atas Spanyol dan Jerman di babak grup Piala Dunia 2022. Mesir yang diperkuat Mohamed Salah juga menjadi ancaman di Pot 3, bersama dengan juara Africa Cup of Nations (AFCON), Pantai Gading. Ghana, yang mencapai perempat final pada tahun 2010, merupakan tim kuat di Pot 4.
Skenario Terbaik dan Terburuk untuk Timnas AS dan Inggris
Skenario terburuk bagi Timnas AS adalah menjadi bagian dari “group of death” yang disebutkan di atas, yaitu diundi bersama Maroko, Norwegia, dan Italia.
Negara-negara dari Pot 2 hingga 4 mungkin berharap untuk diundi dengan salah satu negara tuan rumah dari Pot 1, untuk menghindari tim-tim dengan peringkat FIFA tertinggi.
Inggris akan menghindari undian persis seperti itu karena hanya dua tim UEFA yang boleh berada dalam setiap grup, sementara negara dari setiap konfederasi lain tidak dapat bertemu pada tahap ini.
Skenario terburuk bagi Inggris bisa jadi adalah Jepang dari Pot 2, Mesir atau Pantai Gading dari Pot 3, dan Italia dari Pot 4.
Adapun skenario terbaik, diundi melawan tim debutan turnamen bisa sangat menguntungkan. Di Pot 3, ada Uzbekistan, dan di Pot 4 tim-tim ini adalah: Yordania, Tanjung Verde, Curacao, dan Haiti. Tim-tim ini tentu akan berada dalam euforia tinggi, namun minim pengalaman di level elite.
(WC/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment