Masa Depan Conte di Ujung Tanduk, Napoli Pertimbangkan Xavi
Napoli dilaporkan mempertimbangkan mantan manajer Barcelona, Xavi Hernandez, sebagai calon pengganti Antonio Conte di tengah ketidakpastian masa depan sang pelatih asal Italia.
Napoli Lirik Xavi Gantikan Antonio Conte
Xavi telah menganggur sejak Juni 2024 dan ikon sepak bola Spanyol ini dilaporkan sangat ingin kembali ke dunia kepelatihan tahun depan.
Menurut berbagai sumber, mantan gelandang Barcelona itu sedang dipertimbangkan sebagai kemungkinan pengganti Antonio Conte di Napoli. Pelatih asal Italia itu memang sedang berada di bawah tekanan besar selama musim 2025/26 sejauh ini. Napoli telah menelan lima kekalahan di semua kompetisi dan kini duduk di posisi kelima klasemen.
Kehilangan posisi manajerialnya di Naples akan menjadi kejutan besar bagi Conte menyusul kesuksesannya musim lalu, saat Partenopei meraih Scudetto hanya untuk keempat kalinya dalam sejarah klub. Namun, penampilan belakangan ini telah mempertanyakan masa jabatan Conte. Ia bahkan sempat menjadi berita utama karena mengambil cuti seminggu dari sesi latihan Napoli.
Juara Serie A ini mungkin akan mengalami banyak perubahan tahun depan, dengan masa depan Conte yang diragukan dan Scott McTominay yang menarik minat dari Premier League.
Membawa Xavi akan menjadi risiko besar bagi juara Serie A tersebut, karena pelatih asal Spanyol itu masih terbilang minim pengalaman di dunia manajemen sepak bola.
Xavi memulai karier kepelatihannya di Qatar bersama Al Sadd, memimpin 96 pertandingan antara Juli 2019 hingga November 2021. Di sana, ia memenangkan gelar Liga Bintang Qatar, Piala Bintang Qatar, dua Piala Emir, dan dua Piala Liga Qatar.
Ia bahkan memimpin timnya meraih musim liga tak terkalahkan selama kampanye 2020/21, sebelum mendapatkan posisi manajerial di Barcelona pada November 2021.
Kembali ke Camp Nou adalah tempat Xavi benar-benar membuat namanya dikenal sebagai pelatih, menangani 143 pertandingan dengan catatan 91 kemenangan, 23 hasil imbang, dan 29 kekalahan.
Barcelona kemudian memenangkan gelar LaLiga dan Supercopa Espana pada 2022/23 di bawah manajemen Xavi. Namun, waktunya di Spanyol berakhir pada Juni 2024.
Pelatih asal Spanyol itu sangat vokal mengenai masalah keuangan Barcelona dan sempat ingin mundur, sebelum Joan Laporta meyakinkan Xavi untuk bertahan. Setelah finis kedua di LaLiga, Xavi akhirnya dibebastugaskan dari posisinya di Barcelona dan sejak itu belum menemukan klub yang cocok untuk dilatih.
Laporan mengungkapkan bahwa Xavi bukan satu-satunya pelatih yang dipertimbangkan Napoli, karena Thiago Motta juga ada dalam daftar radar Partenopei. Ini berarti Xavi mungkin harus mencari opsi alternatif di Serie A.
Lazio Juga Lirik Xavi?
Divisi teratas Italia telah menyaksikan beberapa perubahan manajerial musim ini, dengan Juventus, Fiorentina, Atalanta, dan Genoa semuanya telah berpisah dengan pelatih kepala mereka.
Ini berarti pilihan Xavi di Serie A menjadi sangat terbatas, karena pelatih asal Spanyol itu akan mencari tim dengan status tinggi di Eropa. Inter Milan, AC Milan, dan Roma semuanya memulai musim dengan kuat, yang berarti manajer mereka tidak mungkin dipecat dalam waktu dekat.
Namun, satu tim yang mungkin mencari penunjukan manajerial baru adalah Lazio. Posisi Maurizio Sarri terus dipertanyakan di Roma.
Manajer asal Italia itu dilaporkan nyaris meninggalkan Laziali sebelum musim 2025/26 dimulai setelah tim yang berbasis di Roma itu dijatuhi larangan transfer hingga Januari 2026.
Rumor mengenai kemungkinan penambahan pemain di jendela transfer mendatang sudah mulai beredar, seperti Lazio akan bersaing dengan Fiorentina memperebutkan Lorenzo Insigne.
Meskipun ada rumor transfer ini, posisi Sarri di Lazio masih goyah setelah awal musim yang buruk. Timnya kini duduk di posisi kesembilan klasemen.
Kontrak Sarri di Roma tidak akan berakhir hingga Juni 2027, yang berarti pihak klub Italia harus membayar sisa bulan kontraknya untuk menyelesaikan pemutusan kerja musim ini. Xavi sendiri dikatakan sangat ingin pindah ke Naples. Namun, Lazio bisa menjadi pilihan yang menarik bagi pelatih asal Spanyol itu karena sejarah klub yang kaya.
(SA/GN)
sumber : www.footitalia.com
Leave a comment