Maria Sharapova Resmi Dilantik di Hall of Fame, Ungkap Peran Serena Williams
Pada bulan Agustus, lima tahun setelah menggantung raketnya, Maria Sharapova secara resmi dilantik ke dalam International Tennis Hall of Fame. Sebuah penghargaan puncak bagi karier gemilangnya di dunia tenis.
Karier Sharapova mencakup pencapaian Career Grand Slam dan 36 gelar tunggal. Ia menutup kariernya dengan catatan 645 kemenangan berbanding 171 kekalahan, sebuah rekor yang mengesankan.
Salah satu momen paling ikonik dalam kariernya terjadi saat ia masih remaja di Wimbledon pada tahun 2004. Sharapova sukses membuat kejutan besar dengan mengalahkan Serena Williams dalam dua set langsung untuk meraih gelar mayor pertamanya.
Perjalanan Karier Sharapova dan Rivalitas Ikonicnya dengan Williams
Pertandingan di Wimbledon 2004 itu tidak hanya memberinya gelar, tetapi juga mengawali salah satu rivalitas paling disorot di dunia tenis. Meskipun Sharapova hanya berhasil memenangkan dua dari 22 pertemuan berikutnya, setiap pertandingan antara mereka selalu berhasil menarik perhatian global.
Sejarah persaingan mereka memang terdokumentasi dengan baik, namun keduanya juga menunjukkan rasa hormat satu sama lain selama bertahun-tahun. Pada Januari 2020, Williams bahkan sempat menyatakan bahwa liputan media seringkali melebih-lebihkan ketegangan antara mereka.
Sharapova Bicara Soal Kehadiran Serena di Acara Induksi Hall of Fame
Saat tampil di acara The David Rubenstein Show, Sharapova ditanya apakah terasa ‘canggung’ memiliki Williams sebagai orang yang menginduksikannya. Ia menjawab, “Canggung bukan kata yang tepat. Itu sangat menyenangkan, dan sangat mendebarkan.”
Rubenstein kemudian melanjutkan pertanyaan: “Apakah Anda terkejut dia setuju untuk melakukannya?”
(OL/GN)
sumber : www.yardbarker.com
Leave a comment