Home Sepakbola Champions League Cardoso: Sundowns Gak Ngotot Kejar UCL!
Champions League

Cardoso: Sundowns Gak Ngotot Kejar UCL!

Share
Share

Ambisi Mamelodi Sundowns di Liga Champions Afrika: Bukan Obsesi, tapi Hasrat Juara!

Mamelodi Sundowns sudah hampir satu dekade tidak merasakan manisnya gelar Liga Champions Afrika. Terakhir kali mereka mengangkat trofi paling bergengsi di benua hitam itu adalah pada tahun 2016. Meski begitu, pelatih Miguel Cardoso menegaskan bahwa keinginan timnya untuk kembali merebut gelar tersebut bukanlah sebuah “obsesi”, melainkan hasrat murni untuk menjadi yang terbaik.

Mengurai Perjalanan Terakhir

Klub berjuluk The Brazilians itu terakhir kali berjaya di Liga Champions Afrika pada tahun 2016 di bawah asuhan pelatih Pitso Mosimane. Sejak saat itu, mereka kerap mendekati puncak namun selalu gagal di momen-momen krusial. Dalam dua musim terakhir, Sundowns harus menelan pil pahit, tersingkir di babak semifinal dan kalah di partai final.

Musim lalu, harapan mereka pupus di tangan wakil Mesir, Pyramids FC, di babak final. Setahun sebelumnya, mereka dihentikan oleh klub Tunisia, Esperance, di semifinal. Menariknya, Esperance kala itu dilatih oleh Miguel Cardoso, sosok yang kini memimpin Mamelodi Sundowns.

Tantangan Awal: Menghadapi Saint-Éloi Lupopo

Musim ini, misi Sundowns untuk kembali ke puncak sepak bola klub Afrika akan dimulai dengan pertandingan yang tidak mudah. Mereka dijadwalkan menghadapi Saint-Éloi Lupopo dari Republik Demokratik Kongo (DRC).

Lupopo bukan lawan sembarangan. Mereka memiliki reputasi setelah berhasil menyingkirkan raksasa Afrika Selatan lainnya, Orlando Pirates, di babak kualifikasi terakhir beberapa waktu lalu. Namun, Lupopo akan tampil tanpa pelatih Guy Bukasa yang diskors dan bek berpengaruh Dieumerci Mukoko, yang mungkin bisa menjadi keuntungan bagi Sundowns.

Pertandingan penting ini, yang merupakan leg kedua babak kualifikasi kedua Liga Champions Afrika, akan menjadi ujian pertama bagi ambisi Sundowns musim ini. Pertandingan ini telah digelar pada Sabtu, 29 Oktober 2022, pukul 22.30 WIB. Biasanya, pertandingan Liga Champions Afrika dapat disaksikan melalui platform streaming resmi seperti beIN Sports atau Vidio, tergantung pada ketersediaan siaran di wilayah Indonesia.

Baca juga:  Osimhen dan Kvaratskhelia Dominasi Peringkat Man of The Match UCL!

Filosofi Cardoso: Hasrat, Bukan Obsesi

Cardoso menekankan pentingnya fokus pada semua kompetisi, tidak hanya Liga Champions. “Kita perlu fokus untuk memenangkan kompetisi, dan bukan hanya Liga Champions,” ujar Cardoso.

Ia juga menyoroti bagaimana klub-klub lain mungkin mencoba mengalihkan tekanan. “Saya tahu sepanjang kompetisi, pendukung tim lain akan mengurangi tekanan pada tim mereka dengan mengatakan ‘kamilah yang seharusnya menang dan mereka hanya berpartisipasi’,” tambahnya.

Bagi Cardoso, yang terpenting adalah kesetiaan pada diri sendiri. “Apa yang akan kita lakukan adalah setia pada diri kita sendiri, dan itu berarti kita memiliki hasrat dan niat. Obsesi bukanlah kata yang tepat, menurut saya itu seperti kondisi medis,” jelasnya, menyoroti perbedaan antara hasrat sehat dengan tekanan yang berlebihan.

Cardoso juga mendesak para pemainnya untuk melupakan kekecewaan di masa lalu dan fokus pada tujuan saat ini. “Mengejar suatu tujuan harus dilakukan dengan semua energi yang bisa kita curahkan, dan itulah yang akan kita lakukan. Liga Champions adalah trofi yang telah ingin dimenangkan klub selama 10 tahun,” tegasnya.

Ambisi Pribadi dan Target Jangka Pendek

Cardoso sendiri memiliki ambisi pribadi untuk menulis babak positif di turnamen ini. Ia berada di pihak yang kalah dalam dua final terakhir, masing-masing bersama Esperance dan Sundowns. “Sayangnya, musim lalu kami tidak bisa meraihnya untuk publik Afrika Selatan dan pendukung Sundowns. Saya bahkan dalam situasi yang lebih buruk karena selama dua tahun saya melaju ke final dan tidak menang,” ungkapnya.

Namun, pengalaman tersebut tidak menyurutkan semangatnya. “Itu tidak boleh mengurangi semangat kita, justru harus memberi kita energi untuk mencapai tujuan kita, memahami bahwa pada akhirnya kita bisa berhasil jika kita fokus pada detail di momen-momen krusial,” kata Cardoso.

Baca juga:  Panas! Villa vs Man United: Prediksi, Lineup, dan Berita Tim Terbaru!

Target terdekat bagi Sundowns adalah mengamankan posisi teratas di babak grup. Untuk mencapai itu, memenangkan setiap pertandingan, termasuk yang krusial seperti melawan Lupopo, adalah langkah awal yang fundamental.

Perjalanan panjang menuju tahta Liga Champions Afrika memang berat, namun Mamelodi Sundowns, di bawah arahan Miguel Cardoso, tampak siap menghadapi setiap rintangan dengan semangat dan fokus yang terarah, bukan sekadar obsesi, melainkan hasrat tulus untuk meraih kejayaan.

(LC/GN)
sumber : www.timeslive.co.za

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Refleksi ‘Raja Kalu’ Bwalya dan Monare tentang Liga Champions UEFA

Dalam refleksi 'Raja Kalu' Bwalya dan Monare, mereka mengungkapkan ketegangan dan keindahan...

Aston Villa Umumkan Jadwal Pra-Musim: Walsall, Bayern Munchen, dan Gladbach!

Aston Villa mengumumkan jadwal pra-musim mereka, menghadapi Walsall, Bayern Munchen, dan Gladbach,...

VIDEO Practice 1 Highlights | Formula 1 Monaco Grand Prix 2026

Judul: Sorotan Latihan 1 | Grand Prix Monaco Formula 1 2026 Deskripsi...

Roma Bidik Crysencio Summerville untuk Kembalikan Aura Liga Champions!

Roma tengah membidik Crysencio Summerville untuk kembali mengangkat aura Liga Champions, berharap...