Performa Burnley Masih Menjadi Tanda Tanya
Setelah akhir pekan ini, Burnley kemungkinan besar akan terjebak di antara tiga tim terbawah di liga. Meski mereka berhasil meraih kemenangan melawan Sunderland, Leeds, dan Wolves, tim ini masih diragukan kualitasnya, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan pertahanan.
Jalannya Pertandingan
Burnley sempat menunjukkan harapan saat tampil melawan Manchester United dan Liverpool dengan menciptakan peluang. Namun, pada pertandingan Sabtu lalu, mereka tak mampu mengimbangi permainan Chelsea meski sempat tampil agresif di awal laga di hadapan pendukungnya.
Pemain Anthony tampak kurang memanfaatkan peluang yang ada, dengan dua percobaannya berhasil diblok. Beberapa umpan juga tidak tepat sasaran, dan Flemming gagal memanfaatkan satu-satunya kesempatan untuk mencetak gol dengan menembak melambung.
Statistik Pertandingan
Burnley sebelumnya menunjukkan performa baik saat melawan West Ham sebelum jeda internasional, tetapi mereka kembali harus menerima kenyataan pahit, kali ini akibat gol dari set-piece.
Flemming yang sebelumnya mencetak tiga gol dalam empat laga kini tampak kehilangan ketajaman, menunjukkan bahwa tim asal Lancashire ini kekurangan daya gedor.
Reaksi Pelatih
Pelatih Scott Parker mengungkapkan bahwa kepemilikan Burnley atas beberapa situasi penalti, termasuk insiden ketika Chalobah meng-handle bola di area kotak penalti. “Saat itu saya tidak menyadarinya. Namun, setelah melihat kembali, ini sepertinya memang layak jadi penalti. Kita semua tahu seperti yang terjadi dengan Tyrone Mings tahun lalu,” ujarnya. “Saya tidak ingin terlalu kritis, tapi itulah fungsi VAR. Saya tidak tahu apakah mereka meninjaunya.”
Dampak Terhadap Tim
Kurangnya kualitas di berbagai sektor mungkin akan membawa Burnley kembali ke kasta yang lebih rendah meski tim ini sudah berusaha keras di bawah asuhan Parker. Tim harus segera memperbaiki performanya agar tidak terjebak dalam posisi yang semakin tertekan.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment