Strategi Rotasi Xabi Alonso di Real Madrid Disorot, Legenda La Liga Beri Peringatan
Real Madrid kembali gagal meraih poin penuh setelah bermain imbang 2-2 melawan Elche. Ini juga menjadi pertandingan lain di mana pelatih kepala Xabi Alonso memilih untuk membangkucadangkan Vinicius Jr., begitu pula dengan Fede Valverde.
Rotasi pemain, tak peduli seberapa pentingnya mereka bagi tim, memang menjadi taktik yang sering diterapkan Alonso. Namun, ketika hasil tidak sesuai harapan penggemar, kritik pun tak terhindarkan. Baik Vinicius Jr. maupun Valverde baru masuk di babak kedua dan berperan penting dalam mengamankan satu poin.
Dalam acara Radio Marca ‘El Partidazo’, mantan kiper Valencia dan Real Madrid, Santi Cañizares, angkat bicara mengenai permasalahan di tubuh Los Blancos. Legenda La Liga ini merasa telah menemukan akar masalahnya.
Pemain Terbaik Real Madrid Harus Bermain

Pelatih kepala yang baru, Xabi Alonso, memiliki pendekatan yang sedikit berbeda dari pelatih lain. Banyak pelatih akan memainkan pemain terbaik mereka setiap saat jika mereka bugar. Namun, Alonso menyukai rotasi, yang berarti pemain seperti Vinicius Jr. beberapa kali memulai pertandingan dari bangku cadangan, seperti halnya pemain lain.
Mantan kiper Santi Cañizares percaya itulah inti masalahnya. Meskipun Alonso ingin memberi kesempatan kepada pemain lain, yang ia pahami, ia tidak bisa mengesampingkan para ‘game-changer’ tim. Cañizares tahu bahwa rekrutan baru membutuhkan waktu adaptasi dan akan ada masalah awal, tetapi jika Vini Jr., Fede Valverde, dan pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan bermain sejak awal, Real Madrid mungkin tidak akan kehilangan poin.
“Pertama, ini adalah masalah kurangnya bentuk permainan. Tidak ada sistem yang akan membuat Anda berfungsi dengan baik ketika empat pemain baru masuk, yang memang diperlukan karena Anda tidak bisa bermain dengan pemain yang sama sepanjang tahun, dan Arnold harus bermain suatu hari nanti, begitu juga Ceballos, dan Rodrygo… dan kemudian di babak pertama Anda akan bertanya-tanya, ‘Di mana Valverde? Di mana Vinicius?’… Mungkin pemain terbaik tidak ada di sana dan itulah mengapa mereka tidak bermain dengan baik…”
— Santi Cañizares

Pemimpin klasemen sementara ini memiliki jadwal pertandingan yang padat, memberikan mereka kesempatan untuk segera bangkit. Pertama, mereka akan bertandang ke Yunani menghadapi Olympiacos. Kemenangan akan sangat penting setelah kekalahan dari Liverpool. Setelah itu, mereka akan menghadapi Girona di La Liga, kembali dengan status laga tandang.
Masih ada lima pertandingan liga lagi sebelum jeda musim dingin, dan jika Real Madrid bisa menemukan performa terbaiknya serta memenangkan semua pertandingan tersebut, mereka akan berada di puncak klasemen, sebuah dorongan psikologis yang besar. Namun, pertama-tama, mereka harus mendapatkan hasil positif di Yunani untuk mengembalikan kepercayaan diri.
(SA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment