Penampilan Minim Josh Giddey Saat Bulls Kalah dari Pelicans
Josh Giddey mengambil alih tanggung jawab ofensif yang lebih besar setelah kehilangan bintang timnya akibat cedera. Namun, malam tersebut menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan bagi dia dan tim Bulls. Di sisi lain, rekan sesama bintang Australia berhasil meraih penampilan terbaiknya berkat situasi cedera rekan satu tim.
Jalannya Pertandingan
Chicago Bulls mengalami kekalahan menyedihkan dengan skor 143-130 dari New Orleans Pelicans yang berkinerja buruk di pertandingan yang berlangsung pada hari Selasa (AEDT). Giddey yang masuk ke dalam pertandingan dengan rata-rata 20.4 poin, 10.1 rebound, dan 9.7 assist, mengalami kesulitan dalam menciptakan peluang dan mencatat sejumlah turnover.
Kekurangan kehadiran di area cat terasa sangat jelas karena Bulls bermain tanpa starting center Nikola Vucevic yang mengalami cedera lutut. Giddey melepaskan 12 tembakan dan mencetak 21 poin, namun dia juga mencatat tujuh rebound dan enam assist, diimbangi dengan lima turnover serta selisih -13 selama 35 menit di lapangan.
Analisis Bulls, Stacey King, mendeskripsikan performa defensif tim baru-baru ini sebagai “horrendous”, setelah sebelumnya juga kebobolan 143 poin kepada Miami dan 120 poin kepada Washington.
Statistik Pemain
Giddey memulai pertandingan dengan sebuah drive keras menuju ring yang menghasilkan poin pembuka bagi Bulls. Dia kemudian berhasil mencetak tembakan dari sudut kiri yang meningkatkan kepercayaan dirinya dalam menembak dari jarak jauh, mencatatkan delapan poin di kuarter pertama. Namun, memasuki kuarter kedua, Bulls terpuruk dan tertinggal hingga 22 poin.
Meskipun Giddey menunjukkan usaha dengan dua tembakan tiga angka, upaya Bulls untuk bangkit kembali tidak membuahkan hasil, membuat mereka tidak mampu mengejar ketertinggalan yang semakin besar di babak kedua.
“Josh mengalami kesulitan malam ini,” ucap Stacey King di kuarter ketiga, mencatatkan empat assist dan empat turnover untuk Giddey.
Konteks Pertandingan
Absennya Vucevic sangat terasa di lapangan, dan King tidak ragu menyatakan, “Bulls tidak memiliki kehadiran di pos… Anda tidak akan bisa mengalahkan tim-tim seperti ini”. Dengan performa tim yang tidak konsisten, Bulls harus mencari solusi agar dapat bersaing di pertandingan berikutnya.
Penampilan Jock Landale
Di tempat lain, Jock Landale mencatatkan poin tertinggi karirnya sebanyak 26 poin, memanfaatkan cedera Zach Edey, dalam upaya Memphis Grizzlies yang gagal meraih kemenangan atas Denver Nuggets dengan skor 125-115. Landale menikmati permainan terbaiknya dengan tambahan 10 rebound dan tiga tembakan tiga angka dalam 31 menit bermain.
Meskipun Landale menghasilkan sembilan poin di kuarter keempat, Denver tetap unggul hingga akhir pertandingan, mencatatkan Jamal Murray dan Peyton Watson sebagai pencetak poin terbanyak di tim Nuggets. Grizzlies, saat ini, masih bergulat tanpa Ja Morant dan harus segera menemukan cara untuk mengatasi kekalahan demi kekalahan dalam kompetisi yang ketat ini.
(BA/GN)
sumber : www.foxsports.com.au
- aaron-gordon
- Adam Amin
- America
- Atlanta
- basketball
- basketball game
- bola basket
- broadcast analyst
- Bulls
- career triple-double
- Charlotte Hornets
- Chicago Bulls
- Colorado
- defensive performance
- Denver
- denver-nuggets
- Dyson Daniels
- ESPN Inc.
- Florida
- Grizzlies
- history books
- injured star
- ja-morant
- Jack Jovanovski
- Josh Giddey
- kick-out passes
- knee issue
- Kobe Bryant
- Louisiana
- Memphis Grizzlies
- Miami
- NBA
- NBA Hari ini
- nba today
- New Orleans
- New Orleans Pelicans
- North America
- Northern America
- nuggets
- offensive responsibility
- paint presence
- pelicans
- Peyton Watson
- Stacey King
- State of Georgia
- timeout call
- United States of America
- Washington
- Yves Missi
Leave a comment