Everton Pertahankan Kemenangan Dramatis di Old Trafford
Kejadian Menarik di Pertandingan
David Moyes berhasil membawa Everton meraih kemenangan luar biasa di markas Manchester United dengan hanya sepuluh pemain setelah Idrissa Gueye menerima kartu merah hanya 13 menit setelah kick-off, usai menampar rekan setimnya, Michael Keane.
Tindakan Gueye tersebut menjadi sorotan karena ia adalah pemain Premier League pertama yang diusir karena bertengkar dengan rekan satu tim sejak 2008. Kartu merah ini dikeluarkan setelah terjadi perselisihan di lapangan terkait umpan yang buruk dari Gueye yang menguntungkan Bruno Fernandes.
Gol Penentu Pertandingan
Setelah insiden tersebut, Everton berhasil mengejutkan publik Old Trafford dengan mencetak gol melalui tendangan indah Kiernan Dewsbury-Hall pada menit ke-30. Gol ini menjadi penentu bagi Everton untuk meraih kemenangan pertama mereka di Old Trafford sejak 2013, saat Moyes masih menjabat sebagai pelatih United.
Komentar David Moyes
Moyes mendukung sikap pemainnya meski terjadi insiden pertikaian tersebut, mengatakan: “Saya suka pemain saya berjuang satu sama lain jika ada yang tidak melakukan tindakan yang benar. Jika Anda menginginkan ketangguhan dan ketahanan untuk mendapatkan hasil, seseorang harus bertindak.”
Reaksi di Media
Gary Neville selaku komentator di Sky Sports berpendapat bahwa slap yang diterima Keane tidak layak mendapatkan kartu merah. “Mereka tidak berkelahi, itu bukan sebuah pergumulan. Itu mungkin bisa diatasi dengan kartu kuning,” ujarnya. Namun, Premier League menegaskan bahwa keputusan wasit untuk memberikan kartu merah dikendalikan oleh VAR, dengan tindakan Gueye dianggap sebagai serangan jelas ke wajah Keane.
Performa Everton dan Dampaknya
Kemenangan ini menempatkan Everton di atas Liverpool di klasemen Premier League, meskipun mereka masih berada di urutan bawah. Moyes, meraih kemenangan pertamanya sebagai manajer tamu di Old Trafford, mengungkapkan rasa bangganya terhadap ketahanan timnya. “Kami telah mengalami banyak pertandingan di sini dan tidak mendapatkan hasil, tetapi kali ini kami berhasil mencapainya meski dengan 10 pemain. Ketangguhan di belakang layar di Everton sangat baik,” imbuhnya.
Gueye, di sisi lain, mengungkapkan permintaan maafnya melalui media sosial, mengakui kesalahannya dan berjanji untuk tidak mengulangi perilaku tersebut. Dengan menjalani hukuman tiga laga, Gueye mungkin tidak akan tampil bersama tim hingga beberapa bulan ke depan karena harus berpartisipasi di Africa Cup of Nations awal bulan Desember.
Statistik dan Lanjutan Kompetisi
Dari segi statistik, ini adalah kemenangan bersejarah bagi Everton, yang menjadi satu-satunya tim di Premier League yang mampu mengalahkan Manchester United di markas mereka dalam kondisi bermain dengan 10 orang. Kemenangan ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi moral tim menjelang pertandingan-pertandingan selanjutnya.
(PL/GN)
sumber : www.independent.co.uk
Leave a comment