Nontachai Jitmuangnon Siap Gantikan Liam Harrison Hadapi Shinji Suzuki di ONE Fight Night 38
Perubahan besar terjadi dalam laga striking yang akan memeriahkan ajang utama terakhir ONE Championship di jam tayang utama AS tahun ini, ONE Fight Night 38: Andrade vs. Baatarkhuu. Legenda kickboxing asal Inggris, Liam “Hitman” Harrison, yang semula dijadwalkan menghadapi veteran Jepang Shinji Suzuki dalam pertarungan bantamweight kickboxing, terpaksa mundur karena cedera.
Kini, mesin tempur asal Thailand, Nontachai Jitmuangnon, telah dipersiapkan untuk menggantikannya. Pertarungan divisi bantamweight ini akan dilangsungkan di bawah aturan Muay Thai. Laga ini akan disiarkan langsung di jam utama AS dari Lumpinee Stadium yang termasyhur di Bangkok, Thailand, pada Jumat, 5 Desember.
Jejak Gemilang Nontachai Menuju Divisi Bantamweight
Meski mendapatkan kesempatan ini dalam waktu singkat, petarung berusia 26 tahun dari Jitmuangnon Gym memiliki peluang besar untuk membuat gebrakan serius di divisi bantamweight Muay Thai. Dengan 51 kemenangan karier, Nontachai telah membangun reputasinya sebagai ancaman jarak dekat. Keterampilan clinch yang intens dan permainan dalam yang mencekik telah membuat banyak lawan tak berdaya di hadapannya.
Setelah memenangkan turnamen Road to ONE: Thailand 2023, striker Thailand ini langsung tancap gas dengan rekor 3-0 di ONE Championship. Nontachai mengumumkan kedatangannya dengan kemenangan keputusan dominan atas Alessio Malatesta pada Juli 2024, dan kemudian mengejutkan banyak pihak dengan kemenangan knockout atas Dmitrii “The Silent Assassin” Kovtun empat bulan setelahnya. Kedua pertarungan Muay Thai catchweight tersebut berlangsung di kelas 150 pound.
Momentumnya berlanjut ketika ia bergabung dengan divisi featherweight. Pada Maret, produk dari Jitmuangnon Gym ini menikmati debut sukses di jam tayang utama AS, mengalahkan Arian “The Destroyer” Esparza melalui keputusan mutlak. Namun, rentetan kemenangannya harus terhenti pada Juli lalu, ketika Abdulla Dayakaev melancarkan hook kiri yang tepat sasaran hanya 24 detik memasuki ronde pertama. Kekalahan KO yang menyakitkan itu mengungkap celah defensif yang tidak bisa diabaikan Nontachai. Responsnya, bagaimanapun, menunjukkan karakter aslinya.
Pada Oktober lalu, Nontachai turun ke divisi bantamweight untuk menghadapi Soner Sen. Striker Thailand itu terlihat lebih ringan dan menunjukkan peningkatan pertahanannya, bangkit untuk meraih kemenangan melalui keputusan mayoritas.
Shinji Suzuki: Pengalaman Dua Dekade Siap Menghadang
Kini, Nontachai berupaya menunjukkan lebih banyak potensinya di kelas tersebut, namun lawannya, Shinji Suzuki, bertekad memadamkan api semangatnya. Suzuki membawa pengalaman dua dekade dalam “seni delapan tungkai.” Petarung berusia 40 tahun dari Fujimakick Muay Thai Gym di Tokyo ini mendapatkan kontraknya setelah memenangkan turnamen Road to ONE: Japan 2022 dengan dua kemenangan knockout berturut-turut.
Namun, Suzuki tidak memiliki debut promosi yang ideal. Suablack Tor Pran49 memberinya sambutan keras, mengalahkannya dengan KO pada September 2023. Pejuang Jepang itu merespons dengan ketangguhan pada Maret 2024, menunjukkan kecepatan tangan dan kombinasi tajam untuk menjatuhkan mantan penantang Gelar Juara Dunia ONE, Han Zi Hao, yang mengantarkannya pada kemenangan keputusan mutlak.
Namun, momentum tersebut hanya berumur pendek. Pada Februari lalu, dalam pertarungannya melawan Jake “The One” Peacock, Suzuki mengendalikan pertukaran awal. Namun serangan ke tubuh dari dinamit Inggris-Kanada tersebut berhasil menembus pertahanan di ronde ketiga, menghasilkan tiga knockdown dan penghentian TKO.
Pertaruhan Penting bagi Suzuki dan Dampaknya
Kini, Suzuki menghadapi momen penentuan. Kemenangan tegas atas Nontachai akan membuktikan bahwa ia masih mampu bersaing dengan bintang-bintang baru paling berbahaya di divisi tersebut dan secara instan menempatkannya kembali ke jalur kemenangan. Laga ini akan menjadi ujian krusial bagi kedua petarung, dengan Nontachai ingin melanjutkan dominasinya di kelas bantamweight, sementara Suzuki berambisi membuktikan bahwa pengalamannya masih relevan di puncak persaingan.
Nantikan berita selengkapnya mengenai ONE Fight Night 38: Andrade vs. Baatarkhuu di Prime Video hanya di garisfinish.com.
(OL/GN)
sumber : www.onefc.com
Leave a comment