Cristiano Ronaldo Lolos Sanksi, Siap Pimpin Portugal di Piala Dunia
Cristiano Ronaldo kini dipastikan bisa memperkuat Timnas Portugal pada pertandingan pembuka kampanye Piala Dunia mendatang. Kepastian ini didapat setelah hukuman percobaan dijatuhkan menyusul kartu merah yang ia terima saat laga melawan Republik Irlandia.
Konteks Insiden dan Sanksi Awal
Penyerang berusia 40 tahun itu, yang juga sempat menjadi tamu Presiden Donald Trump di Gedung Putih pekan lalu, awalnya mendapat larangan bermain tiga pertandingan akibat perilaku kekerasan. Insiden tersebut terjadi saat Portugal menelan kekalahan mengejutkan dari Republik Irlandia pada 13 November lalu. Ronaldo diusir keluar lapangan karena dianggap menyikut bek lawan, Dara O’Shea. Meskipun ini adalah kartu merah ke-13 dalam kariernya, ini merupakan kali pertama ia diusir di pertandingan internasional senior setelah mencatat 226 penampilan luar biasa.
Keputusan FIFA dan Penangguhan Hukuman
Komite disipliner FIFA pada Selasa mengubah hukuman Ronaldo menjadi larangan satu pertandingan, dengan dua pertandingan sisanya ditangguhkan dalam masa percobaan satu tahun. Akibatnya, Ronaldo sudah menjalani skorsingnya dengan absen pada pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia Portugal melawan Armenia pekan lalu. Kode disipliner FIFA sendiri menyatakan bahwa seorang pemain harus menjalani hukuman “setidaknya tiga pertandingan atau jangka waktu yang sesuai untuk melakukan penyerangan, termasuk menyikut, meninju, menendang, menggigit, meludah, atau memukul lawan atau orang lain selain ofisial pertandingan.” Namun, berdasarkan Pasal 27 kode etik, komite yudisial FIFA memiliki opsi untuk “menangguhkan sebagian atau seluruh penerapan tindakan disipliner.”
Implikasi Bagi Timnas Portugal
Dalam pernyataannya, FIFA menjelaskan bahwa penayangan dua pertandingan sisa telah ditangguhkan berdasarkan masa percobaan satu tahun. FIFA menambahkan, “Jika Cristiano Ronaldo melakukan pelanggaran lain dengan sifat dan gravitasi serupa selama masa percobaan, skorsing yang ditetapkan dalam keputusan disiplin akan dianggap otomatis dicabut dan dua pertandingan tersisa harus segera dilakukan pada pertandingan resmi berikutnya dari tim perwakilan Portugal. Hal ini tidak mengurangi sanksi tambahan apa pun yang dikenakan untuk pelanggaran baru.” Hukuman tiga pertandingan awal juga sebenarnya bisa diajukan banding ke komite banding FIFA, namun dengan keputusan terbaru ini, banding tersebut tidak diperlukan lagi.
Dengan demikian, kehadiran Ronaldo di laga pembuka Piala Dunia memberikan dorongan besar bagi ambisi Portugal di turnamen tersebut, memastikan salah satu pemain kunci mereka siap tempur sejak awal.
(SA/GN)
sumber : www.theguardian.com
Leave a comment