Home Sepakbola Champions League UCL: Galatasaray Ambruk di Kandang, Osimhen Cuma Nonton!
Champions League

UCL: Galatasaray Ambruk di Kandang, Osimhen Cuma Nonton!

Share
Share

Galatasaray Tersungkur di Kandang, Absennya Osimhen Terasa Berat

Istanbul, garisfinish.com – Galatasaray harus menelan pil pahit di kandang sendiri setelah takluk 0-1 dari Union Saint-Gilloise dalam laga UEFA Champions League pada Selasa malam. Kekalahan ini terasa semakin menyesakkan mengingat ketiadaan striker andalan mereka, Victor Osimhen, yang absen karena cedera.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan di Istanbul berlangsung ketat dengan kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. Promise David menjadi pahlawan bagi Union Saint-Gilloise setelah mencetak satu-satunya gol pada menit ke-57. Gol tersebut berawal dari umpan tarik matang Adem Zorgane yang berhasil disapu David ke dalam gawang, mengakhiri tiga kekalahan beruntun Union di Liga Champions.

Pada babak pertama, kedua tim sempat mengancam mistar gawang lawan. Gelandang Galatasaray, Gabriel Sara, melepaskan tendangan jarak jauh dari 25 yard yang membentur tiang. Tak lama berselang, giliran kapten Union, Christian Burgess, yang melihat sundulannya membentur mistar gawang.

Tanpa Victor Osimhen, yang merupakan pencetak gol terbanyak Liga Champions musim ini dengan enam gol, lini serang Galatasaray tampak kehilangan ketajamannya. Mantan pemain Manchester City, Ilkay Gündogan dan Leroy Sané, serta eks striker Inter Milan dan Paris St-Germain, Mauro Icardi, tampil di bawah performa terbaik mereka.

Galatasaray memiliki beberapa peluang emas di akhir laga. Sara kembali mengancam melalui sundulan yang berhasil ditepis kiper Union, Kjell Scherpen. Namun, Davinson Sánchez, mantan bek Tottenham, gagal memanfaatkan peluang emas dari jarak dekat yang seharusnya bisa menjadi gol penyama kedudukan. Frustrasi Galatasaray semakin bertambah setelah Arda Unay diganjar kartu kuning kedua karena tekel ceroboh di menit-menit akhir pertandingan.

Dampak dan Konteks

Kekalahan ini menggagalkan ambisi Galatasaray untuk mencetak empat kemenangan beruntun di Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Hasil ini membuat Galatasaray tetap tertahan di posisi kedua dengan sembilan poin setelah lima pertandingan, sementara Union Saint-Gilloise berhasil menambah koleksi poinnya menjadi enam. Absennya Victor Osimhen terbukti menjadi kerugian besar bagi tim Turki tersebut, yang sangat membutuhkan daya gedornya untuk meraih hasil maksimal di kompetisi elite Eropa ini.

Baca juga:  Mbappe Hattrick UCL! Catat Rekor Baru, Bikin Heboh.

(LC/GN)
sumber : www.westernpost.ng

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Martinelli: Kenapa aku kurang bersinar di Premier League tapi ciamik di Champions League!

Martinelli mengungkapkan kekecewaan atas performanya yang kurang bersinar di Premier League, namun...

Arsenal vs Newcastle: Susunan Pemain dan Update Tim Hari Ini!

Arsenal dan Newcastle bersiap berduel hari ini! Simak susunan pemain serta update...

Final Liga Champions 2026: Konsistensi, Rintangan, dan Pelajaran Berharga.

Final Liga Champions 2026 mempertemukan dua raksasa sepak bola, menampilkan konsistensi luar...

Haaland hadapi tantangan di Wembley saat Man City lawan Southampton.

Kesuksesan Erling Haaland di Manchester City Erling Braut Haaland telah membuktikan dirinya...