Paolo Vanoli, pelatih kepala Fiorentina, telah mengonfirmasi bahwa dua pemain veteran akan diturunkan sebagai starter saat timnya menghadapi AEK Athens di ajang Conference League. Vanoli juga dengan tegas menyatakan bahwa kompetisi Eropa ini “sama sekali bukan” penghalang bagi musim Fiorentina.
Pertandingan penting ini akan kick-off pada Jumat dini hari, 22 November 2025, pukul 03.00 WIB, di Stadio Artemio Franchi, Florence. Para penggemar sepak bola di Indonesia dapat menyaksikan laga ini secara langsung melalui platform streaming Vidio dan saluran Champions TV.
Awal Sulit di Bawah Vanoli
Perjalanan Fiorentina di musim ini memang penuh gejolak. Setelah mengawali kampanye Eropa dengan catatan positif melalui kemenangan atas Sigma Olomouc dan Rapid Vienna, performa tim mulai menurun. Pelatih sebelumnya, Stefano Pioli, dipecat pada awal November, yang kemudian diikuti dengan kekalahan 2-1 dari Mainz di bawah manajer sementara. Paolo Vanoli kemudian mengambil alih kemudi, namun sejauh ini hanya mampu meraih hasil imbang di Serie A melawan Genoa dan Juventus.
Vanoli mengakui bahwa debutnya di kompetisi UEFA ini menjadi sebuah momen spesial, meski hanya sesaat.
“Akan ada momen sebelum kick-off di mana saya mengakui ini sebagai langkah maju dalam karier kepelatihan saya, tetapi itu hanya akan berlangsung sesaat, dan kemudian fokus saya akan sepenuhnya pada masa depan,” ujar Vanoli kepada Sky Sport Italia menjelang pertandingan.
Conference League: Peluang untuk Tumbuh
Mengingat Fiorentina masih mencari kemenangan pertama mereka di Serie A musim ini, muncul pertanyaan apakah Conference League justru menjadi beban. Vanoli menepis anggapan tersebut.
“Sama sekali tidak,” tegas Vanoli. “Semakin banyak pertandingan, semakin baik. Klub-klub besar terbiasa bermain setiap tiga hari, jadi ini adalah kesempatan bagi skuad untuk belajar dan berkembang. Saya menyambut baik pertandingan-pertandingan ini, dan kita tidak boleh mencari alasan, karena kami memiliki tempat latihan dan staf kelas satu untuk membantu kami memulihkan energi.”
Rotasi Cerdas dan Peran Veteran
Vanoli menghadapi tantangan waktu yang terbatas untuk mengadaptasi timnya dengan filosofi kepelatihan barunya. Ia menekankan perlunya menemukan konsistensi dan soliditas.
“Kami tidak bisa melakukan banyak eksperimen karena kami perlu menemukan konsistensi dan soliditas, tetapi ini adalah skuad yang penuh dengan pemain pilihan utama, jadi mereka semua bisa menjadi starter,” tambahnya. “Kami harus melakukan rotasi dengan cerdas dan memahami pentingnya kompetisi ini.”
Untuk menghadapi momen sulit ini, Vanoli mengonfirmasi dua nama besar akan mengisi starting line-up.
“Ini sebabnya saya dapat mengonfirmasi bahwa David De Gea dan Edin Dzeko akan menjadi starter, karena mereka memiliki pengalaman hebat dan dapat membantu kami keluar dari momen sulit ini,” ungkapnya.
Di sisi lain, pemain seperti Albert Gudmundsson, yang direkrut musim lalu, masih berjuang untuk menemukan performa terbaiknya bersama Fiorentina. Vanoli berharap para pemain penting ini dapat menunjukkan kualitas kepemimpinan.
“Saya ingin pemain penting menjadi pemimpin, menunjukkan kualitas mereka selama momen-momen krusial dan menginspirasi seluruh tim,” pungkasnya.
Pertandingan kontra AEK Athens ini menjadi krusial bagi Fiorentina untuk kembali menemukan ritme kemenangan dan membangun kepercayaan diri di bawah arahan Paolo Vanoli, sembari menyeimbangkan ambisi di kompetisi domestik dan Eropa.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment