Home Sepakbola Inggris Premier League Prediksi Premier League: Chris Sutton vs Kofi Stone, Siapa yang Menang?
Premier League

Prediksi Premier League: Chris Sutton vs Kofi Stone, Siapa yang Menang?

Share
Prediksi Premier League: Chris Sutton vs Kofi Stone, Siapa yang Menang?
Share

Kisah Kofi Stone dan Perjalanannya Bersama Aston Villa

Kofi Stone, seorang penggemar sejati Aston Villa, mengungkapkan kisah cinta pertamanya dengan klub sejak ia pindah ke Birmingham sebagai seorang anak. Hal ini dimulai ketika pamannya memberinya seragam Villa.

Awal Mula Menjadi Penggemar

“Tidak ada yang memberi tahu saya klub mana yang harus didukung, tetapi begitulah semua dimulai,” ujar Stone dalam wawancaranya dengan BBC Sport.

“Saya awalnya tinggal di Walthamstow dan tidak terlalu peduli dengan sepak bola. Namun, setelah pindah, seragam itu menjadi simbol penting bagi saya. Saya hanya merasa bahwa berada di Birmingham membuat semuanya menjadi lebih masuk akal,” tambahnya.

Kecintaan pada Seragam Tua

Stone mengingat bagaimana ia tak pernah melepaskan seragam tersebut. “Seragam itu memiliki sponsor AST, sehingga sudah dianggap klasik pada saat itu, meski saya tak ingat tahun berapa seragam itu diberikan,” katanya.

“Saya bahkan tidak pernah ingin melepasnya. Ketika ibu saya ingin mencucinya, saya selalu menunggu di samping mesin cuci hingga selesai agar bisa memakainya lagi,” tambahnya.

Perjalanan Menjadi Fans

Stone juga menjelaskan bahwa walau cinta pertamanya adalah Aston Villa, ia sempat meragukan kesetiaannya. “Saya harus jujur, awalnya saya tidak begitu loyal,” ungkapnya.

Pemain favoritnya adalah Darius Vassell, dan ketika Vassell pindah ke Manchester City, Stone mengaku sempat mengenakan kaos City, yang membuat sepupunya menggoda saat ia kembali ke London.

“Selain Vassell, saya ingat Thomas Hitzlsperger yang memiliki tendangan luar biasa, dan Juan Pablo Angel yang sangat hebat. Gabriel Agbonlahor juga menjadi salah satu kesukaan saya,” ujarnya.

Mengenang Chris Sutton

Dalam sebuah komentar mengenai Chris Sutton, yang pernah bergabung dengan Villa tahun 2006, Stone berkata, “Itu adalah masa yang singkat bagi dia di sini, bukan? Saya memang mengenalnya sebagai pundit, tetapi saya tidak begitu ingat saat dia bermain di Villa. Maaf, Chris!”

Baca juga:  Trofi Liga Premier Inggris pertama kali dipamerkan di Selandia Baru!

Wawancara ini dilakukan oleh Chris Bevan dari BBC Sport.

Pembuatan prediksi dilakukan menggunakan Microsoft Copilot Chat dengan permintaan prediksi hasil liga Premier akhir pekan ini.

Konklusi

Kisah Kofi Stone menunjukkan betapa mendalamnya hubungan antara para penggemar dan klub mereka. Dengan pengalamannya yang kaya dan cinta yang tulus pada Aston Villa, ia menjadi contoh nyata dedikasi seorang fans sejati. Hal ini tidak hanya memperkuat identitasnya sebagai seorang penggemar, tetapi juga menguatkan ikatan antara klub dengan pendukungnya.

(PL/GN)
sumber : www.bbc.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Enam Klub Premier League Berebut Tanda Tangan Rico Lewis dari Man City

Rico Lewis, bintang muda Manchester City, menjadi incaran enam klub Premier League...

1.FC Köln menaikkan nilai Said El Mala jadi €50 juta, Premier League tertarik!

1.FC Köln menetapkan nilai Said El Mala sebesar €50 juta, menarik perhatian...

ECB dituding biarkan pemain non-disabilitas menggantikan kriket disabilitas.

ECB dituduh membiarkan pemain non-disabilitas mengambil alih kriket disabilitas, memicu kontroversi mengenai...

PBKS vs GT: Sorotan dan Stat Penting Pertandingan IPL 2026

Dalam pertandingan IPL 2026 antara PBKS dan GT, sorotan utama terletak pada...