Hamilton Terpuruk di Kualifikasi Sprint Qatar: “Kerja Keras di Depan Mata untuk Mercedes”
Juara dunia tujuh kali, Lewis Hamilton, kembali menghadapi kualifikasi yang mengecewakan di ajang Sprint Formula 1 Grand Prix Qatar. Pembalap Mercedes itu hanya mampu menempati posisi ke-18, menandai early exit yang mengejutkan dan membuatnya mengakui bahwa timnya memiliki banyak “pekerjaan rumah” untuk dilakukan demi bisa melaju ke depan di balapan Sprint nanti.
Kualifikasi Penuh Tantangan di Lusail
Setelah akhir pekan yang sulit di Las Vegas di mana ia finis kualifikasi di P20, menemukan kembali performa terbaiknya tentu menjadi dorongan yang sangat dibutuhkan bagi pembalap Inggris tersebut di Qatar. Namun, Hamilton menghadapi sesi Kualifikasi Sprint (SQ) yang berat di Sirkuit Internasional Lusail.
Hamilton berjuang keras untuk menemukan waktu yang tepat untuk mencatatkan putaran tercepat, dengan ke-20 mobil saling berebut ruang di trek. Kondisi trek yang cepat berubah membuat upaya pertamanya menempatkannya di lima posisi terbawah. Pada putaran terakhirnya, ia hanya mampu memperbaiki waktu yang cukup untuk finis di posisi ke-18.
Hasil ini membuat Hamilton menyimpulkan bahwa perjuangan dengan mobilnya “sama seperti biasanya”.
Kekecewaan Terhadap Performa Mobil
Ketika ditanya apakah sayap baru yang bertujuan untuk meningkatkan downforce membantu waktunya, Hamilton dengan singkat menjawab, “Tidak, jelas tidak.” Didesak lebih lanjut tentang apakah ada hal positif yang bisa diambil untuk balapan Sprint, ia hanya menambahkan, “Cuacanya bagus,” dengan nada yang mengisyaratkan kekecewaan.
Di akhir SQ1, ia melaporkan melalui radio tim bahwa mobil Mercedes-nya tidak bisa melaju lebih cepat. Rekannya sesama pembalap, Charles Leclerc dari Ferrari, juga kesulitan memaksimalkan performa. Leclerc nyaris lolos ke SQ2 di P13, meski ia empat persepuluh detik lebih cepat dari Hamilton. Pembalap Monako itu kemudian berhasil lolos kualifikasi di posisi P9, diapit oleh Carlos Sainz (Ferrari) dan Alex Albon (Williams).
Upaya Perbaikan Jelang Sprint
Meskipun sesi tersebut merupakan tantangan lain dalam musim ini bagi Hamilton dan tim Mercedes, ia mengakhiri hari dengan semangat untuk menyetel ulang dan menatap hasil yang lebih baik di balapan Sprint yang akan berlangsung selama 19 putaran.
“Hari yang sulit,” kata Hamilton dalam rilis pers tim. “Kami mencoba beberapa pengaturan yang berbeda dan itu tidak berhasil bagi kami. Tapi kami akan menganalisis data malam ini dan mencari cara untuk bangkit dan berjuang demi hari yang lebih baik besok.”
Hasil buruk di kualifikasi Sprint ini tentu menjadi pukulan telak bagi Hamilton yang sedang berjuang keras untuk menemukan konsistensi. Bagi Mercedes, pekerjaan rumah menumpuk untuk memahami mengapa mobil W14 kesulitan beradaptasi dengan kondisi Sirkuit Lusail, terutama setelah penampilan yang kurang meyakinkan di beberapa balapan terakhir. Balapan Sprint akan menjadi kesempatan pertama bagi mereka untuk menunjukkan perbaikan, meski start dari barisan belakang akan menjadi tugas berat.
(SA/GN)
sumber : www.formula1.com
Leave a comment