Juara Olimpiade Horigome Yuto Tersingkir Dini di Kitakyushu
Dua kali juara Olimpiade, Horigome Yuto, harus rela tersingkir dari kompetisi WST World Cup Kitakyushu Street 2025. Bintang Jepang itu gagal melaju ke final di ajang yang digelar di kandang sendiri.
Langkah Horigome Terhenti di Kandang
Pada Sabtu (29), Horigome tidak berhasil mendaratkan satu pun trik dalam babak kualifikasi WST World Cup Kitakyushu Street 2025. Meskipun memiliki skor “run” terbaik kedua sebesar 73.33, Horigome tidak bisa mengonversi satu pun dari tiga triknya, membuatnya kehilangan salah satu dari delapan tempat di final yang akan digelar Minggu.
Kondisi ini mengejutkan banyak pihak, mengingat reputasinya sebagai skater papan atas dunia.
Gagal Konversi ‘Trick’, Aturan Baru Jadi Tantangan
Horigome menjadi “korban” perubahan aturan pasca-Olimpiade Paris 2024, di mana kini hanya satu trik terbaik yang dihitung. Namun, ia tidak mencari alasan atas kegagalannya untuk melaju ke babak selanjutnya.
“Saya hanya tidak bisa melakukan triknya hari ini,” ujar Horigome dengan nada kecewa.
Reaksi Sang Juara Olimpiade
Horigome menyatakan kekecewaannya, namun juga melihat ke depan. “Ini mengecewakan. Kompetisi akan terus berdatangan, jadi saya harus berusaha meningkatkan level saya,” katanya.
“Aturan terus berubah. Saya hanya harus beradaptasi. Hari ini, saya membuat kesalahan pada trik yang biasanya saya berhasil lakukan. Saya harus mengasah kemampuan saya.”
Kegagalan ini tentu menjadi pukulan, mengingat dua musim panas lalu di Paris, Horigome berhasil mempertahankan gelar Olimpiadenya dengan sukses besar, mendaratkan trik terakhirnya dengan sempurna.
Fokus ke LA28 dan Kompetisi Berikutnya
Meski baru saja tersingkir, Horigome mengakui bahwa Olimpiade LA28 sudah ada dalam radarnya. Namun, ia juga realistis tentang perjalanannya menuju sana.
“Tentu saja saya memikirkan LA,” ujarnya. “Kita punya waktu dua setengah tahun, jadi saya harus menyelesaikan setiap kompetisi satu per satu.
“Saya harus memberikan semua yang saya miliki dan bekerja keras untuk bisa lolos ke Olimpiade.”
Shirai Sora Memimpin Menuju Final
Sementara itu, rekan Horigome sekaligus dua kali Olympian, Shirai Sora, berhasil mempertahankan posisi teratas. Shirai menunjukkan penampilan impresif dengan menghasilkan trik terbaik hari itu, mencetak 89.06 dan total 161.77. Di belakangnya, ada Netsuke Kairi dengan 159.78 dan Kang Juni dengan 157.52.
Shirai, yang sebelumnya memenangkan World Cup di Roma pada Juni lalu, tidak hanya terlihat dalam performa terbaiknya tetapi juga sangat percaya diri untuk menghadapi final.
“Besok adalah final, tapi saya harap kita semua bisa bersenang-senang seperti biasa. Saya merasa sangat tajam saat ini. Saya di posisi pertama sekarang dan saya ingin memastikan saya tetap di posisi pertama,” tutur Shirai.
Tersingkirnya Horigome tentu menjadi pengingat bagi para atlet tentang ketatnya persaingan dan pentingnya adaptasi terhadap perubahan aturan, sekaligus membuka jalan bagi talenta lain untuk bersinar di panggung World Cup.
(OL/GN)
sumber : www.olympics.com
Leave a comment