Home Sepakbola Italia Serie A Spalletti Ungkap Di Gregorio, Juventus Ciut Nyali Tekanan!
Serie A

Spalletti Ungkap Di Gregorio, Juventus Ciut Nyali Tekanan!

Share
Berikut 3 hal penting dari kemenangan pertama Juventus bersama Spalletti:

1.  Sistem Spalletti: Nggak Cuma Menang, Tapi Paham!
2.  Juve Lebih "Ngotot"! Energi Baru Langsung On Fire.
3.  Baru Awal! Juventus Bikin Penasaran di Bawah Spalletti.
Share

Spalletti Buka Suara soal Absennya Di Gregorio dan Tekanan di Juventus Jelang Kontra Cagliari

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, akhirnya angkat bicara mengenai absennya Michele Di Gregorio di bawah mistar gawang saat Bianconeri menghadapi Cagliari. Ia juga menyoroti bagaimana tekanan besar di Juventus sempat membuat para pemain merasa terintimidasi.

Pertandingan ini akan berlangsung di Allianz Juventus Stadium pada Sabtu, 1 November 2025, pukul 00.00 WIB (dini hari Minggu). Sebelumnya, Bianconeri sempat terhuyung-huyung di bawah arahan pelatih barunya, mencatatkan tiga hasil imbang beruntun di Serie A dan Liga Champions. Namun, mereka berhasil bangkit dengan kemenangan tandang 3-2 atas Bodo/Glimt di tengah pekan, meskipun perjalanan pulang dari Norwegia sempat tertunda karena kondisi cuaca.

Untuk para penggemar di Indonesia, pertandingan Serie A umumnya disiarkan secara langsung melalui layanan streaming beIN Sports dan Vidio. Informasi penayangan lebih detail untuk tanggal tersebut akan tersedia mendekati hari H.

Keyakinan Spalletti pada Skuad Juventus

Kemenangan di Norwegia memberikan dorongan positif bagi tim. Spalletti mengungkapkan bahwa suasana di tim kini lebih kondusif.

“Kami telah bekerja keras beberapa hari terakhir, namun juga dengan perasaan tenang setelah mendapatkan hasil dan performa yang bagus. Hal itu membantu Anda bekerja dengan lebih banyak kebahagiaan dan kemudahan,” ujar Spalletti kepada DAZN Italia.

Spalletti mengakui bahwa mentalitas menjadi kunci utama, terutama dalam menghadapi tekanan yang kerap menghantui tim.

“Semua tergantung pada mentalitas. Terkadang, para pemain muda ini membiarkan diri mereka ketakutan oleh segala hal yang dibicarakan di sekitar mereka, tetapi mereka harus yakin akan potensi diri. Jika mereka ada di sini, itu berkat potensi tersebut.”

Ia menegaskan bahwa kedatangannya ke Juventus didasari oleh keyakinan penuh pada potensi skuad. Spalletti tidak mencari pekerjaan singkat, melainkan hasil dan kebahagiaan para penggemar.

“Jika orang lain tidak percaya pada mereka, maka saya akan percaya. Mereka perlu menyadari bahwa saya tidak akan datang ke Juventus jika tidak demikian. Saya berada di fase hidup di mana saya tidak tertarik hanya untuk bekerja tiga bulan lagi,” tambah Spalletti. “Kontrak tidak akan membuat Anda tercatat dalam sejarah sebuah klub, melainkan hasil. Kami harus meraih hasil dan membuat para penggemar ini bahagia, karena mereka menunggu untuk bisa tersenyum, dan itulah kesuksesan yang sebenarnya.”

Sorotan Pergantian Kiper dan Kondisi Tim

Dalam daftar susunan pemain, terdapat beberapa perubahan signifikan. Federico Gatti masih belum 100 persen pulih setelah gejala flu, sementara Daniele Rugani, Gleison Bremer, Arek Milik, dan Carlo Pinsoglio absen karena cedera. Dusan Vlahovic dan Kenan Yildiz kembali ke *starting XI*, terutama pemain internasional Turki yang tampil gemilang setelah masuk dari bangku cadangan di Norwegia.

Baca juga:  Pioli Di Ujung Tanduk, Juve Gahar, Magis Zielinski: Serunya Serie A!

Namun, kejutan terbesar adalah kehadiran Mattia Perin di posisi penjaga gawang, menggantikan Michele Di Gregorio. Spalletti menjelaskan alasannya:

“Di Gregorio memiliki keseimbangan sebagai pemain dan pribadi papan atas. Ia mengalami sakit perut selama beberapa hari terakhir, jadi kami menaruh kepercayaan penuh pada Perin. Akan berisiko jika langsung memainkan Di Gregorio, karena ia hanya memiliki satu hari latihan. Ia akan kembali di pertandingan berikutnya,” jelas Spalletti. “Ini tidak pernah menjadi masalah. Kami membutuhkan banyak pemain yang siap dan dapat memungkinkan kami mengamankan posisi di klasemen yang kita semua inginkan.”

Dengan situasi ini, Perin mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kemampuannya di bawah tekanan, sementara Spalletti berupaya menanamkan kepercayaan diri kepada skuad Juventus untuk mengatasi ekspektasi tinggi dan meraih hasil positif.

(SA/GN)
sumber : football-italia.net

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rafael Leao Pertimbangkan Tetap di Milan: Ingin Terus Bersinar!

Rafael Leao mempertimbangkan untuk tetap di AC Milan, bertekad untuk terus bersinar...

Nico Paz melesat, sementara Pulisic & Leão merosot!

Nico Paz menunjukkan performa gemilang dengan perkembangan pesat, sedang Pulisic dan Leão...

Rafael Leao pilih Man Utd, masa depan di AC Milan belum pasti.

Rafael Leão memilih bergabung dengan Manchester United, meninggalkan ketidakpastian tentang masa depannya...

Ederson Hampir Bergabung ke Manchester United: Evaluasi Sepuluh Tahun Impor Serie A!

Ederson hampir bergabung dengan Manchester United, menandai dekade penting untuk klub dalam...