Rui Costa Tanggapi Klaim Joao Felix tentang ‘Perlakuan Buruk’ dari Benfica
Presiden Benfica, Rui Costa, memberikan tanggapan tegas terkait klaim penyerang Joao Felix yang menyebut dirinya merasa “diperlakukan buruk” oleh raksasa Portugal tersebut. Felix, yang saat ini memperkuat Al Nassr, sebelumnya menyatakan bahwa ia telah berupaya untuk kembali ke Benfica selama tiga musim terakhir namun selalu menemui jalan buntu.
Klarifikasi dari Presiden Benfica
Menanggapi pernyataan Joao Felix, Rui Costa mengungkapkan kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa jika memang ada keinginan kuat dari Benfica untuk membawa Felix kembali, transfer tersebut seharusnya sudah terjadi sejak lama.
“Saya sungguh menyesal João mengatakan hal seperti itu, bahkan untuk dirinya sendiri,” kata Rui Costa.
“Jika memang itu adalah keinginan Benfica… dengan semua yang Benfica tawarkan untuk membawanya ke Lisbon, dia pasti sudah berada di Benfica tiga tahun lalu. Ini tidak akan terjadi di musim panas ini.”
“Saya tidak ingin terlalu memikirkan aspek itu, karena saya selalu ingin menghormati João. Dia adalah pemain didikan akademi kami – pemain yang kami kembangkan – dan saya sangat menghormati serta mengabdi padanya. Saya berharap suatu hari nanti dia bisa kembali mengenakan seragam Benfica.”
“Saya sangat menyesal – demi dia – karena dia membuat pernyataan tersebut. Dia harus menjelaskan sendiri apa artinya baginya bahwa sebuah tim atau klub melakukan segalanya – atau tidak melakukan segalanya – untuk membawa pulang seorang pemain.”
Selama tiga tahun ini, Chelsea, Barcelona, Milan, dan sekarang Arab Saudi mungkin lebih menginginkannya daripada Benfica. Itu sangat mungkin.”
Penghargaan dan Realita Transfer
Rui Costa menekankan bahwa ia selalu menyimpan rasa hormat yang tinggi terhadap Joao Felix sebagai salah satu talenta terbaik yang lahir dari akademi Benfica. Namun, ia juga realistis dalam melihat dinamika pasar transfer. Menurutnya, keinginan seorang pemain saja tidak cukup jika ada klub lain yang menunjukkan minat lebih serius atau menawarkan kondisi yang lebih menguntungkan.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa sementara Benfica mungkin memiliki keterikatan emosional dengan Felix, prioritas klub dalam negosiasi transfer mungkin berbeda, terutama di tengah persaingan dengan klub-klub elite Eropa dan kekuatan finansial dari Liga Arab Saudi.
Dampak Pernyataan
Klaim Joao Felix dan respons Rui Costa ini menyoroti kompleksitas hubungan antara pemain bintang dengan klub masa kecilnya. Meskipun ada keinginan dari kedua belah pihak untuk bersatu kembali, faktor finansial, strategi transfer klub, dan minat dari pihak ketiga seringkali menjadi penghalang. Situasi ini kemungkinan akan terus menjadi perbincangan di kalangan penggemar Benfica dan pengamat sepak bola, menambah konteks pada karier Joao Felix yang penuh dengan pasang surut sejak meninggalkan Lisbon.
(SA/GN)
sumber : www.tribalfootball.com
Leave a comment