Tom Aspinall Didiagnosis Sindrom Brown Langka Setelah Insiden Mata di UFC 321
Juara kelas berat UFC, Tom Aspinall, telah didiagnosis menderita kondisi mata langka yang disebut Sindrom Brown. Diagnosis ini datang sebulan setelah pertarungan perebutan gelar di UFC 321 melawan Ciryl Gane di Abu Dhabi, yang berakhir dengan ‘no contest’ karena Aspinall mengaku tidak bisa melihat setelah matanya terkena colokan jari. Insiden ini menjadi sorotan utama malam itu, dan Aspinall segera dilarikan ke rumah sakit setelah pertarungan.
Diagnosis Langka dan Dampaknya
Setelah menjalani serangkaian tes medis, Tom Aspinall membagikan laporan medis lengkapnya di Instagram. Laporan tersebut merinci bahwa ia mengalami penglihatan ganda (double vision), keterbatasan gerakan mata, dan penurunan signifikan pada lapang pandangnya. Masalah-masalah ini diyakini berasal dari colokan jari yang ia alami pada ronde pertama pertarungan. Dokter juga menyatakan bahwa Aspinall mungkin memerlukan suntikan steroid di sekitar mata atau bahkan operasi jika kondisi matanya tidak membaik dalam beberapa minggu ke depan.
Kilas Balik Insiden di UFC 321
Insiden colokan jari terjadi hanya empat menit memasuki ronde pertama. Saat Tom Aspinall mencoba melayangkan tendangan, Ciryl Gane bergerak maju dengan pukulan. Namun, jari-jari Gane secara tidak sengaja masuk ke mata Aspinall. Wasit segera menghentikan pertarungan, dan dokter masuk untuk memeriksa kondisi Aspinall. Dalam rekaman, Aspinall terlihat memberi tahu dokter, “Saya tidak bisa melihat.”
Dokter pada saat itu menyatakan tidak melihat adanya bahaya langsung pada bola mata, tetapi Aspinall tetap tidak dapat melihat dengan cukup jelas untuk melanjutkan pertarungan. Setelah waktu istirahat lima menit hampir berakhir, pertarungan akhirnya dihentikan dan dinyatakan sebagai ‘no contest’.
Reaksi Para Petarung
Tom Aspinall mengungkapkan kemarahannya setelah pertarungan. Ia merasa Ciryl Gane sudah dua kali diperingatkan sebelumnya karena jari-jarinya yang terbuka, dan menurutnya, colokan jari terakhir seharusnya tidak terjadi. Aspinall juga menggambarkan bagaimana ia merasakan colokan itu begitu “dalam” dan merasakan “bagian belakang bola matanya sakit,” seperti yang terlihat dalam video dari rumah sakit.
Sementara itu, Ciryl Gane membela diri dengan mengatakan bahwa insiden itu tidak disengaja. Ia menambahkan bahwa ia memahami betapa menyakitkannya colokan jari mata, karena ia pernah mengalaminya dalam pertarungan melawan Derrick Lewis, di mana ia melihat “dua” Derrick Lewis selama satu ronde penuh.
Langkah Selanjutnya bagi Sang Juara
Untuk saat ini, Tom Aspinall tidak berlatih. Ia menyatakan di saluran YouTube-nya bahwa ia hanya mengikuti perintah dokter. Aspinall masih sangat menginginkan pertandingan ulang (rematch) dengan Ciryl Gane, tetapi hanya setelah matanya pulih sepenuhnya.
Kondisi mata Tom Aspinall ini tentunya menjadi perhatian besar bagi dunia MMA, terutama divisi kelas berat UFC. Dengan absennya sang juara, dinamika persaingan di divisi ini mungkin akan berubah, sembari para penggemar menantikan kembalinya Aspinall yang diharapkan dapat secepatnya pulih dan kembali menunjukkan kemampuannya di oktagon.
(OL/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment