CEO Serie A Beri Sinyal Kuat Soal Laga AC Milan vs Como di Australia
CEO Serie A, Luigi De Siervo, memberikan pembaruan kontroversial terkait rencana untuk menggelar pertandingan antara AC Milan dan Como di Perth, Australia, pada Februari 2026 mendatang.
Rencana Kontroversial Laga Serie A di Negeri Kanguru
Wacana membawa pertandingan Serie A ke luar Italia telah memicu perdebatan sengit sejak UEFA memberikan izin bagi AC Milan untuk menghadapi Como di Perth dalam rapat dewan pada bulan Oktober lalu.
Kedua tim Serie A ini dijadwalkan akan saling berhadapan pada Februari 2026. Ide untuk menjadi tuan rumah pertandingan di Australia muncul setelah Stadion San Siro terpilih sebagai lokasi upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026.
Beberapa pihak telah menyatakan penolakan, termasuk Massimiliano Allegri yang berpendapat pertandingan seharusnya tetap dimainkan di Italia. Cesc Fabregas juga menjadi salah satu sosok yang menentang kepindahan laga ke Perth ini.
Meski ada berbagai isu yang muncul, Luigi De Siervo terus menyatakan keinginannya untuk menggelar pertandingan Serie A di Australia. Dalam acara Gran Gala del Calcio, De Siervo mengungkapkan bahwa menjadi tuan rumah Milan vs Como di Perth akan memberikan keuntungan jangka panjang.
“Kami berharap demikian! Ini adalah proyek inovatif, yang sebagian orang pahami dan sebagian lainnya belum. Ini berarti melakukan pengorbanan kecil untuk mendapatkan manfaat besar dalam jangka menengah hingga panjang. Kami sedang mengurus izin akhir, kami masih membutuhkan persetujuan dari FIFA. Kita tidak boleh hanya melihat jangka pendek, jangan lupakan bahwa di belahan dunia lain ada negara dengan populasi imigran Italia yang sangat besar dan terus memiliki gairah terhadap sepak bola kami.”
Sejarah Baru dan Dampak Jangka Panjang
Menggelar pertandingan di Australia akan menjadi momen bersejarah bagi Serie A, karena belum pernah ada pertandingan liga kompetitif yang dimainkan di luar Italia. Namun, keuntungan finansial menjadi aspek krusial bagi kedua belah pihak dalam rencana ini.
Milan dan Como Raup Keuntungan Besar dari Laga Perth
Pertandingan AC Milan vs Como diperkirakan akan menghasilkan pendapatan sebesar €12 juta. Namun, setelah dikurangi berbagai pengeluaran, kedua tim Serie A tersebut akan berbagi sekitar €9 juta, dengan Rossoneri menerima bagian terbesar.
Delapan belas tim Serie A lainnya juga akan menerima persentase kecil dari pendapatan ini, yang membuat banyak klub menyetujui proposal tersebut. Suntikan dana ini akan menjadi hal positif bagi banyak tim di Italia, terutama bagi mereka yang berambisi melakukan perekrutan pemain besar di masa depan.
Sebagai contoh, Inter Milan telah dikaitkan dengan beberapa nama bintang menjelang jendela transfer. Namun, perlu dicatat bahwa bagian terbesar keuntungan akan mengalir ke Milan, salah satunya untuk menutupi kerugian akibat tidak bermain di San Siro.
Saat ini, Milan menduduki puncak klasemen Serie A setelah 13 pertandingan, sementara Como tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan liga terakhir mereka. Ini menunjukkan bahwa pertemuan mereka pada Februari 2026, selain berpotensi menjadi laga bersejarah, juga bisa menjadi sangat krusial di papan atas divisi elit Italia.
(SA/GN)
sumber : www.footitalia.com
Leave a comment