Penggemar Paris Saint-Germain (PSG) mungkin tidak terbiasa melihat tim kesayangan mereka “terjebak” di posisi kedua klasemen Ligue 1 pada Desember, hanya selisih satu poin di belakang RC Lens yang tampil apik berkat penyerang veteran Florian Thauvin. Yang lebih mengejutkan, PSG sebenarnya tidak bermain buruk. Mereka kerap menampilkan sepak bola fantastis, terutama di kompetisi Eropa. Sebagian besar penurunan performa di liga domestik justru terasa sebagai dampak dari badai cedera yang menghantam skuad secara signifikan.
PSG Mengincar Rennes untuk Bangkit
Meski begitu, ada sedikit kegelisahan di kalangan penggemar PSG, terutama terkait pilihan lini serang manajer Luis Enrique. Pelatih asal Catalunya itu seolah mengesampingkan penyerang seperti Bradley Barcola dan Gonçalo Ramos, yang keduanya semakin minim mendapat menit bermain seiring berjalannya musim. Enrique lebih memilih bintang muda akademi seperti Senny Mayulu, Ibrahim Mbaye, dan kini juga Quentin Ndjantou. Menggunakan pemain akademi di saat genting tentu patut diapresiasi, namun tiga pemain muda ini mungkin masih “mentah” untuk laga-laga Ligue 1 yang terkenal mengandalkan fisik.
Mayulu memang paling menonjol dari ketiganya, dan sempat mencetak gol-gol krusial musim ini. Namun, ia juga kesulitan dalam beberapa pekan terakhir, dan kembali tampil biasa-biasa saja saat PSG kalah di Monaco pada hari Sabtu lalu. Bermain sebagai striker mungkin bukan posisi naturalnya. Situasi ini tentu membuat striker berpengalaman seperti Ramos, yang kerap mencetak gol penting musim ini dan sepanjang kariernya di PSG, merasa tersisih jika pemain muda terus-menerus menjadi pilihan utama.
Bradley Barcola juga kemungkinan merasakan hal yang sama. Bahkan saat ia menjadi satu-satunya penyerang senior yang fit, ia kesulitan mendapat tempat starter secara konsisten. Performa tidak konsisten di awal musim mungkin menjadi alasan sang manajer sedikit kehilangan kepercayaan padanya. Kembalinya Ousmane Dembélé ke kebugaran penuh dalam waktu dekat tidak menjadi kabar baik bagi Barcola maupun Ramos, karena itu berarti akan ada persaingan yang lebih ketat untuk posisi lini serang.
Pertandingan hari Sabtu ini di kandang melawan Rennes akan menjadi ujian berat bagi Les Parisiens. Mereka akan menghadapi salah satu tim paling bugar di seluruh Prancis, yang telah memenangkan empat pertandingan liga terakhirnya secara beruntun. Kemenangan telak Rennes atas tim-tim papan atas seperti Strasbourg dan Monaco (yang ironisnya, PSG belum berhasil kalahkan musim ini) menjadi bukti performa mereka.
Para penggemar berharap libur tengah pekan yang jarang terjadi akan memberi kesempatan bagi para pemain PSG untuk memulihkan diri sebelum malam besar di Parc des Princes. Setelah itu, mereka akan langsung bertolak ke Bilbao di Eropa untuk menghadapi Athletic Club. Sementara itu, pesaing PSG saat ini, Lens, akan bertandang ke Nantes akhir pekan ini, yang di atas kertas tampak sebagai pertandingan yang lebih mudah.
(SA/GN)
sumber : psgpost.com
Leave a comment