Home Basket NBA Lakers Dites Strategi untuk Lakukan Perubahan Besar di Sektor Depan
NBA

Lakers Dites Strategi untuk Lakukan Perubahan Besar di Sektor Depan

Share
Lakers Dites Strategi untuk Lakukan Perubahan Besar di Sektor Depan
Share

Kondisi Los Angeles Lakers: Tanda-Tanda Kekhawatiran di Awal Musim

Meskipun memulai musim dengan catatan yang cukup baik, yakni 15-5 yang menempatkan mereka di posisi kedua Wilayah Barat, Los Angeles Lakers sudah menunjukkan tanda-tanda kelemahan yang mengkhawatirkan.

Pemain Kunci dan Masalah Kedalaman Tim

Tiga pemain utama LA — Luka Doncic yang merupakan anggota All-NBA First Team, LeBron James yang sudah 21 kali masuk All-NBA, dan Austin Reaves yang kemungkinan besar akan menjadi All-Star — semuanya adalah pengolah bola dan pencetak gol yang elit. Namun, kedalaman tim Lakers di luar ketiga pemain ini sudah mulai dipertanyakan, begitu juga dengan kecocokan mereka di lapangan.

Kelemahan di Pertahanan

Ketiga bintang tersebut kini terbilang kurang baik dalam bertahan. Pemain depan Rui Hachimura dan center Deandre Ayton yang saat ini menjadi starter tampaknya tidak mampu menutupi kekurangan LeBron di sisi pertahanan. Menurut Jovan Buha dari “Buha’s Block”, Lakers memiliki rating defensif yang buruk yaitu 128.3 dan rating net yang mengecewakan di angka -5.6 saat LeBron, Hachimura, dan Ayton bermain bersama di lapangan.

Buha mengusulkan agar salah satu dari ketiga pemain ini diperdagangkan. LeBron memiliki klausul no-trade dalam kontrak senilai $52.6 juta yang berakhir. Hachimura juga bermain di kontrak senilai $18.3 juta yang segera berakhir, sedangkan Ayton memiliki opsi pemain senilai $8.1 juta untuk musim 2026-27. Artinya, ketiga pemain tersebut bisa menjadi agen bebas musim panas mendatang, yang bisa menyulitkan Lakers dalam melakukan perdagangan.

Analisis Pertandingan Terakhir

Buha juga mencatat bahwa kecepatan dan atletisme menjadi masalah utama dalam beberapa kekalahan, termasuk saat menghadapi Phoenix Suns dengan skor 125-108 pada Senin malam. Dia menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang jelas dalam kecepatan dan atletisme antara Lakers dan lawan-lawan mereka dalam pertandingan tersebut.

Baca juga:  Warriors Incar LeBron, Yakin Dia Akan Bertahan di Lakers

“Tim-tim tersebut mampu memberikan tekanan kepada Lakers baik di fullcourt maupun halfcourt. Dalam semua kekalahan, Lakers kesulitan dalam akurasi tembakan, yang membuat tim lawan bisa mengambil keuntungan dari strategi agresif mereka,” tambah Buha.

Kendala dalam Penguasaan Bola

Penguasaan bola dan tempo permainan juga menjadi titik lemah Lakers saat ini. Kehilangan bola menjadi masalah serius, di mana lawan-lawan mereka bisa mempercepat proses pengambilan keputusan tim dan berujung pada banyak turnover bagi LA.

Perlu Penambahan Pemain Defensif

Apabila Lakers ingin bersaing dalam playoff mendatang, mereka tentu memerlukan pemain kombinasi defensif yang solid, seperti Herbert Jones dari New Orleans Pelicans, yang telah diakui dalam tim All-Defensive.

Kondisi saat ini menuntut Lakers untuk memperbaiki sisi pertahanan dan stabilitas permainan mereka, agar bisa bersaing lebih ketat di musim ini. Apakah tim ini dapat menemukan solusi untuk tantangan-tantangan yang ada di depan mereka? Hanya waktu yang akan menjawab.

Untuk berita terbaru seputar NBA, silakan kunjungi halaman garisfinish.com.

(BA/GN)
sumber : www.newsweek.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Dwight Howard Ajak Lakers Rayakan Gelar 2020 dengan Liburan Seru!

Dwight Howard mengajak tim Lakers merayakan gelar 2020 dengan liburan seru, menjadikan...

Lakers Siapkan Target Center Jelas untuk Free Agency 2026!

Los Angeles Lakers sedang fokus menyiapkan strategi untuk free agency 2026, dengan...

Kentavious Caldwell-Pope pilih untuk tetap di Memphis!

Kentavious Caldwell-Pope memutuskan untuk tetap di Memphis, menunjukkan komitmennya untuk membantu tim...

Azzi Fudd ungkap peran Stephen Curry dalam keputusan Project B!

Azzi Fudd mengungkap betapa besar pengaruh Stephen Curry dalam keputusan proyek B!,...