Tom Aspinall Ungkap Cedera Mata Parah dan Kekecewaan Terhadap Sikap Dana White
Petarung kelas berat Inggris, Tom Aspinall, mengungkapkan kondisi serius matanya pasca-cedera horor di UFC 321. Selain itu, ia juga menyatakan kekecewaannya karena Presiden UFC, Dana White, belum menghubunginya sejak insiden tersebut. Aspinall didiagnosis dengan kondisi langka pada kedua matanya yang mungkin memerlukan operasi, dan ia belum diizinkan kembali berlatih.
Cedera Horor di UFC 321
Insiden yang menimpa Aspinall terjadi saat ia mempertahankan statusnya sebagai juara tak terbantahkan untuk pertama kalinya. Pada pertarungan melawan Ciryl Gane di Abu Dhabi, 25 Oktober lalu, Aspinall secara tidak sengaja terkena jari mata lawannya di akhir ronde pertama.
Petarung asal Britania Raya itu tidak dapat melanjutkan pertarungan, dan laga tersebut dinyatakan sebagai no-contest. Cedera ini berujung pada konsekuensi serius bagi kesehatan Aspinall, yang kini menghadapi ketidakpastian mengenai kariernya.
Komentar Dana White yang Menyakitkan
Aspinall mengaku sangat kecewa dengan komentar Dana White setelah pertarungan. White sempat mengklaim bahwa Aspinall “tidak mengalami kerusakan” pada matanya dan mengisyaratkan bahwa pertarungan harus dihentikan karena “Tom tidak ingin melanjutkan,” bukan karena ketidakmampuan fisik.
“Saya sangat kecewa, sangat kecewa,” kata Aspinall kepada The Ariel Helwani Show pada Selasa lalu, merujuk pada komentar White pasca-pertarungan. “Itu tidak membantu situasi.”
“[Dana White] belum berbicara kepada saya, dan dia sudah memberikan pembaruan tentang kesehatan saya. Dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Itu mengecewakan, kawan.”
“Saya tidak punya hubungan khusus dengan Dana. Saya tidak tahu harus berkata apa, memang begitulah adanya.”
“[White] mulai memberikan pembaruan bahwa tidak ada masalah dengan mata saya, padahal itu tidak benar. Saya telah banyak berkontribusi untuk UFC, jadi, ya, ini mengecewakan.”
Kondisi Mata Tom Aspinall yang Mengkhawatirkan
Aspinall membagikan laporan medis di akun Instagram-nya yang menunjukkan bahwa ia menderita “significant bilateral Brown’s syndrome,” sebuah kondisi langka di mana mata tidak dapat bergerak ke atas, terutama saat melihat ke dalam.
Selain itu, Aspinall masih menderita “penglihatan ganda yang persisten” dan mengalami penurunan motilitas mata, fungsi visual, serta kehilangan bidang pandang yang substansial. Kondisinya mungkin memerlukan operasi, yang bisa membuatnya absen bertarung hingga tahun 2026.
Ia sedang menjalani perawatan spesialis dan memberikan rincian lebih lanjut pada hari Selasa:
“Mereka belum tahu kapan saya akan kembali saat ini. Saya bahkan belum diizinkan untuk berlatih atau melakukan apa pun. Mereka sedang membicarakan operasi di kedua mata, mereka juga membicarakan suntikan – saya harus mendapatkan suntikan di bola mata segera.”
“Jadi saya tidak menantikan itu. Saya tidak benar-benar tahu [kapan saya akan kembali] saat ini.”
Cedera serius ini tidak hanya mengancam karier Tom Aspinall di puncak divisi kelas berat UFC, tetapi juga menyoroti kompleksitas hubungan antara petarung dan promotor, terutama saat petarung menghadapi masa sulit akibat cedera. Masa depan Aspinall di oktagon kini diselimuti ketidakpastian.
(OL/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment