Home Motorsport MotoGP Quartararo Butuh ‘Off’ Dulu? Ini Alasannya Jeda dari MotoGP!
MotoGP

Quartararo Butuh ‘Off’ Dulu? Ini Alasannya Jeda dari MotoGP!

Share
Quartararo Butuh 'Off' Dulu? Ini Alasannya Jeda dari MotoGP!
Share

Fabio Quartararo Butuh Jeda Musim Dingin Total Usai Kampanye MotoGP 2025 yang Berat

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, memanfaatkan jeda musim dingin MotoGP untuk memulihkan diri dan "memutus kontak" setelah musim 2025 yang penuh tantangan.

Pembalap asal Prancis itu mengakhiri tahun di posisi kesembilan klasemen keseluruhan dengan 201 poin, mengumpulkan poin lebih dari dua kali lipat dibanding rival terdekatnya sesama pembalap Yamaha.

Musim Penuh Tantangan bagi ‘El Diablo’

Meskipun demikian, sorotan musim Quartararo menjadi sedikit pemanis di tengah tahun yang kembali sulit bagi Yamaha, dengan mengamankan lima pole position dan meraih satu podium di Grand Prix Jerez.

Juara dunia 2021 itu mengungkapkan bahwa tuntutan musim 2025 telah membebani mentalnya secara signifikan.

"Anda tahu bahwa Anda tidak berjuang untuk apa yang Anda inginkan," ungkap Quartararo kepada TNT Sports.

"Saya selalu memberikan 100% kemampuan saya, tetapi terkadang hasilnya P4, kadang P6, kadang P10, bahkan terkadang terjatuh. Tapi saya benar-benar membutuhkan musim ini berakhir, untuk juga sedikit memutus kontak, memikirkan banyak hal, dan saya rasa [jeda musim dingin] akan menjadi waktu yang tepat," tambahnya.

Masa Depan Yamaha dan Mesin V4

Pernyataan Quartararo tentang ‘banyak hal’ kemungkinan besar merujuk pada potensi transisi Yamaha ke mesin V4, setelah mesin M1 telah membawa kesuksesan bagi pabrikan Jepang itu di tahun-tahun sebelumnya. Perubahan fundamental seperti ini tentu membutuhkan pemikiran matang dan penyesuaian besar.

Nilai 5/10 untuk Performa Pribadi

Ketika pembalap berusia 26 tahun itu diminta untuk menilai musimnya, ia memberikan rating yang cukup rendah, meskipun ia merasa telah mengeluarkan kemampuan maksimal dari paket motor yang ia miliki.

Baca juga:  FPL | Siapa saja pilihan terbaik Wolves untuk Double GW26 di FPL?

"Dari satu sampai sepuluh? Lima," akunya.

"Tentu saja, itu adalah musim yang sulit. Saya telah menunjukkan bahwa saya cepat. Itu adalah hal terpenting. Kami tahu betapa sulitnya meraih hasil dengan motor kami. Tapi tidak ada yang benar-benar penting untuk diingat dari musim ini."

Masa Depan Quartararo di Garpu Tala

Dengan kontraknya yang akan berakhir pada akhir musim 2026, menjelang regulasi baru di tahun 2027, Quartararo telah berulang kali menyampaikan pendiriannya mengenai situasi ini.

"Saya tidak punya banyak waktu. Saya hanya ingin mencoba membuatnya berhasil. Jika tidak, ini saatnya untuk membuat perubahan," tegasnya.

Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi bagi Yamaha untuk menunjukkan kemajuan yang signifikan, terutama dalam pengembangan motor, agar bisa mempertahankan pembalap bintangnya ini. Jeda musim dingin akan menjadi momen krusial bagi Quartararo untuk mengevaluasi pilihannya dan bagi Yamaha untuk menunjukkan komitmen pada perubahan demi bersaing di barisan depan.

(SA/GN)
sumber : www.motorsportweek.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Aleix Espargaró jalani 6 jam operasi stabilisasi empat tulang belakang.

Aleix Espargaró menjalani operasi enam jam untuk menstabilkan empat tulang belakangnya, sebagai...

Aprilia catat rekor: 250 unit X terjual dalam 14 hari!

Aprilia mencetak rekor penjualan dengan 250 unit X terjual hanya dalam 14...

Bulega? Belum ada kabar pasti tentang masa depannya.

Masa depan Bulega masih menjadi teka-teki. Belum ada kabar pasti mengenai langkah...

Bezzecchi: Prediksi MotoGP 2027 Bikin Razgatlioglu Semangat!

Bezzecchi memprediksi MotoGP 2027 dengan optimisme, memicu semangat Razgatlioglu untuk bersaing lebih...