Peluang LeBron James ke New York Knicks di Tengah Kontrak Akhir

LeBron James dari Los Angeles Lakers berada di tahun terakhir kontraknya.
Menjelang tenggat waktu pada Februari mendatang, New York Knicks disarankan untuk mempertimbangkan LeBron James dari Los Angeles Lakers. Sebelumnya, James terlibat dalam rumor perdagangan setelah ia memilih untuk melanjutkan tahun terakhir kontraknya.
Max Kellerman, dalam podcast pertamanya setelah keluar dari ESPN pada Juni 2023, mendorong Knicks untuk berusaha mendapatkan James. Ia mengusulkan pertukaran langsung OG Anunoby ke Lakers sebagai imbalan untuk “Sang Raja” dalam The Bill Simmons Podcast.
“Saya rasa pertukaran Knicks ini sangat logis untuk kedua belah pihak, OG untuk LeBron,” kata Kellerman.
Akan tetapi, Simmons segera menolak usulan tersebut karena Knicks saat ini berada di atas batas gaji pertama dan tidak bisa menggabungkan gaji untuk melakukan perdagangan. James memiliki gaji sebesar $52,6 juta, sementara Anunoby hanya mendapatkan $39,6 juta di musim ini.
James juga memiliki klausul larangan perdagangan dan harus menyetujuinya terlebih dahulu jika Lakers ingin melepaskannya.
Mengapa LeBron James Cocok untuk New York?
Walaupun perpindahan LeBron James ke New York tampak hampir mustahil, Kellerman menjelaskan mengapa superstar yang akan berusia 41 tahun ini dianggap sempurna untuk Knicks.
“Pikirkan dia sebagai versi super Draymond Green dalam menyerang untuk Knicks. Dia menjadi pasangan pick and roll untuk Jalen Brunson, dan kita bisa bermain lima di luar walau Mitchell Robinson ada di lapangan. Dalam situasi penting, jika kita bisa menjaga kesehatannya dan ia tidak banyak bermain,” jelas Kellerman.
Simmons setuju bahwa Knicks akan diuntungkan dengan kehadiran James di momen-momen krusial, terutama di playoff. Meskipun kemampuan bertahannya tidak sekuat dulu, ia masih bisa memberikan kontribusi dalam beberapa periode, dan itu yang dibutuhkan New York untuk meraih gelar juara pertama sejak 1973.
Kellerman dan Simmons berpendapat bahwa roster Knicks saat ini seharusnya sudah cukup bagus untuk mencapai Final NBA, meskipun mereka tidak melihat tim ini bisa menandingi Oklahoma City Thunder.
LeBron James Merasa Usia Mulai Menyusul
Jamurnya waktu mungkin mulai terlihat pada LeBron James, yang mengakui bahwa ia merasa tua setelah tidak dapat bermain pada pertandingan perdana back-to-back melawan New Orleans Pelicans pada hari Minggu.
James memberi tahu Dave McMenamin dari ESPN mengenai alasannya tidak dapat tampil melawan Pelicans setelah kekalahan mereka dari Phoenix Suns.
“Namanya juga tua. Kamu mengerti, kamu bangun dengan rasa tidak nyaman yang tidak kamu rasakan malam sebelumnya,” kata James.
“Sang Raja” akan berulang tahun ke-41 pada 30 Desember, dan ia mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan performa. Saat ini, ia rata-rata mencatat 15,2 poin, 4,0 rebound, dan 7,2 assist dalam lima pertandingan musim ini, angka terendah dalam kariernya. Dengan itu, ia sekarang lebih sering berperan sebagai opsi ketiga di lini serang di belakang Luka Doncic dan Austin Reaves. Ia juga baru pulih dari cedera sciatica yang dideritanya di offseason.
Streaknya mencetak minimal 10 poin per pertandingan kini dalam bahaya, dan ia sudah tidak memenuhi syarat untuk meraih penghargaan musim ini setelah melewatkan pertandingan ke-16 dari total pertandingan yang dijadwalkan.
Dampak untuk Tim dan Liga
Rumor tentang potensi perdagangan LeBron James memberikan gambaran kepada fans Knicks tentang bagaimana tim mereka berusaha memperkuat peluang di masa mendatang. Kendati berbagai faktor mempengaruhi, termasuk klausul perdagangan dan batas gaji, situasi ini tetap menarik perhatian penggemar bola basket di seluruh liga.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment