Batistuta Tak Nikmati Sepak Bola Modern: Striker Klasik No. 9 Sudah Punah
Legenda Serie A, Gabriel Omar Batistuta, mengungkapkan pengakuannya yang mengejutkan: ia tidak lagi menikmati menonton pertandingan sepak bola belakangan ini. Mantan penyerang tajam Fiorentina, AS Roma, dan Inter Milan ini juga menyoroti bahwa tipe penyerang tengah seperti dirinya atau Christian Vieri “sudah tidak ada lagi” di sepak bola modern.
Batistuta, yang akrab disapa Batigol, menyampaikan pandangannya mengenai evolusi sepak bola dalam sebuah wawancara dengan TyC Sports di Argentina.
Striker No. 9: Spesies yang Terancam Punah
“Sepak bola terus berevolusi. Striker No. 9 seperti Batistuta atau Vieri sudah tidak ada lagi,” kata mantan pemain internasional Argentina ini, yang mencetak 183 gol dalam 318 pertandingan di Serie A.
Ia melanjutkan, “Penyerang yang akan tetap di sana dan mendominasi kotak penalti dengan satu atau lain cara, yang membenarkan memakai seragam itu dengan tetap berada di dalam kotak penalti dan memanfaatkan setiap sentimeter. Sekarang berbeda; mereka pergi ke mana-mana, mereka banyak bergerak. Ini adalah sepak bola hari ini, tapi bukan ini yang membuat saya bosan. Hal-hal lain yang membuat saya enggan mengikutinya.”
Batistuta juga menyebutkan bahwa ia baru saja membahas hal ini dengan pelatih legendaris Bora Milutinović.
Gaya Main yang Seragam dan Membosankan
“Semua orang memiliki gaya bermain yang mirip; mereka membangun serangan dari kiper, melakukan 20 sentuhan di dekat kotak penalti, dengan lawan menekan, dan kemudian pada suatu titik mereka menendang bola ke depan padahal bisa saja melakukannya lebih awal, dan ini menjauhkan penyerang dari zona berbahaya,” jelas Batistuta.
Ia menambahkan bahwa gaya bermain ini adalah “sepak bola yang memberikan hasil bagi Guardiola,” merujuk pada kesuksesan Pep Guardiola dengan tim-timnya. “Mengingat kita manusia dan mencoba mengikuti formula kesuksesan, ini sepertinya yang membuat Anda memenangkan pertandingan, tapi saya tidak terlalu setuju dengan itu,” tegas Batigol.
Warisan Sang Batigol
Sepanjang karier gemilangnya, Batistuta pernah memenangkan gelar Serie A bersama AS Roma pada musim 2000-01. Ia juga menjadi bagian penting dari tim nasional Argentina di tiga edisi Piala Dunia (1994, 1998, dan 2002), di mana ia berhasil mencetak 10 gol dalam 12 penampilannya di turnamen tersebut.
Di level klub, Batistuta juga meraih satu Coppa Italia bersama Fiorentina pada 1995-96 dan dua gelar Supercoppa Italiana, masing-masing satu dengan Fiorentina dan AS Roma.
Gabriel Batistuta saat ini adalah pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah tim nasional Argentina dengan 54 gol dari 78 pertandingan internasional. Ia hanya kalah dari Lionel Messi, yang telah mencetak 115 gol dalam 196 penampilan bersama tim Tango.
Batistuta memutuskan pensiun dari dunia sepak bola pada tahun 2005, setelah dua musim terakhirnya bermain untuk klub Al-Arabi. Pandangannya mengenai sepak bola modern mencerminkan perubahan drastis dalam taktik dan peran penyerang, sebuah nostalgia bagi para penggemar era 90-an yang merindukan sosok striker murni di kotak penalti.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment