Home Sepakbola Italia Serie A GOLLL Cagliari! Bikin Roma Kaget, Unggul 1-0! LIVE!
Serie A

GOLLL Cagliari! Bikin Roma Kaget, Unggul 1-0! LIVE!

Share
GOLLL Cagliari! Bikin Roma Kaget, Unggul 1-0! LIVE!
Share

Cagliari Tumbangkan AS Roma dalam Laga Penuh Drama dan Kartu Merah di Serie A

Sebuah pertandingan pekan ke-14 Serie A musim 2025-26 yang berlangsung di Unipol Domus Stadium menjadi saksi bisu pertarungan sengit antara Cagliari dan AS Roma. Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 09.00 AM ET ini menyuguhkan drama, kartu merah, dan gol penentu di menit-menit akhir, memastikan Cagliari meraih kemenangan penting.

Latar Belakang & Persiapan

Secara historis, rekor pertemuan Cagliari dan AS Roma lebih condong ke tim ibu kota. Dari 15 pertandingan sebelumnya, Cagliari hanya memenangkan satu laga, sementara empat berakhir imbang, dan AS Roma mendominasi dengan sepuluh kemenangan. Roma juga memenangkan lima dari enam pertemuan terakhir mereka, mengukuhkan status favorit dalam laga ini.

AS Roma datang dengan performa impresif, bertengger di posisi keempat klasemen dengan 27 poin dari 13 pertandingan. Mereka mencatatkan tiga kemenangan dan dua kekalahan dalam lima laga terakhir, menunjukkan konsistensi ofensif dengan 15 gol dan kekuatan defensif dengan hanya 7 gol kebobolan. Di sisi lain, Cagliari berada dalam periode sulit di peringkat ke-15 dengan 11 poin. Tim ini belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka, dengan tiga kekalahan dan dua hasil imbang, menyoroti kelemahan defensif dan kesulitan dalam menyerang.

Paulo Dybala menjadi motor serangan utama AS Roma di musim 2025-26, dikenal dengan dribbling, visi, dan kemampuan mencetak golnya. Meskipun sering dihantam cedera otot, “La Joya” tetap fundamental bagi lini serang Giallorossi. Sementara itu, Sebastiano Esposito yang dipinjam dari Inter Milan adalah salah satu pemain kunci Cagliari, dengan torehan 2 gol dari 11 penampilan dan memimpin tim dalam jumlah operan kunci per pertandingan.

AS Roma di bawah arahan Gian Piero Gasperini telah berubah drastis dengan sistem pressing tinggi dan man-to-man, membawa mereka ke puncak Serie A dan kembali bersaing di Liga Champions. “Gasperiniball” miliknya menghidupkan pemain kunci seperti Dybala dan membangun struktur pertahanan yang solid. Pelatih Cagliari, Fabio Pisacane, dikenal dengan gaya defensifnya yang kuat. Ia adalah legenda Cagliari dengan lebih dari 150 penampilan dan kini memimpin tim di Serie A.

Jelang kick-off, kedua tim sudah memilih sebelas pemain utama serta para pemain di bangku cadangan. Suasana di Unipol Domus semakin memanas dengan para penggemar yang memenuhi tribun. Cagliari mengenakan seragam tradisional merah dan biru, sementara Roma tampil dengan balutan putih dan hijau sebagai desain alternatif. Setelah seremoni protokol, para pemain melakukan pemanasan akhir sebelum laga dimulai.

Baca juga:  Klub Serie A: Jurus Jitu & Pantangan di Bursa Januari!

Babak Pertama: Pertarungan di Lini Tengah

Laga dimulai dengan AS Roma menguasai bola, didorong oleh sorakan para penggemar. Matías Soulé langsung menjadi pusat serangan Roma, namun Cagliari tampil sangat disiplin dalam bertahan, menutup setiap ruang dan menggagalkan upaya serangan tim tamu.

Sepuluh menit pertama didominasi oleh tim tuan rumah, Cagliari, yang berhasil mengontrol bola dan inisiatif serangan. Roma berusaha bereaksi tetapi kesulitan membangun koneksi di lini serang. Memasuki menit ke-15, pertandingan masih imbang tanpa peluang berarti, dengan kedua tim saling meraba kekuatan lawan. Setelah seperempat jam berlalu, Roma mulai mengambil kendali di lapangan, menggerakkan bola dengan lebih presisi, dan mencari celah di pertahanan Cagliari.

Pertandingan berlanjut melewati setengah jam, dengan sebagian besar aksi terjadi di lini tengah. Pelanggaran-pelanggaran yang kerap terjadi dari kedua tim membuat aliran permainan terhenti-henti dan cukup membosankan. Cagliari mendapat peluang dari tendangan bebas yang tampaknya tidak adil, namun gagal memanfaatkannya. Dengan 15 menit tersisa di babak pertama, tidak ada tim yang mampu menciptakan bahaya nyata.

Hanya sedikit insiden menonjol, sebagian besar adalah bentrokan antar pemain yang menunjukkan ketegangan di lapangan tetapi tidak menghasilkan peluang berbahaya. Lima menit menjelang turun minum, kedua tim memiliki peluang dan pelanggaran yang sangat mirip, mencerminkan pertandingan yang seimbang sempurna. Kedua manajer tampak gelisah, memberikan instruksi terus-menerus dari pinggir lapangan. Wasit keempat hanya menambahkan satu menit, dan babak pertama berakhir tanpa gol.

Babak Kedua: Drama, Kartu Merah, dan Gol Penentu

Babak kedua dimulai dengan Esposito yang mengoper bola kembali ke kiper, membangun serangan dari belakang. Harapannya babak ini akan membawa lebih banyak kegembiraan.

Drama dimulai ketika Michael Folorunsho dari Cagliari melakukan penetrasi individu dan memicu kemungkinan penalti. Wasit kemudian meninjau VAR, dan setelah pemeriksaan, nomor 19 Roma, Zeki Çelik, dinyatakan menggagalkan peluang gol yang jelas bagi Cagliari. Çelik pun diusir dari lapangan dengan kartu merah. Gasperini langsung merespons dengan pergantian pemain, memasukkan Rensch untuk Baldanzi.

Baca juga:  Jakara Anthony, Juara Olimpiade, Ukir Sejarah Moguls!

Gasperini kemudian memasukkan pemain bintangnya, Paulo Dybala, bersama Ferguson dan Neil El Aynaoui, menggantikan Matías Soulé, Pellegrini, dan Cristante. Pergantian ini langsung memberi Roma tampilan baru, dengan Ferguson segera menciptakan peluang. Roma mulai tumbuh dalam serangan, menunjukkan kedalaman dan bahaya yang lebih besar, namun Cagliari merespons dengan serangan balik cepat.

Cagliari juga melakukan perubahan, memasukkan Gaetano dan Prati untuk Borrelli dan Zappa. Pertandingan akhirnya menjadi lebih menarik, dengan serangan yang jelas ke gawang kedua tim dan tempo yang jauh lebih intens. Marco Palestra muda dari Cagliari melakukan lari cemerlang di sayap kanan, melewati beberapa lawan, namun bola meleset tipis di samping gawang. Obert ditarik keluar dan Idrissi masuk. Sebuah keributan kemudian pecah di lapangan terkait kemungkinan penalti.

Keributan dekat area penalti Roma menyebabkan dua pemain diganjar kartu kuning: Folorunsho untuk tim tuan rumah dan Hermoso untuk Roma. Ketegangan semakin memuncak saat Palestra dari Cagliari terkapar cedera dan timnya ingin menghentikan pertandingan, tetapi Hermoso dari Roma memanfaatkan situasi untuk melancarkan serangan. Keributan baru kembali pecah. Cagliari melakukan pergantian lagi, Di Pardo masuk menggantikan Palestra, dan Semih menggantikan Folorunsho.

Ofisial keempat mengumumkan tambahan waktu lima menit, dan pertandingan menjadi sangat emosional. Pelatih, penggemar, dan pemain memprotes setiap tindakan, meningkatkan ketegangan saat pertandingan mendekati akhir. Pada momen ini, sebuah gol tercipta dari sepak pojok! G. Gaetano mengontrol bola dengan dadanya dan melepaskan tembakan keras melewati kiper Roma, Svilar. Gaetano diganjar kartu kuning atas selebrasinya, namun Cagliari kini memimpin!

Pertandingan mencapai puncaknya dengan tempo yang mendebarkan. Kedua tim menyerang area lawan dengan intensitas tinggi, meskipun tim tuan rumah mendominasi peluang paling jelas. Sebuah pertandingan yang mendebarkan terbentang di menit-menit akhir, dengan ketegangan dan emosi yang meluap.

Detik-detik Menegangkan dan Peluit Akhir

Lima menit tambahan waktu berlalu dengan cepat di tengah protes dan keributan. Dengan gol Gaetano, Cagliari berhasil mempertahankan keunggulan tipis mereka hingga peluit akhir berbunyi. Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Cagliari dalam upaya menjauh dari zona degradasi, sementara AS Roma harus meratapi kekalahan yang bisa saja menghambat upaya mereka untuk terus bersaing di puncak klasemen Serie A.

(SA/GN)
sumber : www.vavel.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Icardi Siap Kembali ke Serie A, Juventus, Milan, dan Roma Tertarik!

Mauro Icardi bersiap kembali ke Serie A, menarik perhatian Juventus, Milan, dan...

Jadwal Serie A 2026-27 Sudah Ditentukan di Parma!

Jadwal Serie A 2026-27 telah resmi ditetapkan, dengan Parma sebagai tuan rumah....

Jadwal Serie A 2026-27 Resmi Diumumkan di Acara Parma!

Jadwal Serie A 2026-27 resmi diumumkan dalam acara meriah di Parma, menandai...

Jadwal Resmi Liga Serie A Musim Baru Sudah Diumumkan!

Jadwal resmi Liga Serie A musim baru telah diumumkan! Para penggemar sepak...