Merab Dvalishvili Kehilangan Sabuk Juara UFC, Petr Yan Kembali Berjaya
TBILISI – Bintang UFC asal Georgia, Merab Dvalishvili, harus merelakan sabuk juara bantamweight super miliknya setelah takluk di tangan mantan pemegang gelar, Petr Yan, dalam pertarungan sengit pada Sabtu, 8 Desember 2025.
Kalah dari Petr Yan
Pertarungan yang berlangsung di divisi bantamweight super UFC ini menjadi upaya pertahanan gelar keempat bagi Dvalishvili. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri dominasinya yang telah menjadikannya salah satu petarung paling konsisten di olahraga tersebut. Sabuk juara kini kembali ke tangan Yan, yang berhasil merebutnya kembali dalam salah satu pertarungan paling dinantikan di divisi ini sepanjang tahun.
Pihak UFC memastikan tidak ada kontroversi terkait hasil pertarungan ini, yang menandai berakhirnya lebih dari setahun kesuksesan tanpa henti bagi juara asal Georgia tersebut.
Perjalanan Dvalishvili sebagai Juara
Merab Dvalishvili pertama kali menarik perhatian dunia pada September 2024 ketika ia mengalahkan Sean O’Malley untuk merebut gelar. Ia kemudian berhasil mempertahankan sabuknya pada Januari 2025 melawan Umar Nurmagomedov, sebelum mengulang kemenangannya atas O’Malley pada Juni 2025.
Rentetan kemenangan tersebut mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemegang gelar paling solid di kategori kelas ringan UFC, sekaligus memberinya basis penggemar yang besar dan setia.
Dampak Kekalahan
Kekalahan Dvalishvili ini tentu menjadi pukulan telak bagi sang petarung dan para penggemarnya, mengakhiri era dominasinya yang singkat namun impresif. Bagi Petr Yan, kemenangan ini adalah penebusan manis dan kesempatan untuk kembali menegaskan dirinya sebagai kekuatan utama di divisi bantamweight super. Persaingan di divisi ini dipastikan akan semakin memanas dengan kembalinya Yan ke puncak, membuka babak baru dalam perebutan gelar yang menarik untuk dinantikan.
(OL/GN)
sumber : dfwatch.net
Leave a comment