Parma Curi Tiga Poin Penting di Markas Pisa, Benedyczak Jadi Pahlawan
Parma berhasil mencuri tiga poin penting setelah mengalahkan tim tuan rumah Pisa dengan skor tipis 1-0 dalam laga Serie A yang berlangsung di Arena Garibaldi pada Senin sore. Kemenangan ini membawa Gialloblu naik ke posisi ke-14 klasemen sementara, menjauh dari zona degradasi. Gol tunggal Parma dicetak oleh Adrian Benedyczak melalui titik putih di babak pertama.
Pelatih Pisa, Alberto Gilardino, hanya melakukan satu perubahan pada susunan pemainnya setelah timnya takluk 0-2 dari Inter akhir pekan lalu. Sementara itu, Carlos Cuesta, arsitek Parma, memilih melakukan perombakan besar-besaran di skuadnya menyusul kekalahan 1-2 dari Bologna di Coppa Italia pada Kamis malam sebelumnya.
Jalannya Pertandingan
Kedua tim sama-sama memiliki peluang di babak pertama. Benedyczak menjadi yang pertama mengancam gawang Pisa, namun tendangannya dari sudut kanan kotak enam yard berhasil ditepis oleh kiper Simone Scuffet. Tidak lama berselang, giliran Idrissa Toure yang menguji ketangguhan Edoardo Corvi, kiper Parma, melalui sundulan dari posisi serupa di ujung lapangan.
Menjelang akhir babak pertama, Sascha Britschgi dari Parma melepaskan tendangan keras dari jarak sekitar 25 yard. Bola sempat mengalami defleksi besar dan memaksa Scuffet melakukan penyelamatan impresif. Namun, tayangan ulang menunjukkan bahwa defleksi tersebut berasal dari handball yang dilakukan oleh Antonio Caracciolo, pemain Pisa, sehingga wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Adrian Benedyczak yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Dengan tenang, ia mengarahkan bola ke pojok kanan bawah gawang, membuat Parma unggul 1-0 di menit ke-40.
Babak Kedua dan Drama Menit Akhir
Memasuki babak kedua, Parma hampir menggandakan keunggulan di menit ke-82. Umpan silang Emmanuele Valeri dari sisi kiri melintas di depan gawang Pisa. Awalnya, terlihat Enrico Delprato mencoba menyentuh bola, namun ternyata Henrik Meister dari Pisa melakukan flick penting untuk menjauhkan bola dari Oliver Sorensen di tiang jauh. Sayangnya, tendangan gawang yang justru diberikan oleh wasit, bukan corner kick.
Tuan rumah nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-88. Ebenezer Akinsamiro berhasil menerobos di sisi kiri dan mengirimkan umpan silang yang sempurna ke tengah area penalti. M’bala Nzola yang telah menunggu, berhasil menyundul bola dengan baik, namun sundulannya membentur mistar gawang dan menghasilkan tendangan sudut yang tidak membuahkan hasil.
Tak lama kemudian, Corvi kembali dipaksa melakukan penyelamatan krusial untuk menepis sundulan Nzola lainnya dalam serangan Pisa berikutnya. Memasuki waktu injury time, rasa frustrasi Nzola memuncak. Dengan sisa waktu satu menit lebih, ia melakukan tendangan ke arah Mandela Keita. Jelas terlihat bahwa tidak ada upaya untuk merebut bola, sehingga ia langsung diganjar kartu merah dan segera berlari meninggalkan lapangan tanpa protes.
Hasil Pertandingan
Pisa 0-1 Parma
- Benedyczak 40′ (penalti)
Dampak Kemenangan
Kemenangan tipis ini sangat berarti bagi Parma. Selain menambah tiga poin, hasil ini juga memberikan suntikan moral yang besar setelah performa kurang memuaskan di Coppa Italia. Mereka kini menduduki posisi ke-14, menciptakan jarak yang lebih aman dari zona merah. Bagi Pisa, kekalahan ini semakin menempatkan mereka dalam tekanan di papan bawah klasemen Serie A, membutuhkan respons cepat untuk menghindari ancaman degradasi.
(SA/GN)
sumber : ca.sports.yahoo.com
Leave a comment