Langkah Ambisius Serie A Gelar Laga di Australia Terancam Batal
Upaya inovatif Serie A untuk membawa kompetisi domestik ke pasar internasional menghadapi rintangan besar. Rencana pertandingan, yang semula dijadwalkan pada Februari 2026 di Optus Stadium, Perth, dirancang untuk memanfaatkan popularitas global AC Milan dan meningkatnya minat terhadap sepak bola Italia di kawasan Asia-Pasifik.
Rencana Ambisius Terhambat
Langkah ini sebenarnya diperlukan karena Stadion San Siro tidak dapat digunakan selama periode Olimpiade Musim Dingin, memaksa klub-klub mencari venue alternatif. Namun, meskipun awalnya ada optimisme dari Lega Serie A dan klub-klub yang terlibat, proyek ini kini terancam gagal total.
Menurut laporan dari Italia, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) — di mana Australia menjadi anggotanya — telah memberlakukan blokir administratif yang secara efektif menghentikan prosesnya. Hal ini menjadi ganjalan serius bagi ambisi Serie A untuk memperluas jangkauannya secara global.
Kekhawatiran Presiden AC Milan
Presiden AC Milan, Paolo Scaroni, mengungkapkan kekhawatirannya dalam sebuah wawancara. Ia menekankan bahwa tujuan utama bukan semata-mata mencari keuntungan finansial, melainkan mempromosikan sepak bola Italia.
“Salah satu ide yang kami kejar adalah pergi ke Australia untuk mempromosikan sepak bola Italia, bukan untuk membuat kesepakatan finansial yang tidak ada. Saya belum menyerah pada masalah ini, tetapi ada begitu banyak otorisasi yang harus diperoleh sehingga saya mulai khawatir. Jika ini gagal, itu akan menjadi peluang yang terlewatkan bagi Serie A, karena tujuan kami adalah membuat Serie A menarik di seluruh dunia,” ujar Scaroni.
Mengejar Kesenjangan Finansial dan Infrastruktur
Scaroni juga menyoroti kesenjangan finansial yang signifikan antara Serie A dan liga-liga top Eropa lainnya, khususnya dalam hal hak siar televisi internasional. Ia membandingkan pendapatan hak siar TV internasional Serie A yang mencapai €200 juta per tahun, jauh di bawah Premier League yang meraup €2,2 miliar, atau La Liga dengan €700-€800 juta.
Menurut Scaroni, kesenjangan dengan Premier League perlu diisi, dan untuk itu, banyak hal harus dilakukan, termasuk pembangunan stadion baru.
“Kesenjangan dengan Premier League perlu diisi, tetapi jelas ada banyak hal yang harus dilakukan, termasuk stadion baru, karena memiliki stadion yang indah dan penuh penonton adalah fondasi untuk mencapai tingkat dampak televisi tertentu. Saya yakin setelah San Siro, banyak stadion lain akan dibangun di Italia,” tambahnya.
Jika rencana pertandingan di Australia ini benar-benar batal, ini akan menjadi pukulan telak bagi strategi internasionalisasi Serie A. Kompetisi Italia telah lama berjuang untuk bersaing dengan daya tarik global Premier League dan La Liga, dan upaya seperti ini dianggap krusial untuk meningkatkan visibilitas dan pendapatan. Kegagalan ini juga bisa memperlambat upaya Serie A untuk menutup kesenjangan finansial dan infrastruktur yang disinggung oleh Scaroni, serta mengurangi potensi pengaruh sepak bola Italia di pasar Asia-Pasifik yang terus berkembang.
(SA/GN)
sumber : www.goal.com
Leave a comment