Guardiola Akui Manchester City Belum Siap Juara Liga Champions Meski Tundukkan Real Madrid
MANCHESTER – Pep Guardiola menegaskan, meski berhasil meraih kemenangan atas Real Madrid di Santiago Bernabeu, skuad asuhannya belum sepenuhnya siap untuk melangkah jauh dan menjuarai Liga Champions UEFA musim ini.
Manchester City berhasil bangkit dari ketertinggalan setelah gol Eropa perdana bagi Nico O’Reilly dan penalti dari Erling Haaland membatalkan gol pembuka Rodrygo. Kemenangan ini memberikan dorongan besar bagi The Blues dalam kompetisi, seiring mereka semakin mendekat ke kualifikasi babak 16 besar.
Skuad Guardiola saat ini duduk manis di posisi keempat dalam peringkat fase grup Liga Champions UEFA dan memiliki momentum bagus setelah meraih empat kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk di salah satu stadion paling menantang di Eropa.
Awal Laga di Bernabeu
Pertandingan di markas Real Madrid berlangsung sengit. Rodrygo berhasil membuka keunggulan untuk tuan rumah, namun Manchester City menunjukkan mentalitas juaranya. Nico O’Reilly mencetak gol penting yang menyamakan kedudukan, menjadi gol perdananya di kompetisi Eropa. Tidak lama berselang, Erling Haaland sukses mengeksekusi penalti, memastikan kemenangan penting bagi City.
Keraguan masih menyelimuti apakah Manchester City, yang terpaut dua poin dari Arsenal di posisi kedua klasemen Premier League, dapat mempertahankan tantangan mereka untuk meraih gelar liga kelima dalam enam musim. Tim ini berada pada tahap awal transisi di bawah direktur olahraga Hugo Viana, yang melakukan banyak perubahan pada skuad Guardiola di jendela transfer musim panas lalu.
Namun, City mulai menemukan identitasnya. Ruang ganti dengan wajah baru ini mulai menunjukkan kekompakan setelah awal musim 2025-26 yang mengkhawatirkan, yang sempat membuat The Blues terpuruk di paruh bawah klasemen liga.
Penjelasan Guardiola
Berbicara kepada TNT Sports setelah kemenangan di ibu kota Spanyol pada Rabu malam, Guardiola ditanya mengenai performa timnya melawan Real Madrid yang sedang berjuang menemukan performa dan konsistensi di bawah asuhan Xabi Alonso.
“Yah, bisa lebih baik. Tentu saja, menang di Bernabeu itu sangat sulit – ada empat, lima, enam pemain yang bermain di sini untuk pertama kalinya,” kata Guardiola.
“Mungkin kami belum sepenuhnya siap untuk bermain di fase-fase ini, tapi ini adalah proses dengan banyak, banyak pemain baru. Namun, menang di sini selalu membuat kami harus bahagia, terutama dalam hal poin, kami sudah punya 13! Jadi ada di tangan kami untuk memenangkan pertandingan agar finis di delapan besar, itu targetnya. Dan menang di sini setelah apa yang terjadi (melawan) Leverkusen itu bagus!”
Namun, ketika ditanya apa arti hasil ini terhadap kredibilitas Manchester City untuk memenangkan seluruh kompetisi di akhir musim, Guardiola menambahkan:
“Kami masih jauh, kami belum siap. Belum siap.
Yang penting adalah delapan besar, tapi di bulan Februari kami akan lebih baik dan tentu saja ketika Anda memainkan pertandingan seperti ini, Anda siap untuk melangkah. Kami pernah ke sini di masa lalu bermain jauh lebih baik dari hari ini, dan kami kalah, bukan? Dan pertandingan di Manchester di mana kami bermain luar biasa, pertandingan seharusnya sudah selesai, pertandingan knock-out seharusnya sudah selesai, pada akhirnya datang ke sini selalu sulit. Saya menerima ini, para pemain membuat upaya yang luar biasa, hasil yang sangat bagus, semangatnya luar biasa, tapi masih ada ruang untuk ditingkatkan!”
Fokus dan Tantangan ke Depan
Mengalahkan Real Madrid tentu akan memberikan suntikan kepercayaan diri segar bagi setiap ruang ganti. Setelah mereka memperkecil jarak dengan Arsenal di puncak klasemen Premier League pekan lalu, Manchester City akan melaju tanpa rasa takut saat mereka menghadapi jadwal padat selama periode Natal dan Tahun Baru dalam beberapa pekan mendatang. Ujian berikutnya adalah perjalanan tandang ke Selhurst Park pada Minggu, menghadapi Crystal Palace.

(LC/GN)
sumber : www.gdnonline.com
Leave a comment