Torino Akhiri Paceklik Kemenangan Lewat Gol Vlasic, Drama Penalti Warnai Menit Akhir Lawan Cremonese
Torino akhirnya bisa merayakan kemenangan pertama mereka setelah lebih dari dua bulan puasa, menundukkan Cremonese dengan skor tipis berkat gol tunggal Nikola Vlasic. Namun, kemenangan tersebut diwarnai dengan drama banding penalti di menit-menit akhir pertandingan.
Konteks Pertandingan
Skuad Granata, julukan Torino, tengah berada dalam krisis setelah menelan tiga kekalahan beruntun dan tanpa kemenangan dalam enam pertandingan terakhir mereka. Posisi mereka hanya sedikit di atas zona degradasi. Situasi ini diperparah dengan pemecatan direktur olahraga Davide Vagnati. Meski demikian, mereka mendapat kabar baik dengan kembalinya Giovanni Simeone, Ardian Ismajli, dan Adrien Tameze ke skuad, menyisakan Perr Schuurs dan Zanos Savva sebagai absen jangka panjang. Di sisi lain, Cremonese datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih dua kemenangan berturut-turut atas Bologna dan Lecce, yang membawa mereka masuk ke jajaran 10 besar. Cremonese harus bertanding tanpa Jeremy Sarmiento, Francesco Folino, Alberto Grassi, Mikayil Faye, dan Michele Collocolo yang cedera. Bahkan, Matteo Bianchetti terpaksa mundur di sesi pemanasan karena mimisan.
Jalannya Laga Babak Pertama
Pertandingan dimulai dengan beberapa peluang. Sundulan Federico Ceccherini dari sepak pojok berhasil ditangkap dengan baik, namun Emil Audero dari Torino dipaksa melakukan penyelamatan gemilang satu tangan untuk menepis tendangan keras Che Adams.
Torino akhirnya memecah kebuntuan. Duvan Zapata menguasai umpan silang dari sisi kiri dengan membelakangi gawang lalu berputar. Dalam upaya menghalau, Federico Baschirotto justru menyundul bola ke arah Nikola Vlasic, yang langsung menghantamnya dari jarak sekitar 10 meter untuk membawa Torino unggul.
Cremonese segera merespons. Alberto Paleari melakukan penyelamatan sulit untuk menahan tendangan akrobatik Federico Bonazzoli yang menggabungkan dada dan tendangan sepeda. Beberapa saat kemudian, Jamie Vardy berhasil lolos dari jebakan offside dan menggiring bola mendekati kiper, namun gagal menjaga bola tetap di lapangan.
Dominasi Babak Kedua dan Drama Akhir
Memasuki babak kedua, Torino terus menciptakan peluang terbaik. Adams melepaskan tembakan keras yang membuat sarung tangan Audero bergetar, sementara di ujung lapangan lain, tendangan Ceccherini langsung mengarah ke pelukan Paleari.
Romano Floriani Mussolini melakukan blok krusial untuk menggagalkan serangan balik Marcus Pedersen. Namun, Cremonese menyia-nyiakan peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-80. Vardy sekali lagi lolos dari jebakan offside di sisi kiri dan mengirim umpan silang mendatar. Sayangnya, Faris Moumbagna yang datang meluncur di tiang jauh justru menembak bola melambung di atas mistar.
Adams juga memiliki kesempatan untuk mengunci kemenangan bagi Torino, memotong dari sisi kanan melewati Federico Baschirotto untuk melepaskan tendangan kaki kanan melengkung yang hanya beberapa inci melewati tiang jauh.
Simeone dari Torino juga sempat menguji Audero dengan tendangan dari sudut sulit. Namun, kontroversi terjadi di menit-menit akhir waktu tambahan ketika Simeone dari Cremonese mengontrol tendangan bebas Alessio Zerbin dengan bahunya, dan bola kemudian memantul mengenai lengan. VAR melakukan pemeriksaan senyap, namun pada akhirnya memutuskan untuk tidak menyarankan Tinjauan Lapangan (On-Field Review) untuk penalti bagi Cremonese.
Hasil Akhir
Torino sukses mengamankan kemenangan penting 1-0 atas Cremonese pada laga Serie A yang berlangsung di Stadio Olimpico di Torino, Turin, Italia, pada Jumat, 13 Desember 2025 malam waktu setempat.
- Torino 1-0 Cremonese
- Pencetak Gol: Vlasic 27′ (Torino)
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Torino, mengakhiri paceklik kemenangan mereka yang panjang dan memberikan sedikit ruang bernapas dari tekanan di zona bawah klasemen. Sementara itu, Cremonese harus pulang dengan tangan hampa, meskipun sempat memberikan perlawanan sengit dan merasa dirugikan dengan keputusan wasit di akhir laga.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment