Home Olahraga Lainnya Gaston Reyno: Gagal UFC Uruguay bikin nyesek, kini incar laga BKFC ‘pulang kandang’.
Olahraga Lainnya

Gaston Reyno: Gagal UFC Uruguay bikin nyesek, kini incar laga BKFC ‘pulang kandang’.

Share
Gaston Reyno: Gagal UFC Uruguay bikin nyesek, kini incar laga BKFC 'pulang kandang'.
Share

Gaston Reyno Bertekad Bawa BKFC ke Amerika Selatan Usai Sesal Absen di UFC Uruguay

Petarung bare-knuckle asal Uruguay, Gaston Reyno, memendam rasa sesal mendalam karena melewatkan kesempatan bertarung di ajang UFC yang kala itu singgah di tanah kelahirannya pada tahun 2019. Hal tersebut terjadi kurang dari dua minggu setelah ia meneken kontrak dengan Combate Americas.

Kini, Reyno berjuang di ajang Bare Knuckle Fighting Championship (BKFC) dengan ambisi besar: membawa promosi pertarungan tanpa sarung tangan itu ke Amerika Selatan, khususnya Uruguay, pada tahun 2026.

Mimpi yang Tertunda dan Ambisi Baru

Sejak memutuskan pensiun dari dunia MMA pada 2019, Reyno telah meraih tiga kemenangan dalam tiga pertarungan BKFC. Pencapaian tersebut kini ia anggap sebagai tujuan terbesar dalam karier profesionalnya.

“Yang paling saya inginkan adalah membawa BKFC ke Uruguay,” ungkap Reyno kepada MMA Fighting. “BKFC sudah ada di hampir setiap benua, tapi belum pernah di Amerika Selatan. Itu gila. Kami memiliki penggemar besar di sana. Argentina, Peru, Chile, tapi dari tempat saya berasal, Uruguay, saya tahu kami tidak banyak orang, 3 juta orang, 12 juta sapi—memang banyak sapi di sana, tidak banyak orang—tapi masyarakatnya sangat setia. Jadi saya tahu pasti jika kami membuat acara di sana, stadion akan terjual habis.”

Reyno menjelaskan, kontrak dengan Combate Americas membuatnya tidak bisa menghadiri UFC Uruguay. Momen itu menjadi impian terbesarnya untuk bertarung di arena tersebut. Meski begitu, ia tetap bersyukur kepada Combate Americas karena pada akhirnya membawa ia ke karier sebagai komentator dan “itu adalah pilihan terbaik yang saya miliki saat itu.”

“Saya membubuhkan tanda tangan di sana dan itu tidak memungkinkan saya masuk UFC,” kata Reyno. “Tapi sekarang saya punya kesempatan untuk kembali ke stadion itu. Ketika saya menonton acara itu, yang tidak bisa saya hadiri karena kontrak, rasanya seperti menonton gadis yang saya cintai menikah dengan orang lain. Begitu rasanya, Anda tahu? Saya menangis. Saya seperti, ‘Ya ampun, saya berharap saya ada di sana, saya pantas berada di sana.’ Saya tidak pantas saat itu, saya hanya menjalani karier saya.”

Perjalanan Karier yang Berliku

Reyno sebelumnya sempat berharap bisa menjadi bagian dari acara UFC di Montevideo, meskipun sudah memiliki kesepakatan dengan Combate Americas.

“Saya pikir [Combate Americas dan UFC] akan membuat pengaturan,” tutur Reyno. “Saya bahkan pergi ke sana dan bertemu dengan orang-orang dari Antel, perusahaan pemilik stadion. Mereka mengundang saya untuk menonton Cirque du Soleil, mereka membawa saya ke belakang panggung. Mereka berkata, ‘Oh, di sini akan menjadi ruang ganti Anda.’ Dan saya membayangkan semuanya, saya memvisualisasikan semuanya, dan kemudian ketika itu tidak terjadi, itu menghancurkan hati saya.”

Namun, takdir berkata lain. Setahun kemudian, Reyno justru menjadi komentator UFC untuk seluruh Amerika Latin selama lima tahun. Tugas komentatornya telah berakhir baru-baru ini seiring dengan perubahan hak siar ke Paramount, setelah sebelumnya ia menjadi bagian dari siaran ESPN. Reyno mengucapkan terima kasih kepada ESPN karena telah menjadikannya “pria sejati dengan pekerjaan sejati.”

“Tapi Anda tidak pernah tahu, hidup memang gila. Kemudian setahun kemudian, saya menjadi komentator UFC. Saya adalah komentator UFC untuk seluruh Amerika Latin. Dan saya melakukannya selama lima tahun. Sabtu itu adalah yang terakhir saya karena sekarang sudah dimulai dengan Paramount. Tapi saya melakukan hal-hal gila dengan UFC. Jadi mungkin saya punya kesempatan di sana, saya kalah dan tidak pernah lagi, Anda tahu? Saya tidak ingin menyebut nama, tetapi beberapa orang yang ada di kartu itu, di mana mereka sekarang? Anda tahu, hidup, Tuhan, saya tidak tahu, takdir bermain dengan cara yang tidak kita tahu.”

Potensi BKFC di Amerika Selatan

Sebagai petarung MMA yang telah pensiun dan kini jatuh cinta dengan aksi BKFC, Reyno yakin promosi tinju tanpa sarung tangan ini dapat membuat gebrakan besar di Amerika Latin, terutama dengan kehadiran nama-nama seperti Luis Palomino dan Franco Tenaglia.

“Bayangkan Franco Tenaglia bertarung melawan Austin Trout di Uruguay,” kata Reyno. “Saya ingin menjadi co-main event, atau bahkan pertarungan pertama di kartu, saya tidak peduli. Tapi jadikan itu acara besar untuk Amerika Latin.”

Ambisi Reyno untuk membawa BKFC ke Amerika Selatan, khususnya Uruguay, bukan hanya demi dirinya sendiri. Ia berharap ini akan membuka pintu bagi masa depan seniman bela diri di kawasan tersebut, mulai dari Brasil, Argentina, Chile, hingga Peru. Seperti diketahui, salah satu petarung terbaik sepanjang masa dari Peru, Luis Palomino, juga merupakan ikon di BKFC.

Baca juga:  Taira Pede Banget: Sikat Moreno, Gelar Menanti!

Jika Reyno berhasil mewujudkan mimpinya, kehadiran BKFC secara reguler di Amerika Selatan bisa menjadi loncatan besar bagi perkembangan olahraga pertarungan di benua tersebut.

(OL/GN)
sumber : www.mmafighting.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Masvidal Bakal Gebrak UFC, Siap Tantang McGregor?

Masvidal siap gebrakan UFC! Rumor kencang menyebut ia incar tantangan McGregor. Akankah...

Mendadak! Kuzmin Tantang Battbootti di ONE Fight Night 39!

Mendadak! Kuzmin secara mengejutkan menantang Battbootti. Duel seru siap ramaikan ONE Fight...

Resmi! Chiesa vs. Harris di UFC Fight Night 271.

Resmi! Chiesa vs. Harris siap beradu di UFC Fight Night 271. Jangan...

Kayla Harrison Mundur dari UFC 324, Pasca Operasi Leher Penuh Haru.

Kayla Harrison mundur dari UFC 324 pasca operasi leher. Keputusan penuh haru...