Lakers Terbenam di Perempat Final NBA Cup, Masalah Pertahanan Terkuak
Los Angeles Lakers terhenti di perempat final NBA Cup setelah kalah dari San Antonio Spurs. Setelah pertandingan, sesi tonton film yang dijalani tim menunjukkan sejumlah kelemahan yang mencolok. Pemain Lakers, Marcus Smart, berbicara mengenai pertemuan defensif yang disebutkan oleh pelatih kepala JJ Redick, dan dia mengakui bahwa timnya terlihat mengecewakan dalam sesi tersebut.
Reaksi Pemain
“Tidak ada yang suka menonton film setelah kita kalah,” ujar Smart. “Ini sulit, karena film tidak pernah berbohong. Kami jelas menunjukkan kelemahan, yang sebenarnya sudah kami ketahui. Kami hanya menang banyak, jadi itu bisa tertutupi. Namun, kami harus bisa melakukan pertahanan yang lebih baik.”
Smart menambahkan, “Laporan kontra kami mengatakan bahwa kami tidak bisa menjaga pemain lawan. Jika kami ingin menjadi hebat di liga ini dan mencapai tujuan kami, kami harus bisa menjaga, terutama di wilayah Barat. Mereka bukan lawan yang bisa dianggap enteng, apalagi dengan nama Lakers di dada kami.”
Kondisi Saat Ini
Masalah pertahanan memang diperkirakan menjadi catatan utama Lakers musim ini, dan terbukti demikian. Meskipun mereka memiliki catatan impresif 17-7, peringkat defensif 116,7 mereka berada di urutan ke-21 di NBA. Bahkan angka ini jauh lebih buruk ketika dilihat dari pertandingan terbaru mereka.
Bulan Desember lalu, Lakers memiliki rating defensif sebesar 123,7 yang menempatkan mereka di urutan ke-29, di bawah tim seperti Utah Jazz dan New Orleans Pelicans, dengan hanya Washington Wizards di posisi paling bawah. Ini jelas bukan resep yang baik untuk mencapai kesuksesan.
Statistik Pertandingan
Dalam kekalahan melawan Spurs, Lakers membiarkan lawan mereka mencetak 50% dari tembakan dan 44,7% dari luar garis tiga poin. Bahkan, Victor Wembanyama tidak bermain, namun mereka tetap kesulitan menghadapi pertahanan tersebut.
Smart menjadi pemain Lakers yang mungkin bisa dibilang tampil baik defensif dalam pertandingan tersebut. Di sisi ofensif, ia meraih 26 poin (9-16 FG), tiga rebound, satu assist, dan satu block. Kembalinya ia setelah absen enam pertandingan karena cedera punggung menjadi salah satu sinyal positif meski tim kalah.
Masalah Cedera
Meski kembalinya Smart menjadi angin segar, Lakers kini menghadapi kehilangan Austin Reaves akibat cedera betis ringan. Reaves bermain sangat baik dengan rata-rata 27,8 poin, 5,6 rebound, 6,7 assist, 1,0 steal, dan 0,2 block per pertandingan musim ini. Kehilangannya membuat pertahanan tim semakin penting untuk diperbaiki.
“Kami kehilangan salah satu pemain terbaik dan ancaman ofensif kami,” kata Smart. “Semua orang harus meningkatkan permainan mereka di kedua ujung lapangan untuk menutupi kekurangan yang ada.”
Tindak Lanjut
Redick jelas bertekad untuk meningkatkan performa defensif tim dan tidak akan menerima kondisi saat ini. Namun, masih ada tanda tanya seberapa banyak sektor ini bisa diperbaiki. Sebuah pertukaran mungkin menjadi satu-satunya cara untuk meningkatkan kinerja di sisi defensif.
Lakers selanjutnya akan menghadapi Phoenix Suns di Mortgage Matchup Center pada hari Minggu, 8 PM WIB. Pada pertemuan pertama musim ini, Lakers kalah 125-108, di mana mereka tampil buruk dalam pertahanan dan Suns tampil lebih agresif. Redick tentu ingin menghindari kegagalan serupa di pertandingan mendatang.
Dampak Kalahnya Lakers
Kekalahan ini menjadi perhatian serius bagi Lakers, terutama dalam menghadapi kompetisi ketat di wilayah Barat. Tim harus berbenah agar tidak terperosok lebih jauh, terutama jika ingin bersaing di puncak klasemen.
(BA/GN)
sumber : fadeawayworld.net
Leave a comment