Inter Milan Rebut Puncak Serie A, Manfaatkan Tersandungnya Rival
Inter Milan berhasil naik ke puncak klasemen Serie A pada Minggu (waktu setempat) setelah meraih kemenangan 2-1 di kandang Genoa. Keberhasilan ini tidak lepas dari hasil yang kurang memuaskan dari para rival terdekat mereka.
Peluang untuk menduduki posisi teratas terbuka lebar setelah AC Milan ditahan imbang 2-2 oleh Sassuolo. Sebelumnya, sang juara bertahan Napoli juga menelan kekalahan tipis 0-1 dari Udinese pada hari yang sama.
Inter Tak Buang Peluang
Inter Milan memanfaatkan kesempatan emas ini dengan baik di Stadion Luigi Ferraris, markas Genoa. Dua gol dari bek asal Jerman, Yann Bisseck, di babak pertama, dan sang kapten Lautaro Martinez di babak kedua, memastikan tiga poin krusial bagi Nerazzurri.
Meski Vitinha, penyerang Portugal milik Genoa, sempat mencetak gol di menit ke-68 yang membuat pertandingan menjadi lebih menegangkan, Inter mampu mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit akhir. Hasil ini membuat Inter unggul satu poin dari Milan di posisi kedua, sementara Napoli terpaut satu poin lagi di peringkat ketiga.
“Kami menunjukkan karakter yang kuat karena ini adalah pertandingan yang sulit. Ini adalah tiga poin yang sangat penting,” ujar pelatih Inter, Simone Inzaghi.
Kekecewaan Napoli dan Milan
Sebelumnya, Napoli menyia-nyiakan kesempatan untuk naik ke puncak klasemen setelah rentetan tiga kemenangan beruntun mereka di liga terhenti. Meskipun memiliki dua gol yang dianulir, Udinese berhasil mencuri kemenangan berkat gol penentu Jurgen Ekkelenkamp di menit ke-73.
Napoli, yang saat itu dilanda badai cedera, pasti merasa ini adalah peluang yang terbuang sia-sia. Kemenangan akan mengangkat mereka ke puncak klasemen menyusul hasil imbang AC Milan. Namun, pelatih Napoli menyatakan bahwa ia “tidak bisa menyalahkan para pemainnya”.
“Dalam situasi darurat kami, mereka telah memberikan segalanya. Mereka hanya perlu menunjukkan lebih banyak karakter, dan sedikit keberanian,” tambahnya.
Sementara itu di Milan, penyerang Prancis Armand Lauriente mengamankan gol penyama kedudukan di menit ke-77 untuk Sassuolo, yang sempat unggul lebih dulu lewat gol Ismael Kone. Milan sempat berjuang keras. Davide Bartesaghi menyamakan kedudukan setelah setengah jam, dan bek berusia 19 tahun itu kemudian menambah gol kedua dari sudut sempit setelah jeda. Namun, Lauriente memastikan tim tamu pulang dengan satu poin.
“Kami memainkan pertandingan yang bagus,” kata pelatih Milan, Stefano Pioli. “Orang mungkin berpikir kami kehilangan dua poin, saya pikir kami mendapatkan satu poin yang bisa menjadi penting. Kami masih perlu meningkatkan diri, karena kami terlalu banyak kebobolan. Tapi kami berada di empat besar, itu adalah tujuan kami di awal musim,” jelasnya kepada DAZN.
Juventus Menang Tipis, Posisi Teratas Makin Ketat
Pada pertandingan lain di hari yang sama, Juan Cabal mencetak satu-satunya gol saat Juventus naik ke posisi kelima dengan kemenangan 1-0 atas Bologna. Laga tersebut diwarnai kartu merah untuk bek tengah Bologna asal Norwegia, Torbjorn Heggem.
Kemenangan ini membawa Juve hanya terpaut satu poin dari AS Roma, yang akan menjamu Como pada Senin malam (waktu setempat), di posisi terakhir kualifikasi Liga Champions.
Jeda Liga untuk Piala Super
Sejumlah tim Serie A akan absen dari jadwal liga pekan depan karena partisipasi mereka di Piala Super Italia yang digelar di Arab Saudi.
(LC/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment