Mantan Bintang UFC Alex Garcia Ditangkap dalam Operasi Narkoba Besar di Kanada
Mantan bintang UFC, Alex Garcia, telah ditangkap di Kanada menyusul operasi penangkapan narkoba besar-besaran. Kepolisian Montreal mengonfirmasi bahwa Garcia termasuk di antara tiga tersangka yang ditangkap pekan lalu. Penangkapan ini terjadi setelah pihak berwenang menyita 102 kilogram kokain, bersama dengan narkoba lain, uang tunai, kendaraan, dan senjata api, dalam apa yang digambarkan polisi sebagai operasi “besar” oleh unit anti-gang kota tersebut.
Detail Operasi Penangkapan
Menurut laporan dari CTV News di Kanada, kokain yang disita bernilai sekitar $2.5 juta AUD atau setara dengan $1.7 juta USD. Selain itu, petugas juga menyita 20 liter gamma-hydroxybutyrate (GHB), sekitar lima kilogram heroin, uang tunai sebesar $306.000, serta tiga senjata api dan dua kendaraan.
Penyelidikan kriminal ini, yang diluncurkan pada Juli 2023, mengungkapkan bahwa area Toronto digunakan sebagai sumber pasokan narkoba. Obat-obatan terlarang tersebut kemudian dijual kembali dengan harga lebih tinggi di wilayah Greater Montreal.
Selain Garcia, Michele Laddaga (49) dan Victor Julio Sanchez Medrano (45) juga ditahan sehubungan dengan penyelidikan ini. Sementara itu, dua tersangka lainnya, Veronique Plouffe dan Rattana Sem, masih dalam pelarian.
Garcia, yang kini berusia 38 tahun, menghadapi dakwaan “perdagangan narkoba dan kepemilikan hasil kejahatan”. Kuantitas narkoba yang terlibat mengindikasikan bahwa ia dapat menerima hukuman penjara yang berat jika terbukti bersalah.
Jejak Karier “The Dominican Nightmare”
Alex Garcia bergabung dengan daftar petarung UFC pada tahun 2013 dan mencatatkan kemenangan knockout hanya dalam 43 detik saat debutnya melawan petarung Australia, Ben Wall. Dikenal dengan julukan “The Dominican Nightmare”, ia kemudian melanjutkan dengan kemenangan split-decision atas Sean Spencer di UFC 171.
Setelah kekalahan unanimous decision dari Neil Magny, Garcia bangkit kembali dengan kemenangan atas Mike Swick. Mantan juara UFC, Sean Strickland, memberikan kekalahan knockout kedua bagi Garcia di acara UFC Fight Night di Pittsburgh. Garcia kemudian pulih dengan kemenangan knockout ronde pertama atas Mike Pyle pada tahun yang sama, yang membuatnya mendapatkan bonus Performance of the Night.
Pada tahun 2017, Garcia mencatatkan rekor 1–1, kalah unanimous decision dari Tim Means di Oklahoma City sebelum menutup tahun dengan kemenangan submission rear-naked choke atas Muslim Salikhov. Setelah mengalami kekalahan dari Ryan LaFlare dan Court McGee, Garcia dilepas dari UFC pada tahun 2018.
Setelah meninggalkan UFC, Garcia melanjutkan kariernya secara internasional, bertarung dua kali untuk promotor Rusia ACA. Kedua pertarungan tersebut berakhir dengan kekalahan KO, masing-masing pada tahun 2019 dan awal 2020. Penangkapan ini kini membawa konsekuensi hukum yang serius bagi masa depan sang mantan petarung.
(OL/GN)
sumber : www.foxsports.com.au
Leave a comment