Kesalahan Memalukan Penyerang Newcastle Menentukan Derby Tyne-Wear Pertama Sejak 2015/16
Sunderland berhasil meraih hak bragging lokal atas Newcastle United dengan kemenangan 1-0 di Stadium of Light, berkat gol bunuh diri Nick Woltemade yang menentukan laga derby yang tegang pada hari Minggu.
Penyerang asal Jerman tersebut mencetak gol bunuh diri di awal babak kedua, sebelum tuan rumah berhasil mempertahankan kemenangan ini untuk keempat kalinya secara beruntun di kandang mereka atas rival besar mereka.
Jalannya Pertandingan
Baik Sunderland maupun Newcastle kesulitan untuk menemukan ritme pada awal pertandingan, yang merupakan derby Tyne-Wear pertama di Premier League dalam hampir 10 tahun.
Peluang pertama baru tercipta pada menit ke-22, di mana Enzo Le Fee yang memiliki percobaan yang diblok, diikuti dengan tembakan Granit Xhaka yang melambung jauh dari gawang. Newcastle terpaksa melakukan pergantian lebih awal, ketika Dan Burn mengalami cedera di menit ke-41, dan kehilangan postur tinggi tersebut terasa ketika Dan Ballard dari Sunderland mengungguli Tino Livramento untuk mencetak peluang sebelum babak pertama berakhir.
Namun, terobosan datang secara tidak terduga hanya 59 detik setelah babak kedua dimulai, ketika Woltemade secara tak sengaja mengalihkan umpan silang dari Nordi Mukiele ke gawangnya sendiri.
Pengganti Sunderland, Wilson Isidor, membuat Aaron Ramsdale bekerja dari sudut sempit, sementara di ujung lain, pengganti Newcastle, Yoane Wissa, gagal menyambut umpan dari Jacob Murphy. Sayangnya, itu adalah kesempatan terakhir bagi tim tamu untuk menyamakan skor; tuan rumah berhasil bertahan meskipun ada ketegangan di menit tambahan yang berujung pada kartu kuning untuk empat pemain – Isidor dari Sunderland dan Bruno Guimaraes, Malick Thaw, serta Joe Willock dari Newcastle.
Reaksi Pemain
Sunderland mencatatkan kemenangan di empat pertemuan liga kandang secara beruntun atas Newcastle untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Mereka juga berhasil menyamakan rekor pertemuan langsung, dengan masing-masing meraih 54 kemenangan dari 158 pertemuan.
Meskipun hanya mengantongi satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir di Premier League, Sunderland tetap mempertahankan rekor tak terkalahkan di Stadium of Light dan tidak kalah dari Newcastle di liga sejak free kick Ryan Taylor pada Agustus 2011.
Sementara itu, Newcastle belum mampu mencetak gol dalam derby ini selama 10 pertandingan sekarang, dengan tampil kurang tajam secara keseluruhan. Tim besutan Eddie Howe tidak menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dalam pertandingan kali ini.
Statistik Pertandingan
Secara keseluruhan, tidak banyak yang memisahkan kedua tim, dengan Sunderland hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dari dua tembakan Newcastle. Meski demikian, ketahanan pertahanan Sunderland cukup kuat untuk menghalau setiap upaya dari Newcastle.
Statistik mencatat bahwa laga ini memiliki jumlah tembakan paling sedikit (11) dan total Expected Goals (xG) terendah (0,53) dari pertandingan Premier League musim ini. Ini juga menjadi pertandingan dengan tembakan paling sedikit sejak Maret 2023.
Reaksi Pelatih
Regis Le Bris: “Kami akan menikmati hasil ini. Saya bahagia untuk para pemain, klub, dan para penggemar yang sangat layak mendapatkannya. Kami tetap fokus pada cara bermain kami.”
Eddie Howe: “Ini adalah hasil yang sangat mengecewakan bagi kami. Kami tidak mampu bergerak maju dalam serangan. Sangat sedikit peluang yang tercipta dalam pertandingan ini.”
Dampak dan Tindak Lanjut
Kekalahan ini membuat Newcastle tertahan di posisi 12, sementara Sunderland melesat ke peringkat ketujuh, menjauh empat poin dari mereka. Kedua tim akan berfokus pada pertandingan berikutnya, di mana Newcastle akan menghadapi Fulham pada babak perempat final EFL Cup hari Rabu dan kemudian menjamu Chelsea di St James’ Park pada hari Sabtu.
Dengan harapan Sunderland dapat meneruskan momentum, mereka akan bertandang ke Brighton & Hove Albion dalam laga berikutnya.9999999999999999999999
(PL/GN)
sumber : www.premierleague.com
Leave a comment