Home Motorsport Formula 1 3 Kisah Inspiratif: Begini Mereka Tembus F1!
Formula 1

3 Kisah Inspiratif: Begini Mereka Tembus F1!

Share
3 Kisah Inspiratif: Begini Mereka Tembus F1!
Share

Mengungkap Kisah Tak Terungkap: Keragaman Talenta Kunci Inovasi Formula 1

Formula 1 selalu beroperasi pada level tertinggi di setiap aspeknya. Mulai dari rekayasa dan desain, hingga logistik dan pemasaran, setiap bagian dari tim harus selalu tampil maksimal. Hal ini hanya bisa terwujud berkat para karyawan inspiratif dengan latar belakang yang sangat beragam.

Setiap orang punya cerita berbeda tentang bagaimana mereka bisa terjun ke olahraga bergengsi ini. Dalam seri terbaru “My Untold Story”, kami berbincang dengan tiga individu inspiratif untuk membahas latar belakang dan peran mereka di F1.

Kisah-kisah mereka menunjukkan betapa pentingnya keragaman dalam memicu inovasi berkelanjutan. Ini berdampak positif tidak hanya pada performa di lintasan, tetapi juga pada pengalaman penggemar secara keseluruhan dan elemen hiburan yang disajikan.

Melissa Birk – Junior Infrastructure Designer Kick Sauber

Melissa Birk dari Kick Sauber menjelaskan perannya sebagai Junior Infrastructure Designer. Ia juga berbagi bagaimana keluarganya berkontribusi pada antusiasmenya terhadap motorsport. Setelah didiagnosis ADHD pada usia 21 tahun, Melissa juga terbuka tentang bagaimana ia belajar mengatasi kondisi tersebut secara positif, setelah sempat mengalami kesulitan di sekolah pada masa kanak-kanak.

Clara Ghattas – Junior Composite Design Engineer Aston Martin

Clara Ghattas menguraikan perjalanannya menuju posisi Junior Composite Design Engineer di Aston Martin. Ia harus menghadapi beberapa penolakan sebelum akhirnya mendapatkan peran di Formula 1. Clara juga menceritakan kebanggaannya sebagai seorang Koptik Ortodoks Mesir.

Mark Chircop – Software Analytics Manager Ferrari

Mark Chircop menjelaskan pentingnya perannya sebagai Software Analytics Manager di Ferrari, sebuah posisi yang tak pernah ia bayangkan akan dipegangnya dalam “mimpi terliarnya”, setelah terhanyut dalam motorsport sejak kecil. Ia juga menggambarkan momen “cubit diri sendiri” ketika menerima panggilan telepon dari Ferrari, padahal saat itu ia sedang bekerja di bank investasi di London.

Baca juga:  CODE Sports: Fokus Olahraga, Bukan Cookies!

Kisah-kisah inspiratif ini menegaskan bahwa kesuksesan Formula 1 bukan hanya tentang kecepatan mobil, tetapi juga tentang kekuatan keragaman pemikiran dan pengalaman yang dibawa oleh setiap individu di balik layar. Mereka adalah bukti nyata bahwa inovasi tak mengenal batas latar belakang, memperkaya olahraga ini baik di dalam maupun di luar lintasan.

(SA/GN)
sumber : www.formula1.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Empat Besar Tak Terkejar, Gap ke 2026 Makin Lebar!

Dominasi Empat Besar kian tak terkejar. Kesenjangan mereka dengan rival diprediksi makin...

Ferrari F1 2026: Kencang Doang Atau Emang Beneran Ngebut?

Ferrari F1 2026: Akankah mobil ini benar-benar ngebut di lintasan atau hanya...

Honda F1: Akui tes Bahrain berat bareng Aston Martin.

Honda F1 akui tes Bahrain berat bareng Aston Martin, hadapi tantangan jelang...

Rekap Hari Kedua Tes Pra-Musim F1 Bahrain: Makin Panas!

Tes pra-musim F1 Bahrain hari kedua makin panas! Para pembalap unjuk gigi,...