Stephen Curry Tampil Mengkilap, Warriors Tetap Terpuruk
Stephen Curry terus menunjukkan performa luar biasa, namun sayangnya tim Golden State Warriors masih mengalami kesulitan meraih kemenangan. Dalam dua pertandingan terakhirnya setelah pulih dari cedera, Curry telah mencetak total 87 poin, termasuk 48 poin dan 12 tembakan tiga angka melawan Portland pada hari Minggu. Meski demikian, Warriors harus menelan kekalahan 136-131, yang menjadi kekalahan kedua berturut-turut mereka, sehingga rekor mereka kini menjadi 13-14.
Kritik Pelatih dan Permasalahan Turnover
Pelatih Steve Kerr mengakui kesulitan yang dihadapi timnya. “Saya merasa tidak menjalankan tugas dengan baik tahun ini,” ujar Kerr setelah pertandingan, seperti yang dilaporkan oleh ESPN. Meskipun Curry berhasil melewati Michael Jordan dalam jumlah pertandingan dengan 40 poin setelah usia 30 tahun, pencapaian ini teredam oleh kekalahan tim yang kembali mengalami keruntuhan di kuarter terakhir. Golden State membiarkan lawan mencetak 40 poin di kuarter keempat dan kehilangan keunggulan 10 poin dalam 10 menit terakhir.
Masalah Utama: Turnover
Turnover menjadi masalah paling nyata bagi Warriors, di mana mereka melakukan 18 turnover saat melawan Portland, termasuk delapan yang ditorehkan oleh Draymond Green. Dengan rata-rata 16 turnover per pertandingan, Warriors berada di urutan keenam terbanyak di liga dan mencatatkan 4-11 ketika kalah dalam pertempuran turnover.
“Kami membuat keputusan buruk,” ungkap Green. “Kami terlalu tua untuk melakukan kesalahan ini,” tambahnya.
Performa Serangan yang Tidak Konsisten
Keberadaan Curry di lapangan seharusnya membawa dampak positif, karena ketika ia bermain, tingkat skor Golden State cukup baik. Namun, saat ia duduk, serangan mereka merosot tajam. “Saya rasa kami tahun lalu lebih baik dalam menempatkannya agar bisa menyerang,” kata Kerr. “Kami perlu kembali ke cara itu.”
Kesulitan dalam Rotasi Pemain
Rotasi pemain yang tidak stabil juga memperburuk situasi. Kerr telah menggunakan 15 formasi starting yang berbeda dalam 27 pertandingan terbaru, menyebabkan kesulitan dalam menemukan ritme. Jonathan Kuminga bahkan terpaksa keluar dari rotasi meskipun dalam kondisi sehat, dan cedera lain juga turut mengganggu kontinuitas tim.
“Saya berharap kami dapat memperbaiki itu dan memiliki rentetan kemenangan yang membuat semua orang bisa merasa nyaman,” ungkap Curry.
Kesimpulan
Dengan performa luar biasa yang ditunjukkan Curry, pertanyaan besar kini menggelayuti Warriors: dapatkah mereka memperbaiki masalah yang ada ataukah akan terus terpuruk? Dengan kompetisi yang semakin ketat, penting bagi tim untuk segera menemukan solusi dan mencapai konsistensi agar bisa bersaing di puncak klasemen.
(BA/GN)
sumber : hoopswire.com
Leave a comment