Sentuhan Taktik Jenius Cristian Chivu Bawa Inter Milan Raih Poin Penuh di Kandang Genoa
Inter Milan berhasil mengamankan tiga poin penting dalam laga tandang Serie A melawan Genoa pada hari Minggu. Kemenangan dramatis dengan skor 2-1 ini tidak lepas dari perubahan taktik krusial yang dilakukan oleh manajer Cristian Chivu.
Menurut laporan terbaru, Chivu, yang kini berusia 45 tahun, membuat penyesuaian strategi yang menjadi kunci sukses Nerazzurri dalam membawa pulang poin penuh dari markas Genoa, Stadio Luigi Ferraris.
Kemenangan Penting di Marassi
Inter Milan menghadapi pertandingan sulit di kandang Genoa yang dikenal angker. Namun, tim asuhan Chivu berhasil menunjukkan performa solid. Yann Bisseck dan Lautaro Martinez mencatatkan namanya di papan skor sebelum jeda turun minum, menginspirasi kemenangan berharga 2-1.
Hasil ini memastikan Inter akan merayakan Natal di puncak klasemen Serie A, sebuah pencapaian yang memuaskan setelah laga yang juga menjadi persiapan terakhir mereka sebelum berangkat menuju Arab Saudi.
Perubahan Taktik Brilian Cristian Chivu
Sepanjang musim ini, Inter dikenal sebagai tim yang paling sering melepaskan umpan silang di liga, dengan rata-rata 4,7 percobaan per pertandingan. Gaya bermain ini, di satu sisi, membuat mereka agak mudah ditebak oleh lawan.
Melihat kondisi tersebut, Cristian Chivu memutuskan untuk melakukan pendekatan berbeda pada pertandingan hari Minggu melawan Genoa. Ia menginstruksikan Carlos Augusto dan Luis Henrique untuk memainkan peran yang lebih konservatif.
Tugas utama keduanya adalah menciptakan ruang di antara lini tengah dan belakang lawan, yang kemudian bisa dimanfaatkan oleh Nicolo Barella dan Petar Sucic. Modifikasi taktik ini terbukti efektif. Inter menjadi lebih mampu mengontrol penguasaan bola dan melancarkan serangan yang lebih terukur dan presisi.
Dampak dan Konsekuensi
Keputusan Chivu untuk mengubah fokus serangan dari umpan silang yang masif menjadi penetrasi melalui ruang di antara lini, menunjukkan fleksibilitas taktiknya. Inter tidak lagi hanya mengandalkan satu pola serangan, tetapi mampu beradaptasi sesuai kebutuhan pertandingan.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga sebuah pernyataan bahwa Inter Milan di bawah asuhan Chivu memiliki kedalaman taktik yang bisa diandalkan. Ini akan menjadi modal berharga bagi mereka untuk menghadapi jadwal padat ke depan, termasuk perjalanan ke Arab Saudi untuk agenda selanjutnya. Kemampuan beradaptasi seperti ini akan sangat penting dalam perburuan gelar juara.
(SA/GN)
sumber : sempreinter.com
Leave a comment