Agak mengejutkan bahwa kita kini sudah berada di pekan pertarungan Jake Paul melawan Anthony Joshua yang dijadwalkan pada 19 Desember. Biasanya, pertarungan sebesar ini membutuhkan persiapan berbulan-bulan, di mana upaya promosi dimulai dengan gencar, mereda, lalu dihidupkan kembali secara besar-besaran saat pekan pertarungan tiba.
Namun, laga ini berbeda karena tersusun dalam waktu singkat, diumumkan pada pertengahan November, tak lama setelah kabar pembatalan pertarungan Jake Paul melawan Gervonta "Tank" Davis. Mengingat waktu yang unik ini, persiapan Jake vs. Joshua terasa seperti lari cepat menuju garis finis yang kini semakin dekat. Yang pasti, kedua petinju telah melakukan bagian mereka dalam mempromosikan laga ini, baik melalui wawancara, pertemuan tatap muka, atau unggahan media sosial.
Mengingat mereka berdua adalah dua dari lima nama teratas di dunia tinju secara global, tidak ada keraguan bahwa pertarungan ini akan membangkitkan banyak minat dan intrik. Meski begitu, banyak pihak merasa intrik ini akan berakhir begitu bel pembuka berbunyi dan Paul serta Joshua mulai bertukar pukulan. Pasalnya, Joshua lebih besar, lebih berpengalaman, dan lebih terampil, sehingga diprediksi akan memukul KO Paul sebelum ronde pertama berakhir.
Anthony Joshua Jujur Soal Peluang Jake Paul dalam Pertarungan
Anthony Joshua tidak kekurangan kepercayaan diri. Namun, ia tentu tahu betul bahwa siapa pun bisa keluar sebagai pemenang di ring pada malam tertentu. Joshua pernah menjadi pihak yang melancarkan KO brutal dan juga pernah merasakan kekalahan tak terduga.
Meski memahami hal ini, Joshua tidak memberikan banyak peluang bagi Paul saat mereka berhadapan nanti. Hal itu ia sampaikan dalam komentar di episode MVP Uncut pada 16 Desember.
“Saya tidak terlalu mencari kelemahan siapa pun. Saya hanya melihat kekuatan Jake. Dia bagus, dan saya akan melawan Jake Paul versi terbaik dari dirinya,” kata Joshua.
“Menariknya, ada kesempatan untuk mengabaikan pertarungan ini. Saat ini, fokus utama saya adalah Jake Paul, dan saya telah menutup telepon dengan hormat. Namun bagi saya dan tim, fokus telah menyala, dan kami menargetkan 19 Desember.”
“Saya memang berpikir Jake memiliki peluang… meski sangat kecil,” tambah Joshua sambil tertawa kecil.
Fakta bahwa Joshua mengakui Paul memiliki peluang untuk meraih kemenangan — sekecil apa pun itu — menunjukkan mengapa bahkan para peragu terbesar Paul masih perlu menyaksikan pertarungan pada 19 Desember nanti. Walaupun mungkin hanya untuk menyaksikan Paul dipukul KO.
Berita Tinju Terbaru
- Amir Khan Kirim Peringatan Mengerikan kepada Jake Paul Jelang Pertarungan Anthony Joshua
- Shakur Stevenson Beri Pandangan Jujur soal Pertarungan Jake Paul–Anthony Joshua
- Manny Pacquiao Ungkap Apa yang Harus Canelo Lakukan untuk Kalahkan Terence Crawford
- Terence Crawford Beri Reaksi 5 Kata untuk Kabar Rematch Canelo Alvarez
(OL/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment