FIFA Umumkan Hadiah Piala Dunia 2026: Melonjak 65,2 Persen!

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah menetapkan total hadiah uang untuk Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Dengan total mencapai 727 juta dolar AS (sekitar Rp11,4 triliun dengan kurs Rp15.700/USD), ini menjadi jumlah hadiah terbesar dalam sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
FIFA sendiri baru-baru ini menggelar pertemuan dewan di Doha, Qatar, pada 17 Desember lalu, untuk mengonfirmasi besaran dan metode distribusi hadiah uang Piala Dunia 2026. Korea Selatan, sebagai salah satu negara peserta, dipastikan akan mengantongi setidaknya 10,5 juta dolar AS hanya dengan berpartisipasi di babak final.
Peningkatan Signifikan Hadiah Juara
Jumlah hadiah uang ini menunjukkan peningkatan fantastis sebesar 65,2 persen dibandingkan dengan Piala Dunia Qatar 2022 yang berjumlah 440 juta dolar AS. Dana hadiah ini akan diterima oleh masing-masing asosiasi sepak bola nasional yang membawahi timnas, dan selanjutnya, keputusan mengenai bonus bagi pemain berada di tangan setiap asosiasi.
Tren peningkatan total hadiah Piala Dunia telah terjadi secara stabil di setiap edisi. Turnamen di Prancis pada tahun 1998 menjadi yang pertama kali menembus angka 100 juta dolar AS (103 juta dolar AS). Kemudian, melonjak menjadi 156,6 juta dolar AS di Piala Dunia Korea-Jepang 2002. Pesta uang terbesar akan tersaji di edisi Amerika Utara tahun depan, jauh melampaui 348 juta dolar AS pada Piala Dunia Afrika Selatan 2010 dan 400 juta dolar AS di Rusia 2018.
Detail Distribusi Dana Miliar Dolar
Dari total 727 juta dolar AS, sebanyak 72 juta dolar AS akan dialokasikan sebagai biaya persiapan kompetisi, di mana setiap dari 48 negara peserta akan menerima 1,5 juta dolar AS. Sementara itu, sisa 655 juta dolar AS akan didistribusikan berdasarkan pencapaian akhir di turnamen.
Juara Piala Dunia 2026 akan membawa pulang hadiah fantastis sebesar 50 juta dolar AS. Runner-up tidak kalah besar, dengan 33 juta dolar AS. Bahkan tim-tim yang tersingkir di babak penyisihan grup (peringkat 33 hingga 48) akan tetap menerima 9 juta dolar AS masing-masing. Ini berarti, seperti contoh Federasi Sepak Bola Korea, mereka telah mengamankan 10,5 juta dolar AS hanya dengan lolos ke final.
Jika sebuah tim berhasil melewati fase grup dan melaju ke babak 32 besar, mereka akan mengantongi 12,5 juta dolar AS, termasuk biaya persiapan. Hadiah akan meningkat menjadi 16,5 juta dolar AS jika berhasil mencapai babak 16 besar. Sebagai perbandingan, Korea Selatan, yang mencapai babak 16 besar di Piala Dunia Qatar 2022, saat itu menerima sekitar 17,2 miliar won dari FIFA dan menggunakannya sebagai bonus bagi para pemain.
Dampak Positif dan Perluasan Partisipasi
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama dengan 48 negara peserta, bertambah dari 32 tim pada edisi Qatar. Perluasan ini secara alami turut meningkatkan total hadiah uang dan biaya persiapan. Presiden FIFA, Gianni Infantino, menjelaskan pentingnya perluasan hadiah ini.
“Piala Dunia di Amerika Utara akan menjadi turnamen yang inovatif dalam hal kontribusi finansial bagi komunitas sepak bola global,” ujar Infantino. Pernyataan ini menegaskan komitmen FIFA untuk terus mendukung pengembangan sepak bola di seluruh dunia, memberikan insentif lebih besar bagi setiap negara untuk berpartisipasi dan bersaing di level tertinggi. Dengan hadiah yang semakin menggiurkan, persaingan di Piala Dunia 2026 diprediksi akan semakin ketat dan menarik.
(WC/GN)
sumber : www.mk.co.kr
Leave a comment