Italiano Soroti Inkonsistensi Lewis Ferguson Jelang Semifinal Supercoppa Kontra Inter
Pelatih Bologna, Vincenzo Italiano, memberikan pandangannya mengenai performa gelandang andalannya, Lewis Ferguson. Italiano mengakui Ferguson tampil di level yang sangat tinggi bersama tim nasional Skotlandia, namun performanya bersama Bologna disebut “tidak selalu tajam” dan sedang dalam periode naik-turun. Komentar ini disampaikan Italiano dalam konferensi pers pra-pertandingan menjelang semifinal Supercoppa Italiana melawan Inter Milan pada Kamis, 18 Desember 2025.
Ferguson, yang merupakan pemain internasional Skotlandia, tercatat hanya menjadi starter di dua dari lima pertandingan terakhir Serie A. Ia sempat menghangatkan bangku cadangan dalam laga kontra Udinese dan Cremonese. Kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya bugar menimbulkan pertanyaan mengenai berapa menit ia bisa bermain pada pertandingan krusial besok.
Ferguson dan Periode “Naik-Turun”
Mengenai kondisi Ferguson, Italiano menegaskan tidak ada masalah serius terkait menit bermain atau kebugaran sang pemain. “Ini bukan masalah menit bermain atau kebugaran. Ia sedang bergantian antara pertandingan dengan fokus dan kualitas tinggi, dengan pertandingan lain yang kurang tajam. Hal seperti ini bisa terjadi,” ujar Italiano seperti dikutip dari Sky Sport Italia.
“Tidak ada masalah. Ketika ia bergabung dengan tim nasional, ia tampil di level yang sangat tinggi; di sini, ia sedang dalam periode naik-turun. Ia juga baru pulih dari masalah minor pada lututnya.”
Menuju Semifinal Supercoppa Italia
Bologna akan menghadapi Inter Milan dalam semifinal Supercoppa Italiana. Laga ini mempertemukan Bologna sebagai juara Coppa Italia musim 2024-25, melawan Inter Milan yang merupakan runner-up Serie A musim lalu. Pertandingan ini dijadwalkan pada Jumat, 19 Desember 2025 dini hari WIB, dan dapat disaksikan melalui platform streaming resmi yang menayangkan kompetisi sepak bola Italia di Indonesia, seperti Vidio atau Champions TV.
Ini adalah format pertandingan sistem gugur, dengan penentuan melalui adu penalti langsung setelah 90 menit waktu normal, tanpa perpanjangan waktu. “Ini adalah pertandingan knockout, dengan adu penalti setelah 90 menit, jadi ini jenis pertandingan yang berbeda. Inter juga berbeda, melibatkan banyak pemain dan menawarkan sesuatu yang baru secara taktik,” jelas Italiano.
Italiano tidak menyembunyikan kekagumannya terhadap lawan. “Terlepas dari pertandingan melawan Liverpool, yang ditentukan oleh insiden yang dipertanyakan, mereka adalah tim yang bermain bagus, agresif, dan menciptakan banyak peluang. Mereka adalah juara, dan [pelatih] Chivu telah membawa banyak ide baru. Kami tahu kami menghadapi salah satu tim terbaik di Italia dan Eropa.”
Update Skuad dan Kondisi Tim
Menjelang pertandingan penting ini, Bologna juga menghadapi beberapa tantangan terkait kondisi skuad. Striker Ciro Immobile sudah bisa diturunkan, namun ia belum siap bermain sejak menit awal. “Immobile tidak akan bisa menjadi starter. Ia tidak memiliki cukup menit di kakinya, tetapi ia bisa memberikan bantuan besar selama pertandingan,” kata Italiano.
“Ada kekhawatiran ia akan cedera lagi, tetapi saat ini saya melihatnya tenang dan bermain bebas. Memilikinya berarti personality, gol, pengalaman, dan bahaya. Saya berharap dapat meningkatkan menit bermainnya segera.”
Di lini belakang, Bologna menghadapi masalah cedera serius. “Kami memiliki kesulitan besar di lini pertahanan. De Silvestri dan Lykogiannis sudah membantu kami dengan beradaptasi [ke posisi bek tengah],” lanjut pelatih Bologna itu.
“Lucumí sudah jauh lebih baik dengan tendonnya, Vitik baru bergabung dengan grup untuk pertama kalinya kemarin, dan secara jumlah, kami mendapatkan beberapa pemain tambahan. Kami ingin tampil baik, juga demi Presiden. Ia menderita ketika kami kalah, dan ini adalah tontonan ketika kami menang. Saya ulangi, ada kebanggaan yang luar biasa.”
Antusiasme dan Laga Lain
Italiano menegaskan kebanggaan timnya bisa berada di Supercoppa. “Kami tidak hanya senang, lebih dari itu. Dan bangga berada di sini. Saya selalu mengatakan kepada para pemain bahwa ada sesuatu untuk dibuktikan dan sesuatu untuk dipertaruhkan, jadi kami harus siap. Kami mendapatkan tempat ini. Kami dalam kondisi yang baik meskipun kami baru saja menelan kekalahan di liga, tetapi kami menghadapi setiap kompetisi dengan antusiasme dan kepercayaan diri.”
Sebagai informasi, semifinal lainnya akan mempertemukan juara bertahan Scudetto, Napoli, melawan runner-up Coppa Italia, AC Milan. Turnamen ini menjadi panggung bagi tim-tim terbaik Italia untuk memperebutkan trofi bergengsi di awal musim kompetisi.
(SA/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment