Home Sepakbola Champions League Jonas Urbig: Pewaris tahta Neuer, jagoan sweeper-keeper baru Jerman!
Champions League

Jonas Urbig: Pewaris tahta Neuer, jagoan sweeper-keeper baru Jerman!

Share
Jonas Urbig: Pewaris tahta Neuer, jagoan sweeper-keeper baru Jerman!
Share

Urbig Siap Rebut Kesempatan: Saatnya Kiper Muda Bayern Bersinar Menggantikan Neuer

Bayern Munich akan tampil tanpa Manuel Neuer dalam laga terakhir mereka tahun 2025 di markas Heidenheim pada hari Minggu. Namun, cedera hamstring kiper veteran itu telah membuka pintu bagi kiper cadangan, Jonas Urbig, yang berusia 22 tahun, untuk menunjukkan kemampuannya dan merebut kesempatan emas ini.

Kesempatan yang Jarang Datang

Kesempatan seperti ini memang langka bagi Urbig sejak ia bergabung dengan juara bertahan Jerman itu dengan kontrak empat setengah tahun dari klub masa kecilnya, Cologne, sekitar 11 bulan lalu.

Cedera betis yang menimpa kapten Bayern pada bulan Maret lalu membuat Urbig mendapatkan 11 pertandingan beruntun sebagai starter. Periode tersebut termasuk kemenangan 2-0 di babak 16 besar UEFA Champions League atas Bayer Leverkusen dan dua leg kekalahan di perempat final melawan Inter Milan.

Cuplikan: Penyelamatan Terbaik Urbig untuk Cologne

Potensi yang Terbukti

Meski hanya mencatatkan empat penampilan sejak itu – dua di DFB Pokal dan dua di Bundesliga – Urbig telah menunjukkan lebih dari sekadar sekilas potensi besarnya.

Jika tidak ada kejutan di menit-menit terakhir, kiper timnas U21 Jerman delapan kali ini akan berusaha mencatatkan clean sheet Bundesliga ketiga berturut-turut di Voith-Arena. Sebelumnya, ia berhasil menjaga gawangnya tetap perawan saat melawan Borussia Mönchengladbach dan VfB Stuttgart dalam dua penampilannya di liga musim ini.

Dominasi Bayern dalam pertandingan-pertandingan tersebut membuat Urbig hanya perlu melakukan satu penyelamatan—sebuah antisipasi yang cukup rutin dari Deniz Undav di babak kedua kemenangan 5-0 Bayern pada Matchday 13 di MHP Arena.

Urbig terakhir kali menjadi starter untuk pemuncak klasemen Bundesliga saat melawan VfB Stuttgart di Matchday 13.

Perbandingan dengan Sang Legenda

Sejak debutnya di Bundesliga pada bulan Maret, Urbig justru menjadi kiper yang lebih sibuk di antara dua kiper utama Bayern saat berada di lapangan.

Baca juga:  Guehi Diincar 5 Klub UCL! Kapten Palace Siap Pindah?

Dalam 23 penampilan liga tahun ini, Neuer telah menghadapi 55 tembakan tepat sasaran—atau rata-rata 2,39 per pertandingan. Sementara itu, Urbig menghadapi tepat 30 tembakan tepat sasaran dalam 10 penampilannya di liga teratas, lebih dari 20 persen lebih banyak daripada kiper berusia 39 tahun tersebut.

Neuer, seperti yang diduga, unggul dalam sebagian besar metrik kiper kunci. Ia mencatatkan 12 clean sheet, kebobolan 18 gol—atau satu gol setiap 115 menit—dan menyelamatkan lebih dari 67 persen dari 55 percobaan tembakan lawan. Ia berhasil mengamankan hampir setengah dari tembakan-tembakan tersebut (46 persen).

Urbig, yang mencatatkan empat clean sheet Bundesliga pada tahun 2025, rata-rata kebobolan setiap 75 menit, menyelamatkan 60 persen tembakan yang dihadapinya, dan berhasil mengamankan bola 39 persen dari waktu.

Kiper Modern: Lebih dari Sekadar Penyelamat

Namun, siapa pun yang memiliki ambisi untuk menjadi kiper nomor satu baru Bayern harus lebih dari sekadar jago dalam melakukan penyelamatan.

Tidak ada kiper di sepak bola dunia yang lebih baik dalam mengolah bola dengan kaki daripada Neuer selama dua dekade terakhir. Meskipun tidak masuk akal untuk mengharapkan Urbig berkembang menjadi pengganti yang persis sama dengan Neuer sang sweeper-keeper luar biasa, ada tanda-tanda yang menjanjikan.

Neuer merevolusi posisi kiper, berkat kemampuannya membaca permainan dan keahliannya dengan kaki.

Rekan-rekan setim Urbig tentu tidak ragu memberinya bola saat di bawah tekanan. Seperti Neuer, pemain kelahiran Euskirchen ini rata-rata melakukan lebih dari 40 sentuhan dengan kakinya per 90 menit musim ini.

Ia juga memiliki tingkat keberhasilan umpan jauh yang mengesankan—43 persen dibandingkan 48 persen milik kiper veteran itu.

Yang menarik, dalam dua penampilan liganya musim ini, Urbig justru terlibat dalam lebih banyak aksi defensif di luar kotak penaltinya daripada Neuer (empat dibandingkan 2,75 per pertandingan).

Baca juga:  Bournemouth vs Arsenal: Prediksi line-up, statistik, dan ulasan menarik!

Dalam dua penampilan liganya musim ini, Urbig terlibat dalam lebih banyak aksi defensif di luar area penalti daripada Neuer.

Lebih menarik lagi, aksi-aksi tersebut membuat pemain berusia 22 tahun itu bergerak lebih jauh dari garis gawangnya daripada mantan kiper Schalke (rata-rata 22,6m dibandingkan 20,7m). Mungkinkah Bayern memiliki sweeper-keeper kelas dunia lainnya dalam skuad mereka?

Rencana Jangka Panjang Bayern

Pada perkenalannya kembali pada bulan Januari, direktur olahraga klub, Christoph Freund, menggambarkan akuisisi “kiper muda menjanjikan” Urbig sebagai “transfer dengan pandangan ke masa depan”.

Secara publik, setidaknya, pelatih kepala Vincent Kompany selalu menggemakan sentimen Freund, menegaskan bahwa ia memiliki “rencana yang jelas” untuk kiper cadangan Neuer.

Cuplikan: Urbig tentang kepindahannya ke Bayern

Ketika ditanya mengenai rencana tersebut menjelang pertandingan Champions League melawan Sporting awal bulan ini, Kompany menjawab: “Kami membahas dengan sangat, sangat jelas di awal musim bagaimana Urbig akan diturunkan.”

“Sebagai seorang pelatih, saya telah belajar bahwa jika Anda berkomitmen [pada satu kiper] terlalu dini, Anda selalu bisa berada dalam masalah.”

Dampak dan Konteks

Dengan absennya Neuer, pertandingan melawan Heidenheim bukan hanya sekadar laga biasa bagi Urbig. Ini adalah panggung untuk membuktikan bahwa ia bisa menjadi lebih dari sekadar pelapis. Performa tenang lainnya dari Urbig melawan Heidenheim mungkin akan membuat Kompany perlu memikirkan kembali rencananya, dan mungkin saja mempercepat proses transisi di bawah mistar gawang Bayern.

(LC/GN)
sumber : www.bundesliga.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

UCL Playoff: Yuk, Intip Hasil Leg Perdananya!

UCL Playoff leg pertama sudah rampung! Penasaran tim mana yang unggul? Yuk,...

Inter tumbang, Italia terancam jadi penonton di UCL!

Inter tumbang! Kekalahan di UCL membuat Italia terancam jadi penonton. Jatah otomatis...

Eks Bintang Bayern Alaba Mikir ke MLS?

Rumor mengejutkan! David Alaba, mantan bintang Bayern dan bek Real Madrid, disebut...

VIDEO Fenerbahce 0-3 Nottingham Forest | Europa League 25/26 Match Highlights

Judul: Fenerbahçe 0-3 Nottingham Forest | Sorotan Pertandingan Liga Europa 25/26 Deskripsi...