Home Sepakbola Liga Lainnya Gila! Aksi Safonov Paksa PSG Adu Penalti Dramatis!
Liga Lainnya

Gila! Aksi Safonov Paksa PSG Adu Penalti Dramatis!

Share
Gila! Aksi Safonov Paksa PSG Adu Penalti Dramatis!
Share

Safonov Pahlawan PSG di Final Piala Interkontinental: Selamatkan Empat Penalti Beruntun!

Paris Saint-Germain (PSG) sukses merengkuh trofi Piala Interkontinental setelah mengalahkan Flamengo dalam drama adu penalti yang mendebarkan. Penampilan heroik kiper Matvey Safonov menjadi kunci utama kemenangan tim asal Paris tersebut, terutama saat ia menyelamatkan empat tendangan penalti berturut-turut di babak penentuan.

Drama 120 Menit di Final Piala Interkontinental

Pertandingan final berlangsung alot dan penuh ketegangan, di mana kedua tim harus bermain selama 120 menit sebelum akhirnya skor tetap imbang 1-1. Sejumlah peluang emas sempat terbuang percuma oleh para pemain PSG yang seharusnya bisa mengunci kemenangan lebih awal.

PSG unggul lebih dulu lewat gol Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-38. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Jorginho dari Flamengo berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti pada menit ke-62.

Aksi Heroik Matvey Safonov di Adu Penalti

Meski adu penalti akhirnya dimenangkan PSG dengan skor 2-1, peran Matvey Safonov sangat krusial. Kiper dengan rating 9.5 ini memang muncul sebagai pemain paling menonjol. Namun, penampilannya selama 120 menit waktu normal tidak selalu bisa diandalkan secara konsisten.

Flamengo tercatat hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran selama 120 menit pertandingan, yang berarti Safonov tidak terlalu banyak melakukan penyelamatan krusial. Di pertengahan babak pertama, ia nyaris membuat blunder fatal akibat tekanan intens. Lalu, menjelang akhir babak kedua, ia terlihat pasif saat menyaksikan tembakan Flamengo melenceng dari sasaran.

Kesalahan Safonov juga termasuk saat ia gagal menahan tendangan penalti Jorginho di menit ke-61 dan tak mampu menyelamatkan penalti pertama Nicolás De La Cruz dalam babak adu penalti. Namun, setelah itu, fokusnya berubah total. Safonov menunjukkan ketenangan luar biasa dan sukses menepis empat tendangan penalti Flamengo secara berturut-turut, yang secara langsung mengamankan trofi untuk PSG.

Baca juga:  Luis Enrique puji kemenangan gemilang PSG atas Chelsea!

Penampilan Kurang Memuaskan dari Marquinhos, Mayulu, dan Dembele

Beberapa pemain PSG justru mendapat sorotan negatif atas performa mereka di laga final:

  • Marquinhos (Rating 3.0): Kapten PSG ini menghadapi kritik signifikan. Sekitar satu jam pertandingan berjalan, ia melakukan pelanggaran tidak perlu terhadap striker lawan, yang berujung pada penalti penyama kedudukan. Marquinhos juga kalah dalam sebagian besar duelnya (10 dari 15) dan gagal mengirimkan umpan diagonal yang akurat kepada Kvaratskhelia. Di momen-momen akhir perpanjangan waktu, ia bahkan menciptakan situasi tidak nyaman bagi timnya di area penalti dengan memblok sundulan Ousmane Dembele.
  • Senni Mayulu (Rating 3.0): Pemain muda ini masuk menggantikan Lee Kang-in yang cedera pada menit ke-35, namun gagal memberikan dampak positif. Mayulu kesulitan dalam duel, kalah tujuh dari delapan duel. Ia juga gagal dalam dua upaya menggiring bola dan melakukan dua pelanggaran. Meskipun akurasi passing-nya tercatat 100%, jumlah umpan yang dilakukannya sangat minim, hanya tujuh kali. Alhasil, Luis Enrique menariknya keluar lagi pada menit ke-64.
  • Ousmane Dembele (Rating 3.0): Penyerang ini juga tampil di bawah standar. Meski memiliki empat peluang tembakan, kualitasnya sangat buruk — tendangannya lemah, terblok oleh lawan atau rekan setimnya, atau sangat melenceng dari sasaran. Puncak performa buruknya adalah saat ia gagal mengeksekusi penalti di babak adu penalti, bahkan tidak tepat sasaran. Rentetan kesalahan ini di waktu normal sebenarnya membuat PSG harus menjalani adu penalti.

Dampak Kemenangan untuk PSG

Pada akhirnya, ketenangan dan refleks Matvey Safonov-lah yang menjadi penentu kemenangan PSG di final ini, mengamankan satu lagi trofi bergengsi untuk klub raksasa Paris tersebut. Kemenangan ini menunjukkan bahwa, dalam momen-momen krusial, performa individu seorang penjaga gawang bisa menjadi pembeda terbesar.

Baca juga:  Ronaldo ngaku terang-terangan soal duitnya!

(SA/GN)
sumber : zamin.uz

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Ancelotti: PSG Siap Jadi Juara Liga Champions!

Dalam pernyataan terbaru, Carlo Ancelotti optimis bahwa PSG memiliki semua yang diperlukan...

Philipp Lahm: Neuer, Kiper Seabad Sekali yang Mendunia!

Philipp Lahm memuji Manuel Neuer sebagai kiper legendaris yang muncul sekali dalam...

Legenda Prancis Tanggapi Kylian Mbappe Usai Kesuksesan Liga Champions PSG

Legenda Prancis memberikan pujian kepada Kylian Mbappé setelah kesuksesan luar biasa PSG...

Messi Resmi Mengambil Alih Kepemilikan Klub Spanyol!

Messi resmi mengambil alih kepemilikan klub Spanyol, menandai babak baru dalam kariernya...